OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Tips & Trik>
  • Ini Penyebab Mobil Tidak Mau Distarter, Jangan Anggap Enteng
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Ini Penyebab Mobil Tidak Mau Distarter, Jangan Anggap Enteng

Dilihat 6264
Iman Firman
24 May 2021, 22:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 1

Otoloka.id - Ketika ingin beraktivitas, namun tiba-tiba saja mobil kalian tidak mau di starter tentu bakal merepotkan. Nah, pasti Anda akan merasa kesal dan penasaran, kenapa mobil tidak mau distarter.

Kira-kira apa saja penyebabnya? Sebenarnya tidak banyak penyebabnya, namun part itu cukup krusial sehingga bisa mencegah mesin nyala. Buat kalian yang penasaran mengenai penyebab mobil mogok, berikut ini Otoloka bakal memberikan informasi seputar mobil tidak mau di starter yang perlu kalian ketahui.

Seperti mengutip dari laman Hyundai Mobil Indonesia, mobil yang tidak mau di starter bisa disebabkan oleh sejumlah faktor.

1. Aki Bermasalah Menyebabkan Mobil Tidak Mau di Starter

Pertama, yang paling sering jadi penyebab mobil mogok adalah aki mobil. Aki yang sudah berumur akan kehilangan dayanya sehingga tidak kuat untuk menyuplai tenaga ke motor starter. Alhasil mesin tidak akan menyala.

Solusinya cukup ganti akinya sesuai dengan spesifikasi mobil. Jika dalam kondisi yang kepepet, bisa juga melakukan jumping dari aki atau mobil lain dengan kabel jumper. Istilah umumnya, dipancing.

Baca juga: 4 Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa Pasca Libur Lebaran

2. Suplai Bahan Bakar Tidak Maksimal

Hal kedua, bila stater sudah berbunyi namun mobil tetap tidak mau menyala, coba cek suplai bahan bakar mulai dari tangki hingga injektor. Untuk mengetahui apakah suplai bahan bakar mengalir ke injektor, caranya mudah.

Ketika kunci berada di posisi on, dengarkanlah baik-baik di area belakang kabin mobil, akan ada suara motor pompa bensin yang menyala untuk memberikan tekanan di jalur bahan bakar.

Bila terjadi masalah, segera datanglah ke bengkel terdekat untuk mendapatkan pelayanan yang terbaik.

3. Busi Lemah

Selain suplai bahan bakar, busi pada mesin berbahan bakar bensin juga akan mencegah mesin menyala bila busi tidak aktif. Karena, tanpa busi, pembakaran pada mesin bensin tidak akan terjadi. Hal ini tidak perlu dipikirkan pada mesin diesel, karena mesin diesel tidak memerlukan busi.

Baca juga: Begini Cara Cek Pajak Kendaraan Melalui SMS

4. Timing Belt dan Motor Starter Bermasalah

Jika seluruh komponen di atas sudah dicek, namun tetap tidak bisa menyalakan mobil meskipun starter berbunyi. Hal ke-4 yang tak kalah penting diperiksa adalah timing belt.

Bila timing belt pernah mengalami slip, maka mesin tidak mau menyala karena posisi piston, pembakaran, dan katup tidak sinkron. Hal ini cukup rumit untuk diperbaiki ataupun di deteksi sehingga ada baiknya langsung menelpon bengkel untuk melakukan servis.

Terakhir, bila Anda sudah memutar kunci atau menekan tombol tetapi tidak ada suara motor starter sama sekali, besar kemungkinan bahwa motor starter mengalami kerusakan. Kerusakannya bisa minor seperti sekring yang terputus, bisa juga berat yaitu motor starter tidak mau menyala sama sekali, karena terjadi kerusakan internal.

  • Suka 1
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya