• Home>
  • Tips & Trik>
  • Ini Cara Rawat Motor Tetap Tokcer Meski Lama Nggak Dipakai
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Ini Cara Rawat Motor Tetap Tokcer Meski Lama Nggak Dipakai

Dilihat 4936
Ismet
28 Jul 2021, 22:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id- Karena berbagai macam sebab, terkadang kendaraan, khususnya sepeda motor, bisa tak terpakai dalam jangka waktu cukup lama. Jika hal ini yang terjadi, maka kita sebagai pemilik harus lebih memperhatikan kondisinya agar performa terbaik sepeda motor tetap terjaga.

Menurut Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), performa terbaik sepeda motor tak hanya didapat dengan perawatan rutin di bengkel resmi sesuai jadwal yang ditentukan, tetapi juga perawatan yang dilakukan sendiri.

”Termasuk saat lama tak terpakai di rumah, beberapa hal perlu diperhatikan pemilik. Karena kadang terdapat komponen atau bagian sepeda motor yang butuh diperhatikan saat diam dalam jangka waktu cukup lama, yang dikhawatirkan mempengaruhi kinerja,” ucap Endro.

Baca juga : Tips Merawat Sepeda Motor di Rumah Selama Masa PPKM

Tips menjaga sepeda motor saat diam di waktu yang lama:

1. Jika memang sudah ada rencana tidak akan digunakan dalam jangka waktu cukup lama, alangkah baiknya sepeda motor dicuci terlebih dahulu. ”Karena ada beberapa pengendara motor yang harus melewati daerah becek, berbau, kotor, dan berlumpur. Salah satu dari hal tersebut yang mengakibatkan percepatan timbulnya karat dan risiko lain, disinggahi binatang misalnya, atau berpotensi merusak komponen,” jelas Endro.

2. Beri pelumas bagian bagian yang cenderung/ berpotensi menimbulkan karat. Misalnya rantai roda, atau bagian-bagian yang bergesek lainnya.

3. Untuk sepeda motor tipe matik, sebaiknya diparkir menggunakan standar tengah supaya mudah untuk kita melakukan pemanasan mesin.

4. Lakukan pemanasan mesin secukupnya, kira-kira sampai suhu kerja mesin antara 80-100 derajat celcius, dilakukan setiap hari akan lebih baik. Untuk mencapai suhu tersebut, panaskan kira-kira 3-4 menit. ”Tujuan pemanasan mesin supaya sirkulasi oli mesin tetap lancar dan untuk pengisian baterai. Disarankan tidak dilakukan di ruang tertutup,” terang Endro.

Baca juga : Tips Memilih dan Merawat Sarung Tangan Berkendara

5. Khusus tipe motor matik, perhatikan bagian bagian dalam cover plastik motor, terutama bagian bawah. Dikhawatirkan jika sepeda motor lama tidak digunakan, ruang/ rongga ini bisa menjadi tempat singgah binatang (tikus/ular). Lakukan pengecekan ini saat memanasi mesin.

Dengan melakukan hal-hal tersebut di atas, sepeda motor yang lama tak terpakai diharapkan tetap memberikan kenyamanan dan performa optimal ketika akan digunakan kembali.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Orang Lain Juga Melihat

      Otoloka menyediakan Isuzu Traga informasi model Mobil Indonesia terbaru, termasuk pemotretan fotografer profesional, banyak adegan latar belakang dari berbagai sudut, membantu Anda memahami berbagai informasi tentang mobil ini secara visual. Tidak hanya itu, masih ada layanan pemilihan mobil yang mendukung, konten yang bagus, harga spesial yang membantu Anda untuk membeli mobil impian.

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya