OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Cermati Faktor Penyebab Rem Mobil Kurang Pakem

Dilihat 95
Guntur Hanggara
2 Jul 2020, 15:05
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Mobil sudah jadi alat transportasi penting untuk penunjang mobilitas seseorang. Namun, dengan seringnya dipakai dan jarak semakin banyak membuat ada komponen yang harus diganti. Patut dicermati komponen apa saja. Kali ini Otoloka akan bahas tentang faktorpenyebab rem mobil jadi rusak.

Namun kerusakan rem dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah cara mengemudi dan ke mana Anda mengemudi. Jika Anda tinggal di daerah yang tidak padat, mungkin umur sistem pengereman kendaraan Anda lebih awet dibandingkan rekan Anda yang tinggal di daerah padat, seperti Jakarta.

 Alasannya, semakin padat kondisi lalu lintas, semakin sering Anda menginjak pedal rem, sehingga akan lebih sering mengikis sepatu rem dan cakram atau drum.

Namun, tidak ada jadwal pasti kapan Anda harus mengganti rem. Untuk itu, Anda harus mengandalkan pendengaran dan perasaan serta nasihat Anda dari mekanik tentang kapan rem mobil harus diganti.

Untuk sebagian besar kendaraan, disarankan untuk memutar roda setiap enam bulan, dan mungkin ini saat yang tepat untuk memeriksa perangkat pengereman. Mekanik dapat memeriksa ketebalan sepatu rem atau perangkat keras sistem pengereman.

Pakai Kuping untuk Kenali Rem Mobil Kurang Pakem

Untuk mobil modern sekarang ini sudah punya sensor bawaan. Fungsinya juga dapat mengetahui kapan sepatu rem atau cakram rem perlu diganti. Jika mobil Anda tidak punya fitur itu, maka Anda bisa andalkan indera pendengaran. Maksudnya ketika Anda mendengar suara dari sistem rem ketika Anda menginjak pedal rem (atau ketika pedal rem dilepaskan).

Tetapi tidak semua mobil dilengkapi dengan sensor rem, sehingga pengemudi dapat merasakan kapan rem harus diganti, seperti bunyi mencicit atau bunyi seperti gesekan logam dan suara-suara aneh lainnya.

Untuk suara yang tidak keras biasanya bisa dihilangkan dengan menyemprotkan minyak rem. Tetapi jika disemprotkan suara tidak hilang, itu berarti rem sudah aus dan waktunya diganti.

Tanda-tanda lain bahwa rem harus diganti adalah ketika Anda menginjak pedal rem rasanya seperti berdenyut, jarak pengereman lebih lama, atau ketika pedal diinjak lebih dalam.

Cek Sistem Saat Rem Mobil Kurang Pakem

Semua jenis mobil memiliki lampu peringatan rem yang menyala beberapa detik setiap kali Anda menyalakan mesin. Namuni jika lampu menyala ketika mobil berjalan, ada kemungkinan minyak rem dalam mesin kurang karena bocor atau ada masalah dengan master silinder rem.

Sebagai catatan, lampu peringatan lampu rem adalah kasus yang berbeda jika Anda mengoperasikan rem tangan. Semoga berhasil dengan tekniknya. Dan jangan lupa untuk terus melakukan perawatan rutin kendaraan Anda.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya