• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Ini Fungsi Penting Radiator dan Cara Mudah Mengeceknya

Dilihat 4895
Iman Firman
10 Jul 2021, 22:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Radiator menjadi salah komponen vital pada sebuah mobil. Tanpa radiator, mesin mobil tidak akan bisa beroperasi, karena suhu panas dapat merusak komponen logam pada dapur pacu. 

Fungsi dari radiator ialah untuk menjaga temperatur mesin tetap berada dalam suhu optimal untuk bekerja.

Radiator sendiri bekerja dengan cairan radiator khusus yang didesain agar tidak menyebabkan korosi, serta memiliki titik didih yang lebih tinggi, ataupun tidak membeku untuk negara yang memiliki iklim dingin.

Baca juga: Patut Disimak, Ini yang Terjadi Pada Mobil Jika Terlambat Isi Freon

Kondisi cairan radiator pun terus berubah seiring dengan berjalannya waktu. Oleh karena itu, ada baiknya cairan radiator selalu di cek supaya tetap dalam kondisi terbaik.

Sebagai informasi, cara mengecek cairan radiator bukanlah perkara sulit. Buat kalian yang penasaran, berikut ini cara mengecek dan menjaga kualitas radiator tetap prima menurut Hyundai Mobil Indonesia.

1. Cek Kuantitas Air Radiator

Hal ini bisa dilihat dengan mengecek tabung reservoir yang biasanya ada di pojokan ruang mesin. Bila kurang, tambahkan dengan cairan serupa ke tabung tersebut. Namun, jangan berlebihan atau melewati batas maksimal agar radiator memiliki ‘ruang bernafas’.

Baca juga: Ssttt. Begini Cara Mudah Untuk Menyetir Mobil Bongsor

Kekurangan cairan sendiri sebenarnya sangat jarang terjadi karena radiator merupakan sistem tertutup. Bila terjadi kekurangan secara signifikan dalam waktu cepat, ada kemungkinan terjadi kebocoran. 

Jika terjadi, maka segera bawa mobil ke bengkel untuk melakukan pengecekan.

2. Kondisi Warna Air Radiator

Kesempatan pengecekan sekaligus kondisi dan warna air radiator. Bila cairan sudah terlihat keruh, ada baiknya melakukan kuras yang tentunya bisa dilakukan di bengkel resmi. 

Jangan diabaikan bila warna air berubah. Bagi pemilik kendaraan yang kerap memeriksa air radiator, jika menemui air radiator berubah warna menjadi coklat atau kekuningan, ini menandakan terjadi masalah korosi di sistem pendingin. 

Supaya korosi tidak menyebar terlalu parah, pemilik mobil dapat menguras air radiator secara teratur. Penggunaan radiator flush yang banyak terdapat di pasaran juga dapat dilakukan.

Dengan hal sederhana tersebut, maka Anda bisa memastikan bahwa kondisi radiator mobilnya dalam kondisi terbaik dan prima untuk digunakan sehari-hari, atau bahkan untuk jarak jauh sekalipun.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya