• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Busi Mobil Mati Cepat? Ini bisa Jadi Penyebabnya

Dilihat 469
Arief Yuno
3 Des 2020, 16:58
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

busi mobil otoloka

Otoloka.id - Busi mobil mati lagi padahal baru diganti tentunya sangat mengganggu. Kondisi ini bisa menjadi indikator bahwa mesin mengalami masalah.

Sebelum melakukan perbaikan apapun, cari tahu terlebih dahulu apa yang menyebabkan busi mobil cepat mati. Apa penyebabnya? Berikut penjelasannya.

Ruang Oli Mesin Basah

Salah satu penyebab busi mobil cepat mati adalah karena ruang mesin basah oleh oli. Oli ini menutup dan menghalangi busi agar tidak menyala dengan sempurna. Akibatnya aliran listrik pada busi menjadi terganggu bahkan dapat merusak komponen mobil lain seperti kumparan atau transistor daya.

Kondisi ruang mesin yang basah dengan oli umumnya disebabkan oleh kondisi dinding silinder mesin yang sudah mengalami keausan sehingga ring oli tidak dapat menghalangi oli masuk ke ruang mesin. Jika demikian, umumnya mobil akan mengeluarkan asap putih kebiruan di knalpot dan akan berbau seperti oli mesin yang terbakar.

Pengapian Sirkuit Pendek

servis busi mobil

Jalur pengapian yang pendek juga bisa menjadi penyebab busi mobil cepat mati. Misalnya kabel busi yang karet pelindung bagian luarnya robek dan bocor akan menyebabkan arus listrik yang seharusnya masuk ke busi langsung masuk ke bodi mesin.

Kondisi jalur pengapian hubung singkat tentunya akan mempengaruhi kinerja busi dan dapat dengan mudah menyebabkan busi cepat mati. Oleh karena itu, pengecekan jalur pengapian sebelum mengganti busi bisa menjadi pertimbangan yang harus dilakukan.

Terlalu Banyak Bensin di Ruang Mesin

Terlalu banyak bensin di ruang mesin juga bisa menyebabkan busi mobil cepat mati. Terlalu banyak bensin akan membuat permukaan busi selalu basah dan sulit untuk menyala.

Hal ini sering dijumpai pada mesin mobil yang menggunakan karburator sebagai penyuplai bahan bakarnya. Meski begitu, mesin mobil dengan sistem EFI juga bisa mengalami hal yang sama. Untuk sistem EFI, umumnya karena injektor sudah mulai kotor maka bensin yang disemprotkan tidak lagi berupa kabut semprotan.

Langkah Agar Busi Awet

busi mobil kotor

Berikut adalah perawatan untuk perawatan agar busi mobil awet.

1. Lepaskan busi

Saat melepas busi, disarankan agar mesin dalam keadaan dingin, agar busi tidak mengembang. Karena pada kondisi panas lubang busi mudah mengembang yang menyebabkan slek atau dol.

Selain itu, saat melepas header busi, Anda harus berhati-hati agar kepala busi tidak lepas dari kabel. Untuk melepas busi, gunakan kunci busi yang biasanya tersedia di tool kit bawaan motor.

2. Periksa kondisi busi

Anda bisa mengecek busi yang sudah dibuka dengan kaca pembesar, agar penyakit terlihat. Gejala seperti carbon fouling, overheating, corona strain, flash over hingga keausan normal dapat terlihat dengan jelas.

Biasanya, penggunaan busi biasanya akan mengalami carbon scavenging atau tingkat keausan yang tinggi.

3. Bersihkan busi

Untuk proses pembersihan, beberapa hal perlu diperhatikan. Jika hanya membersihkan kotoran pada timbangan saja, cukup menggunakan penembus kampas rem, lalu bersihkan menggunakan kain. Jika Anda hanya membersihkan kotoran, gunakan saja kain lap dan penetran kampas rem jika ada.

4. Pasang kembali busi

Terakhir, pasang kembali busi ke mesin dan ganti header busi dengan benar dan pas. Tapi, ingatlah untuk melihat apakah elektroda masih tinggi atau tidak habis. Pastikan juga gap atau gap tersebut sesuai dengan standar pabrikan.

Atau bila tidak punya filler gauge cek saja, jangan terlalu sempit dan terlalu melar, mesin akan susah start dan boros bensin.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya