• Home>
  • Tips & Trik>
  • Ini Sebenarnya Fungsi Empat Jari Tangan Saat Riding Kecepatan Tinggi
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Ini Sebenarnya Fungsi Empat Jari Tangan Saat Riding Kecepatan Tinggi

Dilihat 1415
Adit
4 Nov 2020, 14:06
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Mengendarai sepeda motor bagi sebagian besar orang Indonesia merupakan rutinitas sehari-hari. Apalagi di Indonesia, penyebaran pengguna sepeda motor jumlahnya sangat tinggi dibanding negara lain.

 

Berkendara sepeda motor pastinya wajib mengetahui, bagaimana teknik berkendara yang baik dan benar. Banyak variabel dalam teknik berkendara yang baik dan benar. Salah satunya adalah tentang teknik pengereman.


Karena bicara soal fungsi rem secara umum, kadangkala pola pikir seseorang masih beranggapan kalau fungsi dari rem itu hanyalah untuk memberhentikan kendaraan. Namun justru fungsi yang sebenarnya dari sistem pengereman adalah untuk memperlambat laju kendaraan yang digunakan.


Baca juga : Gunakan Mesin Kawasaki Ninja, Sosok Bimota KB4 Sudah Berkeliaran di Jalan


Dalam memanfaatkan penggunaan rem sepeda motor, ada beberapa teknik pengereman yang baik dan benar, tujuannya tak lain adalah untuk menjaga keselamatan. Apalagi ketika melakukan pengereman dalam posisi kendaraan melaju pada kecepatan tinggi. Masih banyak pengendara sepeda motor yang belum memahami bagaimana seharusnya melakukan pengereman pada saat sepeda motor melaju pada kecepatan tinggi.

 

"Banyak pengendara yang belum mengetahui, bagaimana seharusnya teknik pengereman yang efektif, dan maksimal. Sehingga terkadang disaat menemukan potensi bahaya mendadak, pengendara sepeda motor langsung menggunakan rem dalam kecepatan tinggi. Karena biasanya mereka panik. Dan hal itu sangat berpotensi memunculkan bahaya atau kecelakaan," ujar Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora (DAM).



Ketika pengendara menggunakan rem sepeda motor, tentunya bukan sekadar menarik tuas atau menekan pedal saja. Menurut Ludhy ada cara yang sebaiknya dilakukan, terutama dalam kecepatan tinggi.


Baca juga : Lambretta Canangkan Pabrik Perakitan di Indonesia

Efektifnya, saat melakukan pengereman, usahakan pengendara untuk relaks, tenang dan tidak panik. Setelah itu pengendara harus memahami langkah-langkah pengereman yang aman, mulai dari menutup putaran gas. Lalu menarik tuas rem depan dan belakang yang harus dilakukan secara bersamaan. Oiya, pengendara tidak disarankan hanya menggunakan salah satu rem ya.

Posisi jari tangan juga wajib diperhatikan. Sebab tidak semua jari bisa menggenggam tuas rem. Karena ini menyangkut situasi dan kondisi. Disaat pengereman darurat, butuh pengereman yang maksimal, maka akan lebih efektif apabila kita menggunakan empat jari sekaligus. Ini dilakukan agar titik berhentinya lebih dekat dan optimal.

Kebanyakan pengendara sepeda motor selalu menyudutkan, atau meletakan jari telunjuk ke tuas rem depan saat berkendara. Padahal teknik tersebut kurang tepat. Seharusnya posisi jari semuanya mengepal pada grip gas, dan tidak ada yang menempel pada tuas rem.

Hal tersebut sangat berguna dalam mencegah penekanan rem yang tidak dibutuhkan, yang sering dilakukan tanpa pengendara sadari. Bila jari berada di grip, maka akan lebih responsif ketika melakukan pengereman.

Pada intinya, lanjut Ludhy, pengendara harus lebih dulu mengubah pola pikir dan memahami tahapannya. "Pada dasarnya, teknik pengereman pada sepeda motor matik, bebek, dan sport sama saja tahapannya. Akan tetapi, untuk sepeda motor bebek dan sport, masih bisa dilakukan bersamaan dengan engine brake, agar pengereman dapat lebih maksimal lagi,” ucapnya.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya