• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Ini Perbedaan Balancing Ban Biasa Dengan Finish Balancing

Dilihat 6256
Iman Firman
8 Jul 2021, 21:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 3

Otoloka.id - Bagi kalian yang hobi dunia otomotif, khususnya roda empat atau mobil, tentunya tak asing dengan istilah spooring dan balancing. Sebagian orang kerap masih bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan finish balancing.

Serupa dengan spooring dan balancing, finish balancing merupakan salah satu perawatan kendaraan yang difokuskan pada bagian ban dan roda kendaraan. 

Lalu, seperti apa pengerjaannya? Buat kalian yang penasaran, bisa simak ulasannya berikut ini seperti dilansir dari laman Auto2000.

Mengenal Finish Balancing

Finish balancing bisa disebut dengan balancing on the car (OTC). Ini adalah istilah balancing atau menyeimbangkan putaran ban dan velg yang dikerjakan langsung pada roda kendaraan.

Kelebihan balancing ini adalah dapat mengatasi permasalahan pada setir bergetar yang biasa terjadi saat mobil melaju di atas kecepatan 100 km/jam. 

Dengan finish balancing dapat membantu menjaga keawetan komponen suspensi mobil seperti ball joint, rock end, tie rod end, shock breaker, bearing as roda, dan rack steer.

Baca juga: Penting Diketahui, Inilah Penyebab Terjadinya Radiator Bocor

Pasalnya metode balancing ini dapat mendeteksi adanya getaran yang terjadi pada setir saat mobil melaju di atas 100 km/jam, di mana getaran ini bisa tidak terjadi atau terdeteksi jika kecepatan kendaraan berada di bawah angka tersebut. 

Oleh karena itu, di samping spooring dan balancing, dibutuhkan pula finish balance. 

Perbedaan Balancing Biasa Dengan On The Car

Sebagai gambaran perbedaan antara balancing biasa dengan balancing on the car, Pada balancing biasa kurang bisa mengatasi keluhan setir bergetar ketika mobil dipacu pada kecepatan tinggi sementara pada finish balancing bisa mendeteksi dan mengatasi keluhan yang sama.

Lalu waktu pengerjaan pada balancing biasa lebih lama karena harus melepaskan ban dari mobil dulu, sementara pengerjaan finsh balancing ban tetap terpasang di mobil.

Berikutnya, kondisi ban dan pelek harus bagus pada balancing biasa, sementara pada finish balancing kondisi suspensi secara keseluruhan harus bagus juga agar hasil lebih maksimal.

Terakhir, soal biaya pada balancing biasa lebih terjangkau dibandingkan biaya pengerjaan finish balancing.  

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Balancing On The Car

Finish balancing tidak perlu dilakukan setiap saat. Perawatan ini bakal lebih maksimal jika Anda melakukannya pada saat yang tepat. Balancing on the car ini bisa Anda lakukan saat penggantian ban baru. 

Balancing perlu dilakukan demi memastikan posisi dan keselarasan ban mobil sudah tepat. Lalu finish balancing bisa juga dilakukan ketika Anda merasakan getaran pada setir atau kemudi susah dikendalikan. 

Baca juga: Patut Disimak, Ini yang Terjadi Pada Mobil Jika Terlambat Isi Freon

Terutama jika getaran tersebut terasa saat mobil melaju di atas kecepatan 100 km/jam. Waktu lain yang tepat untuk melakukan balancing on the car adalah tiap 10.000 km. Balancing bisa dilakukan bersamaan dengan servis berkala kendaraan. 

Saat perawatan berkala ini, balancing yang dilakukan bisa yang biasa maupun on the car. Selain itu, ketika bongkar pasang ban dari velg dan rotasi roda, balancing on the car dapat pula dilakukan.

  • Suka 3
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya