• Home>
  • Tips & Trik>
  • Apa Itu Blindspot di Mobil dan Bagaimana Cara Menghindarinya
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Apa Itu Blindspot di Mobil dan Bagaimana Cara Menghindarinya

Dilihat 853
Adit
23 Jun 2020, 09:56
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0


Otoloka.id - Pernahkah Anda ketika sedang mengemudi, tiba-tiba ada mobil yang menyalip tanpa terlihat di kaca spion? Blindspot di mobil pasti pernah dialami oleh semua pengemudi, baik secara sadar atau tidak sadar.

Blindspot di mobil atau titik buta adalah area yang tidak terlihat secara visual oleh pengemudi sekalipun terus memantau objek dan jalan lewat kaca spion. Titik buta ini umumnya berbeda-beda pada setiap kendaraan dan sering menjadi faktor terjadinya kecelakaan.

Di Amerika Serikat, misalnya. Menurut data Badan Keselamatan Lalu-lintas AS (NHTSA), ada lebih dari 800.000 kecelakaan setiap tahun yang disebabkan oleh blindspot. Kecelakaan ini mengakibatkan lebih dari 300 kematian setiap tahunnya. 

Hal yang menyedihkan adalah sebenarnya banyak dari kecelakaan tersebut mungkin bisa dihindari jika orang lebih sadar akan titik buta kendaraannya.

Baca juga: 9 Pertanda Rem Mobil Bermasalah, Jangan Anggap Sepele

Untuk mengemudi dengan aman, Anda perlu menyadari keberadaan kendaraan lain yang berada di sekitar Anda. Dalam kondisi jalan yang padat, Anda sebaiknya tidak mengubah jalur kecuali Anda tahu ada cukup ruang untuk melakukannya dengan aman. 

Ini berarti Anda harus yakin di mana semua kendaraan lain berada di sekitar. Kendaraan di depan Anda tentu mudah terlihat. Kendaraan di belakang terlihat di kaca spion tengah. Kendaraan yang berada atau melewati Anda di kedua sisi terlihat di spion samping.

Masalah terjadi ketika mobil melewati area yang tidak terlihat di salah satu spion samping. Ketika kendaraan lain masuk ke area blindspot, adalah mustahil untuk melihatnya tanpa memalingkan kepala dari posisi mengemudi. 

Inilah yang membuat blindspot di mobil sering menjadi penyebab dari banyaknya kecelakaan. Pengemudi akan berganti jalur jika yakin jalur di sebelahnya kosong. Namun tiba-tiba muncul kendaraan lain dengan jarak begitu dekat sehingga tabrakan sulit dihindari.

Berikut adalah sejumlah tips yang bisa digunakan untuk mengurangi terjadinya blindspot di mobil:

1. Sebelum mengemudi, atur spion ke bagian yang paling dapat memperlihatkan lingkungan sekitar.
2. Setelah mengatur spion, coba mengira-ngira kira-kira dimana blindspot dari mobil Anda. Bisa dilakukan dengan cara turun dari mobil.
3. Setelah mengetahui kira-kira posisi blindspot, setiap mau berganti arah atau jalur cobalah sedikit menunggu beberapa detik apakah ada mobil lain yang tiba-tiba hendak menyalip.
4. Biasakan jangan sampai memutar kepala ke belakang karena bahaya, putar kepala sedikit ke arah bahu dan pantau keberadaan kendaraan lain dari jendela mobil.
5. Pakai tambahan kaca di spion yang dikenal sebagai blindspot mirror, biasanya berbentuk agak cembung.
6. Tetaplah menjaga jarak aman antar kendaraan dan jangan lupa menyalakan lampu sein setiap kali ingin berbelok atau mengubah lajur mobil.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya