• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Begini Cara Mengerem Sepeda Motor Pada Kecepatan Tinggi

Dilihat 3891
Ismet
9 Mar 2021, 16:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Berkendara sepeda motor tentunya wajib mengetahui teknik berkendara yang baik dan benar, salah satunya mengenai teknik pengereman. 

Bicara soal fungsi rem terkadang pola pikir seseorang beranggapan bahwa fungsi dari rem itu adalah untuk memberhentikan kendaraan, namun justru fungsi yang sebenarnya untuk memperlambat laju kendaraan.

Namun menggunakan rem sepeda motor ada beberapa teknik pengereman yang baik dan benar untuk menjaga keselamatan, apalagi ketika melakukan pengereman dalam kecepatan tinggi. Terkadang seluruh pengendara masih banyak yang belum mengerti khususnya untuk pengendara sepeda motor.

Baca juga: Tips Perawatan dan Pengecekan Radiator Sepeda Motor

“Banyak yang belum mengetahui bagaimana teknik pengereman yang efektif dan maksimal. Sehingga terkadang pengendara sepeda motor disaat menemukan potensi bahaya mendadak langsung menggunakan rem dalam kecepatan tinggi karena biasanya mereka panik dan itu berpotensi memunculkan bahaya atau kecelakaan,” ujar Ludhy Kusuma, selaku Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora.

Ketika menggunakan rem sepeda motor, bukan sekadar menarik tuas atau menekan pedal saja tetapi ada caranya terutama dalam kecepatan tinggi. Efektifnya, saat melakukan pengereman kita usahakan untuk relaks dan tidak panik.

Teknik Pengereman Sepeda Motor yang Tepat

Setelah itu pengendara harus memahami langkah-langkah pengereman yang aman mulai dari menutup putaran gas, kemudian menarik tuas rem depan dan belakang harus dilakukan secara bersamaan, serta tidak disarankan hanya menggunakan salah satu rem.

Posisi jari tangan juga wajib diperhatikan, tidak semua jari bisa menggenggam tuas rem karena ini menyangkut situasi dan kondisi. 

Disaat pengereman darurat butuh pengereman yang maksimal dan itu lebih efektif. Apabila kita menggunakan empat jari sekaligus supaya titik berhentinya lebih dekat dan maksimal.

“Pada dasarnya untuk motor matik, bebek, dan sport sama saja tahapannya. Akan tetapi untuk motor bebek dan sport masih bisa dilakukan bersamaan dengan engine brake agar pengereman lebih maksimal lagi,” kata Ludhy.

Baca juga: Ini Cara Menangani Sepeda Motor Setelah Terendam Banjir

Intinya kita harus mengubah pola pikir dan memahami tahapannya dulu. Kebanyakan pengendara sepeda motor, selalu menyudutkan atau meletakan jari telunjuk ke tuas rem depan saat berkendara.

Padahal teknik tersebut salah, seharusnya posisi jari semuanya mengepal pada grip gas dan tidak ada yang menempel pada tuas rem.

“Hal tersebut sangat berguna untuk mencegah penekanan rem yang tidak dibutuhkan yang sering dilakukan tanpa disadari. Bila jari berada di grip maka akan lebih responsif ketika melakukan pengereman sehingga saat berkendara kita tetap aman,” tutup Ludhy.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Orang Lain Juga Melihat

    Otoloka menyediakan Isuzu Traga informasi model Mobil Indonesia terbaru, termasuk pemotretan fotografer profesional, banyak adegan latar belakang dari berbagai sudut, membantu Anda memahami berbagai informasi tentang mobil ini secara visual. Tidak hanya itu, masih ada layanan pemilihan mobil yang mendukung, konten yang bagus, harga spesial yang membantu Anda untuk membeli mobil impian.

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya