• twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins

5 Penyakit Mobil yang Kerap Muncul Usai Dipakai Mudik

Ismet
7 May 2022, 17:04

Otoloka.id- Kesempatan untuk pulang ke kampung halaman atau mudik pada momen Lebaran menjadi kegiatan yang sangat ditunggu oleh masyarakat. Wajar saja, dua kali (2020-2021) Lebaran atau Idul Fitri masyarakat Indonesia dilarang oleh Pemerintah untuk mudik. Hal ini untuk menekan penyebaran virus Covid-19 alias corona.

Akhirnya, momentum mudik lebaran Idul Fitri 1443H pun menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat khususnya bagi mereka yang pergi merantau dari kampung halaman. Tahun ini menjadi puncak dalam melepas rindu dengan melakukan perjalanan ke sanak saudara, termasuk dengan moda transportasi darat. Kementerian Perhubungan memprediksi 36,17 juta orang menggunakan kendaraan darat pribadi baik mobil dan motor untuk mudik lebaran tahun ini.

Bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan darat pribadi, tentunya tidak salah untuk melakukan pengecekan ekstra setelah melakukan perjalanan jarak jauh. Benny Fajarai, Co-Founder dari Lifepal, membagikan beberapa hal yang perlu diperhatikan pada kondisi kendaraan pasca mudik lebaran usai.

1. Perhatikan kondisi kopling

Penyakit ini umumnya menimpa mobil bertransmisi manual. Jelas sekali bahwa masalah kopling merupakan masalah yang sering dialami pemudik. Kopling yang bermasalah umumnya disebabkan karena gaya berkendara si pengguna mobil. Ketika jalanan macet, terutama di tanjakan, pengguna mobil terkadang malas menarik rem tangan dan menggunakan metode mengemudi setengah kopling dengan transmisi yang berada di gigi satu.

Kebiasaan inilah yang membuat kopling cepat habis. Selain itu, kanvas kopling akan mengalami gesekan dengan berat antara flywheel dan dekrup atau cover clutch.

2. Pengikisan ban

Perjalanan jarak jauh sudah pasti sedikit banyak mempengaruhi kondisi ban. Oleh karenanya, perhatikan bagian ban dengan cermat. Apabila ketika sudah berkendara dan mengalami kendala keseimbangan, lakukan balancing dan spooring di bengkel rekanan. Kamu juga bisa mempertimbangkan untuk mengganti ban apabila kondisinya ban sudah tipis atau mulai gundul di tepi atau sisi tertentu.

Dan janga lupa untuk memeriksa tekanan angin ban. Karena apabila ban kekurangan angin, ada potensi kendaraan bisa boros BBM.

3. Pengereman tidak maksimal

Bila kamu mendengar ada suara yang gak wajar muncul saat mengerem, kamu patut waspada. Segera periksa bagian kolong mobil dan pastikan minyak rem gak bocor.

Untuk memastikannya, lakukan pemeriksaan di bengkel di mana mekanik perlu untuk mengecek level minyak rem mobilmu. Apabila berkurang drastis, segera cek bagian selangnya dan segera lakukan penggantian.

4. Aki soak

Komponen yang berfungsi untuk menyimpan energi listrik mobil ini juga wajib diperiksa. Karena kalau sudah rusak atau soak, mobilmu bisa mogok mendadak atau tidak bisa di-starter.

Buat yang menggunakan aki basah, jaga volume air aki dengan baik. Kerusakan bisa terjadi akibat air aki berada di bawah garis lower.

Bagi pengguna aki kering, mendeteksi kesehatan aki juga perlu diperhatikan secara berkala. Kamu bisa melakukan pengamatan lewat suara mobil ketika di-starter. Apabila suaranya melemah dibandingkan biasanya, segera bawa ke bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut.

5. Kondisi shock absorber

Bocornya shock absorber (peredam kejut)  bisa diakibatkan karena gaya si pengemudi saat melewati jalanan yang rusak, muatan mobil yang kelewat batas, atau penggunaan ban yang sudah gak bagus. Oleh karena itu, kehati-hatian merupakan hal yang penting dilakukan ketika kamu mengemudi. Tidak ada salahnya untuk melakukan pengecekan ulang terhadap kondisi shock absorber setelah perjalanan jauh.  ##

Ikuti media sosial kita:
  • Dilihat 683
  • Suka 0
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

Rekomendasi

Komentar

Kirimkan

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    OTOLOKA Toolkit

    Simulasi KreditSimulasi Asuransi
    *Tipe mobil
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan(Tahun)
    Silahkan pilih masa cicilan
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Hitung
    Reset
    Dapetin info terbaru otomotif dalam 1 langkah, pastiin push notif aktif ya!