• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Ini Dia Alasan Kenapa Oli Mesin Mobil Tidak Boleh Kurang

Dilihat 7381
Iman Firman
27 May 2021, 23:58
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 2

Otoloka.id - Oli mobil yang kurang bisa membuat kinerja mesin mobil menurun bahkan rusak. Sebab, oli mesin memiliki peranan penting bagi kinerja jantung mekanis, mulai dari melumasi, membersihkan, hingga menyerap panas.

Buat kalian yang belum tau tanda-tanda oli mobil kurang, berikut ini Otoloka bakal membagikan informasi seputar pelumas yang perlu untuk kalian ketahui:

Lampu Indikator Oli menyala, Jadi Tanda Paling Mudah

Tanda oli mobil kurang yang paling mudah dikenali adalah lampu indikator oli menyala. Dalam beberapa kasus, lampu indikator tidak menyala dengan jelas, melainkan hanya berkedip. 

Namun, jika kalian memang melihat lampu indikator oli menyala ,walau sebentar. Bisa jadi memang kuantitas oli mobil kamu kurang. 

Untuk itu, segera lakukan pengecekan untuk memastikan kuantitas oli mobil tetap terjaga.

Baca juga: Ini Penyebab Mobil Tidak Mau Distarter, Jangan Anggap Enteng

Mesin Mengeluarkan Bunyi Kasar

Selain lampu indikator, suara mesin juga bisa menjadi tanda oli mobil kurang. Jika oli mesin sudah mencapai batas minimum, biasanya mesin akan mengeluarkan bunyi khusus. 

Bunyi mesin akan terdengar lebih kasar dan berisik saat oli kurang. Ini karena mesin mobil kekurangan pelumas sehingga gesekan antar komponen mesin jadi lebih intens.

Posisi Ketinggian Oli Mesin Berada Dibawah Garis L Dipstik Oli

Sebagai penanda selanjutnya, Anda juga bisa mengecek tanda oli mobil kurang dari stik oli (dipstick). Saat oli kurang, posisi ketinggiannya akan ada di bawah garis L stik oli.

Oli yang sudah benar-benar tiris dari mesin bahkan tidak akan terlihat saat dicek dengan menggunakan stik oli. Jika hal ini terjadi pada mobil Anda, segera lakukan pengisian ulang oli.

Baca juga: 4 Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa Pasca Libur Lebaran

Akibat Oli Mobil Kurang

Lantas, apa yang terjadi jika oli mobil kurang dan kondisi tersebut terus dibiarkan? Poin-poin di bawah ini akan menjelaskan akibat dari oli mobil kurang:

1. Komponen Mesin Cepat Aus

Komponen mesin pada mobil yang kekurangan oli akan cepat aus. Ini karena oli berfungsi sebagai pelumas komponen mesin mobil. Oli mencegah terjadinya gesekan langsung antar komponen mesin. 

Bukan hanya itu, oli yang kurang juga bisa menyebabkan sirkulasi oli di dalam mesin terhambat. Hasilnya, distribusi oli tidak merata dan komponen mesin pun tidak terlumasi dengan baik.

2. Mesin Lebih Cepat Panas

Akibat lain dari oli mobil kurang adalah mesin jadi lebih cepat panas. Selain berfungsi sebagai pelumas, oli pada mesin mobil juga berfungsi sebagai media untuk menjaga suhu mesin. 

Sirkulasi oli di dalam mesin menjaga mesin agar tidak mengalami panas berlebih atau overheat. Namun, saat oli kurang, sirkulasi pun terhambat dan mesin pun jadi lebih cepat panas.

3. Mobil Mudah Mogok

Terakhir, oli kurang juga bisa membuat mobil mudah mogok. Hal ini bisa terjadi jika kondisi oli yang kurang dibiarkan terlalu lama. Kondisi tersebut akan menyebabkan komponen yang menghasilkan tenaga, seperti mesin, tergores dan macet. 

Hasilnya, tenaga yang dihasilkan mesin pun tidak optimal dan mobil menjadi mudah mogok.

  • Suka 2
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya