OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Ini Fungsi Tiap Lajur di Jalan Tol, Pengemudi Wajib Tahu

Dilihat 403
Iman Firman
10 Jun 2021, 16:00
    • whatsapp
    • facebook
    • twitter
  • 0
  • Laporkan

Otoloka.id - Jalan tol biasa disebut sebagai jalan bebas hambatan. Namun bukan berarti Anda bisa berkendara di jal tol dengan sesuka hati Anda. Selain ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi, jalan tol juga punya jalur atau lajur yang tidak bisa dilalui secara sembarangan.

Jalur di jalan tol sendiri terdiri atas empat jenis. Ada lajur kiri, lajur kanan, bahu jalan, dan bahu dalam. Masing-masing jalur tersebut punya penggunaannya tersendiri. Lalu, seperti apa penggunaan dari empat jalur di jalan tol itu? Berikut penjelasannya seperti dikutip dari laman Daihatsu.

1. Lajur Kiri

Dalam jalan tol, lajur kiri diperuntukan untuk kendaraan yang melaju dalam kecepatan pelan. Maksudnya kendaraan melaju sesuai dengan batas minimal kecepatan yang tertera di jalan tol. 

Jalur ini lazim dilengkapi dengan rambu bertuliskan “Gunakan Jalur Kiri”. Jalur ini lazim dipakai oleh bus atau truk. Kedua kendaraan tersebut memang lazim dikendarai dalam kecepatan pelan saat berada di jalan tol.

2. Lajur Kanan

Berbeda dengan jalur sebelumnya, jalur kanan justru dipakai oleh kendaraan dengan kecepatan tinggi. Atau, bisa juga dipakai untuk kendaraan yang hendak menyalip. 

Lajur kanan biasanya dipakai untuk mobil pribadi atau kendaraan berat (bus/truk) yang mau menyalip kendaraan di lajur kiri.

Baca juga: Pecah Ban di Jalan Tol, Ini Teknik Berkendara yang Dianjurkan

Tulisan yang ada di rambu lajur kanan adalah “Lajur Kanan Hanya Untuk Mendahului”. Untuk pengguna lajur kanan, disarankan untuk melaju dengan kecepatan maksimal yang telah tertera di jalan tol.

3. Bahu Jalan

Kalau yang satu letaknya berada di paling kiri jalan tol. Biasanya, letak bahu jalan ada di Ruang Milik Jalan (Rumija). Bagi yang belum tahu, rumija adalah area jalan tol yang berbentuk tanah kosong dengan rerumputan, serta pagar pembatas. 

Jalur ini hanya boleh dipakai untuk kendaraan yang tengah dalam keadaan darurat, semisal kecelakaan. Seperti dua jalur lainnya, jalur ini juga dilengkapi rambu agar pengemudi tahu penggunaan jalur satu ini.

4. Bahu Dalam (Median)

Jalur terakhir yang ada di jalan tol adalah bahu dalam. Jalur ini disebut median atau jalur pemisah ini fungsinya adalah pemisah antara jalan tol dengan jalan lawan arah.

Salah satu contoh bahu dalam adalah rumija yang telah dijelaskan di bagian bahu jalan. Selain rumija, contoh bahu dalam lainnya adalah separator beton.

Separator beton merupakan bahu dalam yang letaknya berada 1 meter dari lajur kanan. Jarak antara separator beton dan lajur kanan sendiri sebagai batas aman bagi pengemudi. 

Baca juga: 

Para pengemudi nantinya dilarang melintasi batas aman tersebut. Kendatipun kendaraan yang mereka kendarai tengah dalam keadaan darurat. Tak hanya itu, batas aman tersebut juga tidak boleh dipakai pengendara untuk menyalip kendaraan lain.

Telah Diatur Undang-Undang

Penggunaan empat jenis jalur di jalan tol diatas sebetulnya telah diatur undang-undang. Adapun undang-undang tersebut adalah Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 Tentang Jalan Tol. Utamanya, pada pasal 41 ayat 1 sampai dengan 3. 

Selain ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi, jalan tol juga punya jalur atau lajur yang tidak bisa dilalui secara sembarangan.

Baca juga: Begini Cara Menghindari Jamur di Body dan Kaca Mobil

Jalur di jalan tol sendiri terdiri atas empat jenis. Ada lajur kiri, lajur kanan, bahu jalan, dan bahu dalam. Masing-masing jalur tersebut punya penggunaannya yang telah kami sebutkan di atas.

Tetap berjalan di jalurnya saat berkendara di jalan tol merupakan standar keamanan. Karena berpindah jalur tiba-tiba bisa mengakibatkan pengendara lain kaget sehingga tabrakan tidak terelakkan. 

Karena saat ini masih banyak pengguna jalan tol yang malah pelan-pelan di lajur kanan yang seharusnya untuk mendahului mobil lain dengan kecepatan tinggi. Mereka ini disebut sebagai 'Lane Hogger'. 

Jadi, harap disadari bahwa jalan tol itu sudah ada aturan baku mengenai pengunaan masing-masing lajur. Harap ikuti aturannya demi kenyamanan bersama ya! 

  • 0
  • Laporkan
    • whatsapp
    • facebook
    • twitter
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

Rekomendasi

Komentar

Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor

    Berita Terpopuler

    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya