• Home>
  • Tips & Trik>
  • 6 Penyebab Tampilan Mobil Jadi Kurang Menarik, Awas Salah Kaprah
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

6 Penyebab Tampilan Mobil Jadi Kurang Menarik, Awas Salah Kaprah

Dilihat 2483
Iman Firman
10 Apr 2021, 22:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Memiiliki mobil mulus dan terawat adalah idaman setiap pemilik mobil. Pasalnya, memang tidak mudah merawat mobil, supaya tetap mulus dan terawat bak mobil baru.

Bahkan ada beberapa hal yang amat sering terjadi yang bisa membuat penampilan mobil Anda jadi terlihat kusam dan tidak menarik lagi. Ingin tahu apa saja yang buat tampilan mobil kesayangan jadi terlihat kusam dan tidak menarik?

Untuk lebih jelasnya kalian bisa simak ulasan ini sampai habis:

1. Debu Halus, Bisa Mengakibatkan Tampilan Mobil Kurang Menarik

Debu memang tidak akan bisa dihindari, bahkan setelah Anda mencuci mobil ataupun baru selesai mengelapnya, debu sudah mulai menempel. Apalagi yang dipakai setiap hari.

Sebelum Anda pergi beraktivitas, Anda bisa membersihkannya dengan kain microfiber. Lebih mudah lagi jika Anda menggunakan sejenis kemoceng dengan bahan kain microfiber.

Baca juga: Belum Lancar Memarkirkan Mobil? Ikuti Cara Ini

Dengan kemoceng bahan microfiber atau kain microfiber, Anda akan lebih mudah menghilangkan debu halus di permukaan bodi dan kaca.

2. Noda Getah Pohon, Aspal, dan Kotoran Serangga

Setiap kali Anda parkir dekat atau dibawah pohon, pasti akan Anda getah poho itu yang jatuh di mobil Anda, entah di kaca atau bodi mobil.

Membersihkannya cukup menggunakan tissue basah dan baby oil jika ada, usapkan perlahan agar tidak menggores cat mobil dan lap dengan lap microfiber kering dan bersih untuk membersihkan sisanya.

Perlakuan ini juga berlaku untuk kotoran serangga atau serangga yang menempel di permukaan bodi atau kaca. Sedangkan noda aspal kerap ditemui di area spakbor mobil. Kalau sudah menempel erat, salah membersihkan malah akan merusak cat mobil Anda.

Gunakan cairan bug and tar remover untuk membersihkannya. Cairan ini juga bisa dipakai untuk membersihkan noda jelaga dan serangga mati yang membandel.

3. Noda Sisa Mencuci Mobil

Ketika Anda mencuci mobil, pastikan lap chamois yang Anda gunakan masih bisa meyerap air dengan baik. Kalau tidak, dipastikan akan ada jejak air yang tertinggal berbentuk pulau kecil yang biasa disebut jamur.

Untuk lebih pastinya, siapkan lap chamois yang bagus dan lap microfiber untuk mengelap ulang setelah menggunakan lap chamois tadi. Lap microfiber membantu menyerap sisa air yang masih tertinggal di permukaan bodi dan kaca.

4. Noda Bekas Air Hujan

Apa bedanya air hujan dengan air keran yang dipakai untuk mencuci mobil? Untuk diketahui, air hujan mempunyai sifat asam dan noda jamur yang ditimbulkan lebih sulit dibersihkan dan punya sifat lebih korosif.

Karena itulah Anda harus mencuci mobil setelah terkena hujan di jalan. Jika sudah terlanjur muncul jamur bodi, segera bersihkan pakai exterior cleaner. Kalau tidak mempan, Anda bisa pakai bahan kompon yang lebih kuat daya angkatnya.

Baca juga: Ini Tipsnya Agar Transmisi Matik Mobil Anda Awet, Mudah Kok!

Cara paling mudah agar bekas air hujan tidak mudah menempel di permukaan bodi mobil adalah dengan melakukan perawatan di salon mobil. Bisa dengan body wax atau langsung di coating, dijamin air enggan menempel di permukaan mobil!

5. Baret di Bodi Mobil

Ada baret akibat tergesek tas atau bahkan terkena benda lain ketika parkir atau dijalan? Pasti sangat menyebalkan.

Baret pada bodi mobil dapat terlihat jelas, apalagi kalau mobil Anda berwarna gelap. Baik baret halus atau baret tajam akan sangat terlihat.

Baret bisa timbul karena beberapa hal, misalnya akibat penggunaan kemoceng berbahan bulu ayam atau langsung mengelap mobil dengan lap chamois tanpa menyiramnya terlebih dahulu dengan air untuk merontokkan kotoran.

Satu-satunya cara menghilangkan baret adalah dengan mengecat ulang bagian yang ada baret itu tadi,Anda bisa mengunjungi bengkel body repair terpercaya seperti milik Auto2000 atau langganan Anda.  

6. Karat

Nah, yang satu ini pun tak kalah menyebalkan. Walaupun mobil baru umumnya sudah menggunakan lapisan anti karat, tapi untuk Anda yang tinggal tidak jauh dari area pinggir pantai berisiko lebih besar terkontaminasi karat karena tingginya kadar mineral di air dan sifatnya relatif asam.

Selain itu jika mobil Anda ada baret terbuka akibat tabrakan dan Anda belum sempat membawanya ke bengkel untuk perbaikan, hal ini juga bisa menyebabkan karat.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
  • Toyota CHR
    Toyota CHR
    Toyota CHR
    Angsuran mulai dari:Rp 10,42 Jt/Bln
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya