• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Cara Membedakan Busi Asli dan Palsu, Susah-Susah Gampang!

Dilihat 2513
Ismet
10 Apr 2021, 21:31
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Busi menjadi salah satu komponen yang penting dari bagian kinerja mesin. Alat pemantik api di dalam mesin mobil ini tugasnya adalah untuk memantik api ke dalam ruang pembakaran. Ya, piranti yang satu ini memiliki fungsi yang sangat krusial.

Busi menghubungkan kelistrikan mobil dengan ruang bakar. Selain itu jika busi tidak berfungsi dengan baik, maka resikonya adalah mesin mobil bisa pincang.

Di Indonesia market busi didominasi oleh merek NGK yang banyak menyuplai ke pabrikan mobil sebagai komponen OEM (Original Equipment Manufacturer).

Baca juga : Cara Mudah Deteksi Masalah Sepeda Motor Melalui MIL

Sayangnya, karena busi NGK ini menjadi pemimpin pasar maka tak ayal banyak yang berusaha untuk mengambil keuntungan dari sini. Dengan banyaknya busi NGK yang beredar di pasaran, baik sebagai produk OEM maupun aftermarket, tentunya potensi pemalsuan busi NGK sangat mungkin terjadi.

Lalu bagaimana cara membedakan busi NGK asli atau palsu? Untuk lebih jelasnya kalian bisa simak ulasan ini sampai habis:

Memahami Busi Asli dan Palsu

Seperti dilansir laman remsi Hyundai Indonesia, hal pertama bisa perhatikan dari kemasan busi.  Busi NGK asli itu pada kemasannya ada tulisan Made in Japan dan distribusikan oleh PT NGK Busi Indonesia. Kalau kemasan busi palsu cuma ada lambang NGK saja.

Kedua, busi NGK asli memiliki ulir yang lebih halus dan rapi pada ujung terminal nut-nya, sementara busi NGK palsu cenderung kasar. Bisa juga Anda lihat penulisan part number-nya. Pada busi asli terlihat rapi. Sedangkan pada busi palsu, tulisannya hitam, tebal, dan posisinya tidak rapi.

Baca jugaHal-Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Touring Menggunakan Sepeda Motor

Keempat, pada busi NGK asli selalu terdapat nomor lot busi di bagian hexagonalnya. Sementara kalau busi palsu biasanya tidak ada. Kelima, gasket atau pelindung busi NGK asli sulit dilepas. Bahkan bila dilepas pun, gasket ini tidak bisa dipasangkan kembali. Di busi palsu, ring mudah lepas atau longgar.

Ciri lain, metal shell busi NGK palsu terlihat buram dan mudah berkarat. Beda dengan metal shell busi NGK asli yang warnanya lebih cerah dan anti karat.

Terakhir, konstruksi ujung elektroda, gap dan penyambungan pada busi NGK asli sangat rapi, sementara busi NGK palsu kebalikannya. Jadi jangan sampai tertipu ya dengan membeli busi yang palsu. Selain umurnya yang pendek busi palsu ini juga malah bisa merusak komponen mesin yang lainnya lho.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Orang Lain Juga Melihat

    Otoloka menyediakan Isuzu Traga informasi model Mobil Indonesia terbaru, termasuk pemotretan fotografer profesional, banyak adegan latar belakang dari berbagai sudut, membantu Anda memahami berbagai informasi tentang mobil ini secara visual. Tidak hanya itu, masih ada layanan pemilihan mobil yang mendukung, konten yang bagus, harga spesial yang membantu Anda untuk membeli mobil impian.

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya