• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Cara Memperbesar Pengapian Busi Sepeda Motor

Dilihat 457
Arief Yuno
11 Nov 2020, 12:26
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Terkadang untuk menghemat bahan bakar kita bisa meningkatkan pengapian. Sistem pengapian pada kendaraan itu sendiri, berfungsi untuk menghasilkan percikan api pada busi sehingga terjadi proses pembakaran.

Jadi, tentunya pengapian sangat berpengaruh pada tenaga dan performa mesin. Mengutak-atik komponen pengapian seperti CDI, koil hingga busi diyakini bisa meningkatkan pengapian sehingga mampu meningkatkan performa mesin.

Bagi anda yang berencana menambah pengapian motor. Yuk, simak tips dari Otoloka ini.

1. Cara Memperbesar Pengapian Motor Dengan CDI Motor

Dulu, cara menambah kunci kontak sepeda motor bisa dilakukan dengan memodifikasi tonjolan pulser pada magnet, baik dipotong maupun diperpanjang. Namun modifikasi ini hanya menjadi trend di kalangan sepeda motor CDI dulu.

Nah, cara menambah kunci kontak motor bisa merubah CDI bawaan menjadi CDI balap. Hal ini tetap berpengaruh karena besar kecilnya tenaga yang dihasilkan mesin, tergantung dari titik penyalaan pada CDI motor.

CDI racing mampu meningkatkan tenaga lebih tinggi dibanding mengutak-atik komponen lain. Jika Anda ingin menambah pengapian CDI motor, Anda dapat mengubah CDI Standar menjadi CDI balap.

2. Cara Memperbesar Pengapian Motor Dengan Menggunakan Kumparan dan Komponen Busi
Koil Motor

Banyak pemilik motor menggunakan cara meningkatkan pengapian motor, seperti dengan mengganti kabel busi atau bahkan tutup busi. Belum terbukti pengaruhnya terhadap kekuasaan bahkan tidak terasa sama sekali.

Namun cara mengganti kabel busi atau penutup busi dengan yang baru dan rajin merawat, akan membuat penyalaan motor lebih stabil. Penggantian kabel busi atau tutup busi sudah cukup baik untuk kenyamanan dan akselerasi sebuah sepeda motor.

Selain komponen busi, konon Anda bisa menambah kunci kontak dengan bantuan kumparan balap. Koil balap ini memang cukup berpengaruh dalam meningkatkan penyalaan meski hanya sepersepuluh atau sepersepuluh atau duapuluh dibandingkan CDI balap.

Saat CDI racing motor mampu meningkatkan tenaga hingga 0,4 HP, maka racing coil hanya mampu meningkatkan tenaga juga sebesar 0,2 hingga 0,3 HP. Kurangnya kumparan balap terkadang tidak sesuai dengan CDI bawaan. Berbeda dengan mengupgrade CDI standar menjadi racing yang hampir seratus persen berhasil.

3. Pakai Booster Aftermarket

Cara lain untuk meningkatkan api busi motor adalah dengan menambahkan booster yang tersedia di pasaran. Booster ini dipasang pada kabel busi. Tujuannya untuk meningkatkan nyala busi.

Selain dipasang pada kabel busi, booster yang beredar di pasaran juga bisa dipasang pada kabel nozzle injektor, body throttle, dan koil. Efeknya arus listrik lebih bersih karena arus nyasar berkurang atau disebut juga noise. Booster dipasarkan mulai harga Rp100.000.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya