OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Jangan Sembarangan Ganti ECU Mobil Eropa, Ini Syaratnya

Dilihat 3631
Iman Firman
13 Mar 2021, 22:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Electronic Control Unit (ECU) merupakan 'otak' dari sebuah mobil. Perannya begitu besar dalam menunjang kondisi mobil, agar membuat mesin mobil berjalan normal.

Jika ECU bermasalah, jangankan dikendarai. Karena mesin bisa saja enggak mau hidup. atau mengalami mogok ketika diperjalanan.

Khusus bagi kalian pengguna mobil Eropa, terlebih merek Mercedes-Benz. Kalau mobil tiba-tiba bermasalah di ECU jangan bingung. Kalian bisa membawa mobil ke bengkel, contohnya ke Central Mobilindo dan bertemu dengan Agus Wantoso untuk 'diobati' ECU-nya.

Nahasnya, jika ECU mengalami masalah, dapat mengakibatkan mobil tak mau hidup alias mati total. Tentunya hal ini jangan sampai menimpa Mercedes-Benz kesayanganmu.

Baca juga: Alami Pecah Ban Tiba-Tiba? Jangan Panik, Lakukanlah 4 Hal Ini

"Lebih apesnya lagi, tidak ada tanda-tanda sebelumnya, kalau ECU akan bermasalah," jelas Agus.

Lebih jauh, Agus pun menambahkan, "Lebih banyak bermasalah di ECU-nya saat ini C-Class W203 dan E-Class W211 dan juga S-Class W221"/

Di bengkel Central Mobilindo, menyediakan beragam ECU untuk mobil Mercy dari berbagai tipe dan seri, baik seken maupun baru. "Jadi langsung diganti ECU-nya," beber Agus.

Proses Perbaikan ECU Mobil Mercedes-Benz

Penggantian ECU ini harus di coding ulang menggunakan alat Star Diagnosis khusus Mercedes-Benz, "Kalau enggak di coding mesin tetap gak mau hidup," ujar juragan bengkel Mercy di Pejaten, Jakarta Selatan tersebut.

Coding ini berfungsi untuk sinkronisasi data dari ECU yang lama ke ECU yang baru, "Jadi setelah ECU pengganti terpasang, baru data diakses menggunakan alat Star Diagnosis," jelasnya. 

Selanjutnya data dari ECU lama pun diisi ke ECU pengganti itu. Proses pengerjaannya pun sejatinya tak membutuhkan waktu yang terlalu lama.

Setelah di coding, barulah mesin bisa hidup kembali. "Namun itu tergantung juga sudah berapa lama Mercy itu mati, kalau sudah berbulan-bulan biasanya ada masalah di air mass, coil, atau lainnya," tutur Agus lagi.

Untuk waktu pengerjaan biasanya memakan waktu sekitar 1 harian. Tapi kalau yang sudah lebih dari 3 bulan mati bisa sampai 4 hari, karena ada pengecekan terlebih dulu.

Biaya pergantian ECU tergantung tipenya, untuk ECU tipe M112 harga mulai dari Rp 11 juta sampai Rp 13 juta sudah di coding. Sedangkan unik tipe M272 harga mulai dari Rp 13 juta sampai Rp 20 juta sudah di coding.

Baca juga: Kenali Penyebab Suara Mesin Mobil Mendengung, Mudah Kok!

Bedanya M112 dengan M272 adalah posisi dan tipe mobilnya, "Kalau M112 biasanya posisinya ada di sisi driver dekat boks sekring, sedangkan M272 posisinya di atas mesin," ulasnya lagi.

Mau remap ECU Mercedes-Benz supaya no speed limit, di bengkel ini pun mumpuni lho! "Bisa. Biayanya mulai dari Rp 2,5 juta sampai Rp 5 juta," serunya.

Dengan remap ECU, pemilik mobil atau pengemudi bisa merasakan sensasi sesungguhnya dari mesin Mercedes-Benz. Untuk lebih jelasnya, silakan hubungi Agus di nomor telepon 021-7816705 atau 0812-1867861.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya