OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Begini Cara Mencuci Mesin Mobil yang Aman

Dilihat 766
Ismet
16 Apr 2021, 20:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Masalah debu di area mesin kerap dialami mobil, baik mobil yang sering digunakan atau pun kelamaan tak dipakai di dalam garasi. Debu masuk melalui celah kecil di sela-sela kap mesin, atau bisa juga lewat ruang di bawah mesin yang tidak tertutup.

Jika dibiarkan, debu ini akan menggunung dan menyebabkan mesin jadi kotor. Selain tidak enak dipandang, debu yang memenuhi area mesin bisa membuat kinerja mesin tidak optimal, bahkan rentan merusak komponen kelistrikan.

Tapi harus diingat juga, membersihkan mesin mobil tidak bisa dilakukan sembarangan, Anda harus paham jika di area mesin terdapat juga beberapa komponen kelistrikan yang rentan konslet, baik itu sekring, pin sambungan kabel, ECU dan area kelistrikan lainnya.

Baca juga : Masih Ragu Dengan Bengkel Resmi? Ini Keuntungan dan Kelebihannya

Dikutip dari laman resmi Suzuki Indonesia, hal pertama yang harus dilakukan adalah, pastikan Anda mengenali dulu mana area kelistrikan dalam mobil yang rentan menyebabkan konslet jika terkena air. Nah, area tersebut harus diamankan dulu dengan dibungkus menggunakan plastik.

Tapi ingat, Anda harus membungkusnya rapi supaya air tidak masuk melewati celah pembungkus tersebut, misalnya dengan merekatkannya menggunakan lakban atau isolasi dan lainnya, termasuk membungkus kembali kabel yang terkelupas dengan isolasi berkualitas baik.

Langkah-Langkah Mencuci Mesin Mobil

Setelah itu, proses pencucian bisa langsung dilakukan. Berikut merupakan beberapa langkah mencuci bagian mesin dengan baik dan benar.

1. Guyur mesin dengan menggunakan air keran bertekanan rendah. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan debu yang menempel di bagian mesin, dan sela-sela yang sulit dijangkau.

2. Semprotkan cairan engine degreaser untuk merontokkan kotoran membandel. Anda bisa sedikit menyikat permukaan mesin secara perlahan dengan sikat halus.

3. Untuk bagian celah kecil, bisa menggunakan sikat gigi yang tidak terpakai. 

4. Bilas area mesin dengan cara menyemprot kembali menggunakan air bersih untuk menghilangkan sisa-sisa kotorannya, sekaligus membilas bekas sabun yang masih menempel di sekitar mesin.

Baca juga: Ini Alasan Wajib Merawat AC Mobil Secara Berkala

5. Jika Anda punya kompresor angin, gunakan untuk membersihkan sisa-sisa air yang terjebak di celah-celah sempit mesin.

6. Untuk menghindari timbulnya kerak alias watersport, diamkan mobil selama 2-3 jam (dalam posisi kap mesin terbuka) untuk memastikan bagian mesin kering sempurna.

7. Lepaskan kembali pembungkus kabel (plastik) yang tadi Anda gunakan untuk menutup komponen kelistrikan mesin.

8. Sebaiknya proses pencucian ini dilakukan di ruang terbuka, tapi tidak terpapar sinar matahari secara langsung agar tidak merusak cat mobil.

Setelah kering sempurna, nyalakan mesin mobil sambil mengecek semua komponen yang berhubungan dengan sistem kelistrikan, dari mulai headlamp, lampu sein, lampu hazard, lampu rem, klakson, dan bagian lainnya. Selamat mencoba!

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya