• Home>
  • Tips & Trik>
  • Ini Penjelasan Ukuran Ban Depan dan Belakang untuk Motor Berbeda
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Ini Penjelasan Ukuran Ban Depan dan Belakang untuk Motor Berbeda

Dilihat 3415
Guntur Hanggara
22 Jul 2020, 12:17
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 4

Otoloka.id - Tidak seperti kendaraan roda empat (mobil), ban pada sepeda motor terlihat berbeda antara bagian depan dan belakang dari motif dan ukuran. Perbedaan ini bukan tanpa alasan, antara ban depan dan belakang berbeda fungsinya.

Berikut penjelasan dari tim Otoloka mengapa hal itu bisa terjadi secara teknis.

Ban depan dirancang untuk memudahkan manuver dan mencengkeram aspal selama pengereman atau perlambatan, sedangkan ban belakang dirancang untuk menopang bobot motor (dan penumpangnya) dan mengoptimalkan traksi ke aspal saat berakselerasi. Itu sebabnya motor pada umumnya memiliki ban depan lebih kecil dari ban belakang.

Selain fungsinya, konstruksi ban depan dan belakang juga berbeda. Ban depan dibangun dengan konstruksi 1 lapis yang lebih lunak, sedangkan ban belakang dibangun dengan konstruksi 2 lapis yang lebih kuat. Kedua motif ban juga berbeda. Ban depan cenderung memiliki motif untuk memecahkan air sedangkan ban belakang tidak.


Bagaimana jika menggunakan ban depan di belakang dan sebaliknya?

Ketika ban belakang dipasang di depan, kemudi akan lebih berat dan bagian depan terasa lebih keras dan pengereman tidak optimal, terutama di jalan basah. Sebaliknya, jika ban depan dipasang di belakang, maka ban belakang akan terlihat tenggelam karena mendukung bobot motor di luar kemampuannya.

Gejala ini mungkin tidak terasa saat motor berjalan di kemacetan dan bergerak lambat. Namun, akan sangat berbahaya saat berkendara dengan kecepatan tinggi dan bermanuver, terutama dalam kondisi hujan.


Bagaimana jika menggunakan ban depan yang lebih besar atau ban belakang yang lebih kecil?

Jika Anda menggunakan ban depan yang lebih besar dari yang seharusnya, mungkin tidak ada masalah saat menggunakan ban depan, bukan ban belakang. Namun, kemudi akan lebih berat dan radius belok lebih lebar sehingga tidak praktis.

Namun, menggunakan ban belakang yang lebih kecil dari itu seharusnya meningkatkan risiko pemintalan saat berakselerasi, terutama di jalan yang licin. Selain itu, ban belakang yang lebih kecil dari itu juga harus mengurangi kemampuannya untuk menopang bobot sepeda motor.


Mengapa rem depan terasa lebih standar daripada rem belakang?

Meski ban depan lebih kecil dari ban belakang, rem depan memang dibuat lebih standar dari rem belakang. Ini karena alasan keamanan. Saat pengereman (deselerasi), pusat gravitasi akan bergerak maju sehingga ban depan cenderung menekan ke bawah sehingga cengkeraman aspal pada ban depan meningkat, sedangkan cengkeraman pada ban belakang berkurang. Saat berakselerasi, kebalikannya akan terjadi.

Pusat gravitasi akan bergerak mundur sehingga genggaman pada roda belakang meningkat dan genggaman pada roda depan berkurang. Inilah sebabnya mengapa gejala kelelahan lebih sering terjadi saat pengereman dengan rem belakang.


Bagaimana dengan ban Pacul / Offroad?

Sepeda motor yang menggunakan ban jenis ini bukan untuk beroperasi di jalan aspal, tetapi memang digunakan untuk tujuan offroad atau tujuan ganda. Memang, itu masih bisa digunakan di jalan aspal tetapi cukup berbahaya dan tidak boleh cepat. Jika Anda benar-benar ingin mengganti ban dengan ban jenis ini atau Anda membutuhkannya karena ban itu juga sering melewati jalan non-aspal, ganti ban belakang. Biarkan ban depan pada ban aspal karena penting untuk pengereman yang lebih baik.

  • Suka 4
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya