• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Cara Bayar Pajak Motor Online dan Cek Pajaknya!

Dilihat 177
Dian
12 Ags 2020, 21:34
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Membayar pajak menjadi salah satu kewajiban yang harus diemban oleh setiap warga negara, termasuk Indonesia. Kewajiban membayar pajak ini bisa bermacam-macam. Mulai dari pajak penghasilan, pajak barang mewah, dan pajak bumi dan bangunan. Tidak hanya itu, Pajak Kendaraan Bermotor juga merupakan salah satu jenis pajak yang rutin dibayarkan oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia.

Pada umumnya, pajak kendaraan bermotor biasanya dibayarkan setahun sekali. Baik pajak yang dilakukan untuk memperpanjang masa berlaku Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK), maupun pajak yang dilakukan untuk mengganti plat kendaraan. 

Pembayaran pajak kendaraan ini harus dilakukan setidaknya pada tanggal jatuh tempo. Jika Anda melanggar tanggal ini, Anda biasanya akan dikenakan denda tambahan saat melakukan pembayaran pajak. Biasanya cara pembayaran pajak sepeda motor dilakukan langsung di kantor cabang Samsat terdekat. 

Tak jarang, pembayaran pajak langsung di kantor Samsat harus dilakukan dengan sistem antrian untuk memastikan ketertiban dan disiplin. Hal ini juga membuat proses pemrosesan pajak menjadi lama dan tidak praktis. Namun tidak perlu khawatir, kini sudah tersedia pembayaran pajak motor online.

Bayar pajak motor online sekarang sudah bisa melalui aplikasi Samsat Online Nasional atau Samolnas yang dapat diunduh secara gratis melalui apps store atau google play. Pembayaran pajak online ini cukup mempersingkat waktu, jadi Anda tidak perlu lagi datang ke kantor Samsat untuk mengantri.

Mengutip dari halaman Liputan6.com, berikut ini cara mudah bayar pajak motor secara online yang bisa Anda coba. Berikut panduan cara bayar pajak motor online yang bisa Anda ikuti:

- Lakukan unduh aplikasi National Samsat Online melalui Google Play Store atau App Store.

- Sebelum melakukan transaksi, Anda perlu melakukan registrasi terlebih dahulu. Isi data nomor polisi, NIK, dan 5 digit terakhir nomor frame yang Anda miliki.

- Setelah mengisi data form dan mengakhirinya, Anda akan mendapatkan kode pembayaran yang berlaku selama 2 jam

- Setelah itu lakukan pembayaran melalui bank atau jalur modern dimana terdapat biaya administrasi perbankan sebesar 5.000 rupiah.

- Kemudian, Anda akan mendapatkan bukti pembayaran secara elektronik melalui menu E-TBPKB. Selain itu pada menu Endorsement E-STNK juga akan menampilkan validasi STNK elektronik yang berlaku selama 1 bulan.

- Jika sudah, calon wajib pajak akan dapat TBPKB / SKPD dan stiker pengesahan STNK yang dikirimkan melalui pengiriman ke alamat yang tertera di STNK.

Cara Cek Pajak Motor Online

Setelah mengetahui cara membayar pajak secara online, masyarakat juga perlu mengetahui bahwa status pajak kendaraan bermotor saat ini bisa dicek melalui sistem aplikasi. Di sini masyarakat bisa mengecek status pajak kendaraan tahunan dan pajak 5 tahun, beserta besaran biaya yang harus dibayarkan. Hal ini tentunya memudahkan proses administrasi penanganan pajak kendaraan setiap tahun.

Dalam hal ini, Anda bisa mengecek informasi pajak kendaraan melalui aplikasi perpajakan untuk seluruh Indonesia yaitu melalui Samolnas. Selain aplikasi dalam skala nasional, Anda juga bisa mengakses informasi perpajakan melalui aplikasi yang disediakan oleh masing-masing daerah. Mulai dari provinsi DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan lain sebagainya.

Melalui layanan ini, Anda dapat mengetahui informasi status pajak dan jumlah yang harus dibayarkan tanpa harus datang ke kantor Samsat. Hal ini dapat dilakukan sebelum melakukan transaksi pembayaran pajak secara online. Dengan begitu, proses administrasi kewajiban pajak kendaraan bermotor setiap tahun dapat dilakukan dengan mudah, praktis, dan lebih efisien.

Apa Manfaat Bayar Pajak Motor Online?

Setelah mengikuti panduan dan prosedur cara membayar pajak motor online dan mengecek statusnya, maka Anda perlu mengetahui beberapa keuntungan yang bisa didapat dari membayar pajak secara online. 

Pertama, dengan bayar pajak motor lewat online tentunya dapat mempersingkat waktu proses administrasi. Masyarakat dapat dengan mudah melakukan administrasi perpajakan melalui aplikasi yang telah disediakan. Dengan begitu, tidak perlu datang langsung ke kantor Samsat untuk mengurus administrasi perpajakan.

Kedua, pembayaran pajak sepeda motor online dapat dilakukan melalui transaksi ATM. Ini membuat proses pembayaran pajak lebih mudah. Bahkan bagi yang memiliki mobile banking, transaksi dapat dilakukan hanya dengan menggunakan aplikasi. 

Hal ini tentunya memberikan kemudahan tambahan, sehingga pajak sepeda motor bisa dilakukan lebih praktis dan tanpa banyak membuang tenaga. Manfaat membayar pajak motor online terakhir tentunya memudahkan masyarakat yang tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan pengurusan pajak. 

Apalagi bagi masyarakat yang sibuk bekerja sehari-hari tentunya dengan adanya layanan ini mereka tetap bisa membayar wajib pajak dengan baik. Dengan begitu, tidak perlu khawatir lagi dengan risiko denda tambahan jika terlambat

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya