OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Tips & Trik>
  • Inilah Beberapa Penyebab Ban Mobil Kerap Kempis dan Cara Pencegahannya
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Inilah Beberapa Penyebab Ban Mobil Kerap Kempis dan Cara Pencegahannya

Dilihat 5082
Iman Firman
31 Jul 2021, 23:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Ban kempes atau kurang angin memang menyebalkan, karena bisa mengacaukan jadwal kerja atau jalan-jalan Anda. Apalagi kalau kalian sedang terburu-buru dan melihat ban mobil Anda kempes.

'Nyawa' pada ban adalah udara atau angin yang dimasukkan ke dalamnya sehingga menjaga bentuk dan mempertahankan kinerja ban saat dikendarai. 

Tekanan udara pada ban wajib dijaga sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil supaya tidak bermasalah. Seperti mobil terasa berat saat dikendalikan lantaran ban yang kempis. 

Masalahnya, ban mobil pasti kempis dengan sendirinya seiring waktu dan kondisi tertentu. Supaya Anda bisa mengontrol tekanan udara ban dengan seksama disaat PPKM seperti sekarang ini, dimana mobil cenderung jarang digunakan,

Berikut ini adalah sebab ban mobil pasti kempis sendiri dan cara mudah mencegahnya menurut Auto2000:

1. Ban Mobil Memiliki Pori-Pori

Bahan dasar utama ban mobil adalah karet alami yang memiliki pori-pori sangat halus dan tidak kelihatan langsung oleh mata. 

Udara di area bertekanan tinggi akan selalu mengalir ke area yang tekanannya lebih rendah sehingga membuat udara di dalam ban dapat keluar lewat pori-pori ban yang sangat kecil tersebut. 

Apalagi jika mobil berdiam di satu posisi dalam jangka waktu lama, seperti saat parkir di rumah di masa PPKM.

2. Suhu Lebih Dingin

Di hukum fisika tertulis bahwa di dalam ruang tertutup dan volume dijaga tetap, maka tekanan gas sebanding dengan suhu gas. Di dalam ban mobil, ketika suhu dingin maka akan menyebabkan tekanan udara ban ikut turun dan kempis. 

Suhu dingin juga bisa membuat material karet mengalami pengerutan, di mana terbentuk ruang kosong antara ban dengan pelek yang menyebabkan udara di dalam ban keluar dengan sendirinya.

3. Pentil Ban Rusak

Pentil ban memiliki fungsi sebagai penghubung antara alat pengisi udara dengan ban. Masalahnya, jarum pentil bisa mengalami kerusakan yang membuat udara dapat melewatinya atau yang biasa disebut kebocoran. 

Pentil juga menempel pada pelek mobil sehingga karet pentil yang bersinggungan dengan pelek bisa robek dan membuat ban bocor. 

Apalagi jika ternyata lubang pelek sebagai dudukan pentil juga bermasalah seperti membentuk sudut tajam atau rusak karena berkarat.

4. Ban Mobil Bocor Halus

Ada kemungkinan ban mobil bocor halus sehingga udara keluar meskipun sangat lambat. Seperti pada ban tubeless yang terlihat tidak bocor namun ternyata mengeluarkan angin karena ada benda asing menusuk telapak ban, atau lepasnya tambalan pada ban dalam mobil pada ban non-tubeless sehingga membuat udara bisa menyelinap keluar.

Baca juga: Langkah Tepat Membeli Mobil Bekas, Awas Salah Langkah

5. Pelek Mobil Rusak

Agar ban tidak robek dari pelek pada saat bekerja, bagian samping ban dikelilingi kawat baja yang disebut bead dan tertahan pada pelek saat diisi angin. 

Pelek mobil yang rusak pada dudukan ban tersebut membuat ban tidak mampu menempel rapat dengan pelek sehingga udara malah keluar lagi. 

Penyebab pelek rusak antara lain karena mobil sering menghantam lubang di jalan dengan kecepatan tinggi. Sebab lainnya adalah pelek berkarat dan menimbulkan lubang, terutama pada pelek besi atau non alloy.

Cara Mencegah Ban Kempis Sendiri

Melihat pentingnya tugas ban dan risiko kempis sendiri, disarankan untuk mengecek tekanan angin ban setidaknya seminggu sekali. 

Tidak ada salahnya Anda menyimpan alat pengukur tekanan udara ban sekaligus kompresor portabel untuk mengisinya dan memastikan tekanan udara ban sesuai rekomendasi pabrikan. 

Selain itu, sempatkan pula untuk mengecek kondisi fisik ban, pentil, dan pelek dari potensi kebocoran atau masalah lainnya.

Waktu servis berkala, ban juga diperiksa oleh petugas Auto2000. Diskusikan dengan mereka jika merasa tekanan angin ban terlalu cepat berkurang sehingga dapat dicari sumber masalahnya.

Baca juga: Wajib Diketahui, Inilah Dua Cara Mempertahankan Harga Jual Mobil

Meskipun aturan PPKM masih berlaku, pemilik mobil bisa order layanan THS – Auto2000 Home Service untuk servis berkala di rumah. Pelanggan dapat memesan melalui Auto2000 Digiroom dengan memasukkan kode promo THSPEDULI untuk mendapatkan promo menarik. 

“Ban kempis merupakan masalah yang tidak ingin dialami oleh AutoFamily mengingat kerepotan waktu menggantinya, apalagi kalau terjadi di tengah jalan padat. Padahal ban mobil pasti kempis dan tidak ada cara lain untuk mencegahnya selain merawatnya secara rutin. Urusan Toyota lebih mudah, serahkan pekerjaan ini kepada petugas THS – Auto2000 Home Service serta manfaatkan promo spesial di Auto2000 Digiroom,” terang Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya