• Home>
  • Tips & Trik>
  • Ingin Transmisi Matik Awet, Kenali Spesifikasi dan Perawatannya
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Ingin Transmisi Matik Awet, Kenali Spesifikasi dan Perawatannya

Dilihat 4373
Iman Firman
26 Apr 2021, 23:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 1

Otoloka.id - Mengendarai mobil bertransmisi otomatis memang sudah jadi kebutuhan wajib, khususnya di kota-kota dengan kondisi lalu lintas yang padat seperti Jakarta. 

Selain lebih nyaman, kita yang mengemudikannya pun tidak terlalu lelah seperti ketika mengemudikan mobil bertransmisi manual.

Berbagai macam teknologi transmisi otomatis sudah diaplikasikan di berbagai jenis mobil. Namun yang paling umum di Indonesia adalah transmisi otomatis konvensional dan Continous Variable Transmission (CVT).

Kedua jenis transmisi ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, namun intinya perawatannya tidak berbeda jauh.

Menurut Eddie dari bengkel spesialis transmisi otomatis Boss Matic di kawasan Bintaro sektor 9, Tangerang Selatan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai transmisi otomatis ini.

“Yang pasti jika Anda menggunakan mobil bertransmisi otomatis untuk harian, kenali dulu spesifikasinya dan perhatikan interval perawatannya,” ujar Eddie.

Ada beberapa point yang harus diperhatikan oleh pemilik mobil. Pertama, “Pada saat pagi hari waktu Anda menghidupkan mesin, langsung pindahkan posisi transmisi dari P ke N. Ini perlu agar oli transmisi bisa bersirkulasi, kecuali yang CVT tidak apa di posisi P,” ulasnya.

Menjaga Transmisi Matik Tetap Optimal

Nah, cara merawat transmisi otomatis berikutnya adalah pengecekan oli matik. “Jika mobil tiap hari dipakai, setidaknya seminggu sekali periksa kondisi olinya. Caranya di pagi hari panaskan dulu mesin mobil sekitar 4-5 menit dan posisi transmisi di N, kemudian keluarkan deepstick transmisi matik, lihat apakah kurang atau masih normal,” bilang pria ramah ini.

Kalau ternyata kurang, oli harus ditambah dengan spesifikasi yang sama. “Jangan sampai berbeda, karena bisa mempengaruhi oli yang sudah ada sebelumnya dan bisa merusak transmisi,” bilang Eddie lagi.

Baca juga: Merawat Jok Elektrik Pada Mobil, Ini Biaya Servisnya

Sebaiknya penambahan atau penggantian oli matik dilakukan di bengkel khusus transmisi atau bengkel resmi tepat Anda merawat mobil.

Selanjutnya yang penting untuk diketahui ialah perlakuan ketika kalian mengendarai mobil. “Ketika bertemu kemacetan atau yang stop and go area cukup tinggi, tidak perlu sering memindahkan transmisi dari D ke N. Apalagi kalau cuma 1-2 menit, kalau diatas 4-5 menit baru pindahkan ke N,” tutur pria yang berpengalaman puluhan tahun dengan transmisi matik itu.

Selain itu ketika Anda melewati jalan yang curam tanjakannya seperti naik dari basement, “Pindahkan ke posisi L, ini untuk menjaga agar posisi transmisi di posisi awal dan juga untuk menjaga torsi mesin untuk menanjak,” ujar pria 40 tahunan ini.

“Kalau turunan yang agak curam lakukan hal yang sama, kalau di posisi D sama saja seperti Anda turun dengan gigi 4 di transmisi manual,” bilangnya.

Kemudian jika Anda ingin menyusul mobil didepan Anda, “Jika kick-off matik terasa kurang, bisa matikan Over Drive (OD) atau geser transmisi ke gigi yang lebih rendah. Seperti 3 atau 2, gunanya agar mesin lebih ringan dan bertenaga ketika menyusul,” jelas Eddie.

Hal penting lainnya adalah soal perawatan. “Matik asal dirawat pasti awet. Soal interval penggantian oli jangan sampai terlewat, kalau misalnya mobil Anda pakai setiap hari dan sering bertemu kemacetan maka majukan waktu penggantian oli,” ucapnya.

Jadi jika menurut manual book seharusnya 50.000 km, maka gantilah oli di 25.000 atau 30.000 km, “Ini penting agar transmisi matiknya tetap prima,” tukasnya.

Baca juga: Tips Berkendara di Bulan Puasa, Perhatikan Asupan Saat Sahur

Terakhir adalah mengenai spesifikasi oli matiknya. “Kalau mobil Anda transmisi matiknya yang menggunakan CVT, maka olinya harus khusus yang CVT yang umumnya tertulis CVT-F di botolnya. Kalau CVT dikasih oli transmisi matik biasa dipastikan akan rusak dan biaya perbaikannya pasti mahal,” tegasnya. 

Namun untuk yang konvensional, cukup cari yang sesuai dengan spek dari manual book.

  • Suka 1
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
  • Honda Jazz
    Honda Jazz
    Honda Jazz
    Angsuran mulai dari:Rp 4,95 Jt/Bln
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya