• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Cara Merawat Aki Mobil Supaya Tetap Awet

Dilihat 1361
Iman Firman
14 Apr 2021, 21:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Semua pemilik mobil pasti tahu dengan piranti yang bernama accu atau aki. Kalau diumpamakan, aki merupakan sebuah 'jantung' bagi sebuah kendaraan.

Aki memiliki tugas sangat vital bagi sebuah kendaraan, khususnya mobil. Apalagi mobil keluaran terbaru punya fitur yang canggih denagn sistem serba computer.

Dampaknya setiap mobil jadi membutuhkan asupan daya listrik yang optimal. Nahasnya, ketika aki mobil mati atau bermasalah, berakibat mobil bisa jadi mati total, lho!

Accu berfungsi sebagai penyedia arus listrik untuk menghidupkan mesin, menyalakan lampu, dan menghidupkan aksesori seperti central lock, power window, audio hingga alarm mobil.

Kinerja alternator sebagai penyedia arus listrik utama, bertujuan menjaga stabilitas tegangan serta memberikan dukungan daya. Ketika alternator bermasalah, aki mobil memiliki peranan yang begitu penting.

Oleh karena itu, aki harus dirawat dengan benar. Supaya tidak mengalami masalah pada kendaraan kalian.

Buat kalian yang ingin tahu cara merawat aki mobil secara sederhana. Bisa menyimak ulasannya berikut ini:

1. Jangan Malas Mematikan Komponen Kelistrikan

Entah karena terburu-buru atau malas, sebagian dari pemilik mobil langsung mematikan mesin tanpa mematikan terlebih dahulu beberapa komponen kelistrikan seperti AC atau lampu mobil. Paling sering adalah tape mobil atau lampu kabin.

Padahal hal ini bisa mengurangi muatan listrik pada aki. Salah satu indikatornya adalah aki tidak ‘kuat’ untuk starter mesin di pagi hari.

2. Panaskan Mesin Mobil Secara Rutin, Meski Mobil Jarang Digunakan

Meski mobil tidak pernah dipakai, bukan berarti daya aki tidak bisa berkurang. Pemilik kendaraan wajib tahu, bahwa sejumlah komponen tetap dalam keadaan aktif, seperti alarm mobil.

Pun daya yang dipakai sangat kecil, tapi tetap saja mengurangi kapasitas aki mobil. Untuk itu, sebaiknya kalian rutin memanaskan mesin mobil setiap 2 hingga 3 hari sekali selama kurang lebih 5 sampai dengan 10 menit untuk mengisi arus listrik ke aki.

Lebih baik lagi, jika kalian menyempatkan untuk membawa berkeliling komplek rumah meski hanya 5 menit saja.

3. Cek Level Air Aki

Untuk aki basah, level ketinggian aki harus dijaga di atas level terendah. Namun jangan sampai melampaui batas atas. Lakukan pemeriksaan rutin sebulan sekali untuk memastikannya.

Kerusakan sel aki bisa terjadi, bila ketinggian air aki berada di bawah level yang ditentukan. Karena sel aki harus terendam air aki, supaya dapat bekerja dengan baik.

Baca juga: Mencegah Mobil Kehilangan Kendali Dengan VSC, Benarkah Ampuh?

Fungsi air aki adalah sebagai media penyalur arus listrik. Sel aki akan cepat rusak, jika air accu dalam kondisi kurang bahkan kering.

Tapi kalau level ketinggian air aki melebihi batas maksimal, akan meluap ketika mengalami pemuaian atau mobil bergerak. Sifat air aki yang asam dapat merusak komponen lain di mobil. Biasanya yang kena duluan adalah kepala aki atau terminal aki.

4. Cek Pengikat Aki

Ikatan dudukan aki harus dipastikan kuat, agar aki tidak bergeser saat mobil bergerak. Aki yang sering berguncang akan mengurangi usia pakainya. Tapi jangan terlalu kencang, karena akan merusak bodi aki.

Tak hanya itu, risiko terjadi hubungan arus pendek bila aki bergeser dan kepala aki terkena permukaan logam. Bisa memicu kebakaran lho!

5. Cek terminal aki

Terminal aki punya risiko kotor karena debu, termasuk air aki yang menguap atau luber. Ini mengurangi bidang kontak terminal aki sehingga kemampuannya mengisi dan menyalurkan arus listrik menurun.

Baca juga: Cara Membedakan Busi Asli dan Palsu, Susah-Susah Gampang!

Untuk itu, kalian bisa membersihkannya menggunakan sikat kawat dan lumasi dengan gemuk untuk melindungi dari risiko berkarat. Cek juga terminal aki jangan sampai kendur, karena bisa berbahaya dan menimbulkan potensi percikan bunga api, karena arus pendek.

6. Periksa Kebocoran Aki

Sebenarnya ini jarang sekali terjadi, tapi bisa saja terjadi. Penyebabnya antara lain kondisi aki yang kurang bagus, terjatuh, atau tertusuk benda tajam.

Jalan satu-satunya bila sampai terjadi kebocoran ialah mengganti dengan aki baru.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya