OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Melewati Jalanan Banjir

Dilihat 2895
Rangga
16 Des 2020, 22:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Tips melewati jalanan banjir

Otoloka.id - Di pengunjung tahun 2020 ini sudah memasuki musim penghujan. Bahkan di sejumlah daerah sudah ada yang tergenang banjir. Terkadang dalam kondisi banjir seperti ini mengharuskan para pengendara roda empat untuk menerobos jalan yang tergenang air cukup tinggi. 

Jika dalam kondisi banjir disarankan para pengendara khususnya roda empat untuk mencari jalan alternatif terbaik, sedangkan pilihan untuk menerobos banjir menjadi opsi terakhir. Jika terpaksa harus menerobos maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk melewati jalanan banjir ini. Berikut pejabarannya. 

1. Analisis kondisi jalan yang akan dilalui

Sebelum Anda memutuskan untuk menerobos banjir, sebaiknya tentukan dulu jalur yang akan dilewati. Jika memungkinkan pelajari kondisi jalan, pilihlah jalan dengan genangan yang rendah dan minim hambatan seperti polisi tidur atau lubang. Untuk mendeteksi kondisi jalan ini bisa dilakukan dengan melihat pergerakan mobil lain yang ada di depan. 

Baca Juga : Manfaat Pelumas Serbaguna pada Busi yang Terendam Banjir

Selain itu, perhatikan juga tinggi genangan air. Perlu diketahui batas aman genangan air adalah setengah dari tinggi ban mobil. Pada ketinggian tersebut bisa dipastikan genangan air tidak akan masuk ke mesin, aki dan sistem kelistrikan pada mobil. Ketika melaju, perhatikan kondisi sekitar dan tetap hati-hati. Kalau perlu gunakan benda lain yang ada di sekitar sebagai patokan, misalnya pembatas jalan. 

2. Tetap menjaga putaran mesin

Terkadang orang mengira dengan melaju dengan RPM yang tinggi saat melewati banjir bisa menghindari mesin mati secara tiba-tiba atau menghindari air masuk ke knalpot. Ternyata hal ini keliru, sebab RPM yang tinggi justru dapat memperbesar daya isap udara ke mesin sehingga air ikut masuk yang berujung pada water hammer. Maka dari itu, jagalah mobil dalam putaran rendah bekisar 1.500-2.000 rpm dan pastikan untuk selalu konstan tidak terlalu cepat. 

Untuk mobil manual, sebisa mungkin lepas injakan kopling dan biarkan mobil melaju secara konstan. Tahan posisi transmisi di gigi satu dan jaga laju mobil agar tidak tersendat yang dapat membuat kehilangan momentum. Sementara untuk mobil matik, Anda bisa masukan transmisi di gigi terendah L (Low). Jangan mempercepat atau memperlambat laju mobil secara tiba-tiba, sebab ini malah akan membuat air masuk ke mesin mobil. 

3. Menjaga jarak aman

Jika terpaksa harus menerobos maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk melewati jalanan banjir ini. Berikut pejabarannya.

Saat dalam kondisi di tengah banjir, penting buat Anda untuk selalu menjaga laju kendaraan secara konstan dan menjaga jarak aman dari kendaraan yang berada di depan. Mulai jalankan mobil saat Anda sudah cukup yakin jika mobil di depan tidak akan menghalangi laju anda. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi jika mobil di depan tiba-tiba mogok dan Anda bisa menghindarinya. 

4. Menghindari arus banjir

Sejumlah banjir terjadi karena luapan air dari sungai. Kalau sudah begini, biasanya diikuti dengan arus yang deras yang menghalangi jalanan. Untuk itu jangan sekali-kali Anda menyepelekan arus banjir. Sebab arus yang deras bisa secara tiba-tiba menyeret mobil, bahkan dapat mengancam nyawa Anda. Maka dari itu, jika kondisi seperti ini disarankan untuk tidak memaksa untuk melewatinya. 

5. Keringkan rem dan kopling mobil

Setelah Anda menerobos banjir maka pirangan rem akan basah dan dapat mengurangi daya cakram . Oleh karena itu, hindari menambah kecepatan setelah menerjang banjir. Keringkan rem dengan cara menginjak pedal rem yang diselingi dengan menginjak pedal gas secara bersamaan, lakukan hal ini selama 10 detik. 

Baca Juga : Musim Hujan, Ketahui Apa Itu 'Wading Depth' atau Batas Aman Mobil Lewati Banjir!

Setelah itu cek kembali daya pengereman mobil Anda dengan melakukan pengereman secara normal. Jika dirasa belum optimal, lakukan cara tersebut kembali sampai rem berfungsi secara normal. Jangan lupa perhatikan kondisi mobil, apakah ada suara aneh atau tidak. Perhatikan juga panel instrumen, jika ada panel indikator kerusakan menyalah, berhenti sejenak untuk memeriksanya. 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya