• Home>
  • Tips & Trik>
  • 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Mengemudi di Sekitar Truk
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Mengemudi di Sekitar Truk

Dilihat 5225
Tri Gusti
2 Feb 2021, 15:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil pribadi dan truk masih sering terdengar. Kejadian seperti ini harusnya dapat dihindari, jika kita memahami karakter truk yang berbeda dibandingkan mobil pribadi dengan segala keterbatasannya dan bisa melakukan upaya pencegahan supaya tidak terlibat kecelakaan.

Dimensi truk yang besar membuatnya tidak bisa tergesa-gesa dan butuh ruang gerak yang luas ketika bergerak. Selain itu, posisi duduk pengemudi yang tinggi dan pandangan ke belakang yang terhalang bodi membuat sopir truk memiliki blind spot atau area di sekitar kendaraan yang tidak terpantau oleh mata pengemudi.

Bobot truk, apalagi bila dipenuhi muatan, sangat besar sehingga tidak mudah baginya untuk melakukan pengereman darurat. Lantas bagaimana caranya jika mesti berhadapan atau bekendara bersama truk di jalan?

1. Jaga Jarak Aman

Jangan mengikuti truk terlalu dekat karena mobil kalian tidak terlihat oleh sopirnya. Selain itu, karena terlalu dekat membuat pengemudi tidak memiliki ruang cukup untuk mengintip jalur dari arah berlawanan, akibat tertutup bodi truk.

Dengan menjaga jarak aman, pengemudi bisa mengantisipasi pergerakan truk, seperti misalnya truk tersebut mengerem mendadak atau tidak kuat menanjak.

Baca juga: Kenapa Aki Motor Cepat Tekor, dan Bagaimana Mencegahnya?

Menjaga jarak aman, bukan sekadar memberi ruang gerak bagi truk. Namun juga membuat mobil mudah terlihat oleh sopir truk.

Semakin dekat jarak mobil dengan truk, semakin sulit sopir truk mengawasi mobil kalian. Makanya, jaga jarak aman dan pastikan tidak melakukan manuver yang membuat mobil jadi tidak terlihat oleh pengemudi truk.

2. Berikan Tanda atau Isyarat

Berikan tanda saat Anda mau menyusul truk, bisa dengan lampu dim atau klakson. Dengan begitu, pengemudi truk dapat menyadari keberadaan mobil kamu, supaya lebih waspada.

3. Berikan Ruang yang Cukup

Saat menyalip, pastikan ada ruang yang cukup antara truk tersebut dengan mobil didepannya. Kalau jaraknya terlalu rapat, kamu bakal memaksakan diri untuk masuk antara keduanya.

Situasi ini akan membuat mobil kalian justru berada di blind spot truk dan sangat berbahaya jika mobil di depan melakukan pengereman.

4. Perhatikan Manuver Truk

Jangan segan-segan memberikan ruang bila truk di depan memberi isyarat untuk melakukan manuver, seperti berbelok, putar arah, atau parkir. Hentikan kendaraan dan tunggu sampai posisi truk benar-benar aman.

Baca juga: 3 Langkah Tepat Menghadapi Hujan Lebat, Enggak Perlu Panik!

Apalagi kalau mobil berada di sisi dalam radius manuver truk tersebut. Perpaduan antara bodi besar dan blind spot akan membuat mobil terancam bahaya jika tidak sabar menunggu.

5. Truk Punya Keterbatasan

Halangan lain yang harus dipahami dari truk adalah daya pengereman yang terbatas. Kian dipersulit saat truk dijejali beban penuh sehingga butuh jarak lebih jauh untuk berhenti. Oleh karena itu, jangan paksakan mobil berada terlalu dekat dengan truk dan berikan ruang yang cukup untuk manuver.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
  • Isuzu Traga
    Isuzu Traga
    Isuzu Traga
    Angsuran mulai dari:Rp 4,12 Jt/Bln
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya