OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Tips & Trik>
  • Ini Daftar Komponen Mobil yang Bisa Diperiksa Sendiri Saat PPKM Darurat
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Ini Daftar Komponen Mobil yang Bisa Diperiksa Sendiri Saat PPKM Darurat

Dilihat 4930
Iman Firman
9 Jul 2021, 20:46
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali pada 3–20 Juli 2021 pasti membuat kalian mengurangi mobilitas dan beberapa ada yang bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) untuk memutus penularan virus Covid-19. 

Saat selesai waktu kerja WFH bisa dipakai untuk melakukan pengecekan mobil sendiri, supaya mobil kondisinya tetap prima, ketika ingin digunakan kembali. 

Berikut beberapa bagian dari mobil yang kalian bisa periksa sendiri saat PPKM Darurat :

1. Oli Mesin, Bisa Dicek Ketika PPKM Darurat

Oli mesin merupakan komponen yang sangat dibutuhkan sebagai pelumas dan pelindung dari gesekan pada komponen mesin. Ini makanya oli harus rajin dicek.

Periksa kondisi oli mesin dengan mengecek takarannya melalui dipstick dan melihat odometer untuk memantau waktu terakhir ganti oli mesin. Waktu penggantian oli mesin adalah setiap 6 bulan atau 10.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

Baca juga: Ssttt. Begini Cara Mudah Untuk Menyetir Mobil Bongsor

Sebenarnya selain oli mesin, ada oli transmisi yang harus diperhatikan kondisinya. Namun karena posisi transmisi ada di kolong mobil, kalian cukup lihat tidak ada kebocoran di rumah transmisi dan memeriksa kapan terakhir menggantinya.

2. Filter Mobil

Jangan lupa memeriksa kondisi saringan atau filter mobil, seperti filter oli, filter udara, dan filter bensin. Peran filter tidak bisa dianggap sepele karena berfungsi sebagai penyaring kotoran yang berusaha masuk ke dalam mesin. 

Kalau lama tidak diganti maka akan timbul masalah, seperti kotoran lolos sehingga mengganggu sirkulasi fluida dan merusak kinerja mesin. Nah, yang tidak kalah penting adalah filter AC di kabin mobil, karena jika dibiarkan akan membuat aliran udara AC mampat dan gagal mendinginkan kabin.

3. Lampu dan Aki Mobil

Periksa kondisi lampu mobil seperti lampu utama, lampu kabut, lampu rem dan juga lampu sein. Langkah ini dapat dilakukan sembari memanaskan mesin mobil. 

Selain itu, Pastikan juga aki dalam kondisi prima. Aki merupakan salah satu sumber utama kelistrikan mobil yang harus dijaga, pun ada risiko masalah seperti korsleting listrik kalau sampai tidak dirawat. 

Selain memanaskan mesin untuk mengisi ulang aki, Anda bisa menambah air aki tipe basah yang kurang serta membersihkan terminal aki yang kotor.

4. Ban Mobil

Pastikan kondisi ban seperti telapak ban belum aus dan tekanan angin terjaga sesuai rekomendasi pabrik. Periksa pula dinding ban dari risiko benjol dan permukaan pelek mobil jangan sampai ada yang retak atau pecah. Lakukan langkah yang sama pada ban cadangan. 

5. Cairan Mobil

Cairan lain yang tidak kalah penting adalah air radiator, minyak rem, dan washer atau pembersih kaca depan mobil. Air radiator berfungsi sebagai pendingin agar temperatur mesin stabil. 

Pastikan tangki air radiator tidak kurang dari batas maksimal dan segera tambahkan jika berkurang. Minyak rem sangat penting untuk menjaga keselamatan berkendara karenanya pastikan volumenya tidak berkurang.

Baca juga: Patut Disimak, Ini yang Terjadi Pada Mobil Jika Terlambat Isi Freon

Sedangkan air washer membantu wiper untuk membersihkan kaca depan supaya visibilitas pengemudi tetap terjaga.

6. Rem Mobil

Perhatikan apakah ada kebocoran antara tabung penyimpan minyak rem menuju rem mobil. Apalagi bila ternyata minyak rem berkurang cukup banyak yang menandakan ada masalah pada sistem pengereman. 

Saat memanaskan mesin, maju-mundurkan mobil dan lakukan pengereman untuk merasakan kinerjanya. Jika terasa kurang pakem artinya ada masalah, biasanya di bagian kampas rem yang mulai aus. Segera ganti karena terkait keselamatan tidak bisa diremehkan.

7. Wiper

Bila kondisi karet wiper sudah mengeras, bisa merusak kaca depan yang akibatnya mengganggu visibilitas, bahkan timbul baret yang merusak kaca mobil. Bila ada, cek pula kondisi wiper belakang yang kerap terlupakan.


  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
  • Toyota Rush
    Toyota Rush
    Toyota Rush
    Angsuran mulai dari:Rp 5,00 Jt/Bln
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya