OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Kampas Kopling Mobil Mulai Tipis? Ini Tanda-Tandanya!

Dilihat 1495
Dian
19 Ags 2020, 15:33
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Kopling adalah salah satu perangkat penting dalam sebuah mobil. Fungsi komponen ini adalah untuk memutus dan menyambungkan mesin ke sistem transmisi. Bagian penting yang dari komponen ini adalah kanvas. Lapisan kopling mobil yang mulai terkikis tentunya akan berpengaruh pada performa mesin.

Baca Juga: Pahami Fitur Overdriver Pada Mobil Matic

Cakram kopling mobil atau clutch disc memiliki bentuk seperti cakram. Komponen tersebut sering kali mengalami keausan, hingga terbakar karena masalah tertentu. Salah satu penyebab kampas kopling aus dan terbakar adalah karena usia dan penggunaan yang tidak tepat. Penyebab habisnya kampas kopling mobil harus dideteksi sejak dini agar tidak merugikan pengemudi dan penumpang. Berikut terdapat 6 tanda kopling mobil mulai menipis.

1. Ada bau terbakar

Bau terbakar juga bisa menjadi tanda kopling mobil Anda sudah aus. Bau ini biasanya terjadi akibat gesekan pada kampas kopling yang terlalu sering sehingga terbakar. Bau ini juga dapat tercium jika pengemudi menggunakan mobilnya melintasi tanjakan atau turunan yang curam.

2. Akselerasi menjadi lemah

Ini tanda pertama yang bisa Anda rasakan jika kampas kopling mulai aus. Kondisi ini biasanya bisa dikenali saat pengemudi menginjak pedal gas mobil. Saat akselerasi lemah, menginjak pedal gas tidak menyebabkan mobil melaju kencang melainkan menimbulkan suara melengking dan raungan mobil.

Baca Juga: Kenali dan Perhatikan Tanda V-Belt Akan Putus!

Akselerasi juga bisa dikatakan macet sehingga mobil berhenti tapi mesin menyala. Kondisi seperti ini dapat menimbulkan kecelakaan di jalan raya, apalagi jika mobil melaju di tanjakan karena akan membahayakan kendaraan yang ada di belakangnya juga.  

3. Perputaran mesin jadi tinggi

Kondisi putaran mesin yang tinggi ini biasanya dipicu oleh kondisi akselerasi mobil yang melemah, dan permukaan kanvas yang cenderung licin. Putaran mesin di luar kondisi normal tersebut dapat membuat temperatur mesin kendaraan meningkat drastis. Kondisi mobil yang panas akan mengurangi intake bagi pengemudi dan penumpang.

4. Tuas transmisi yang keras

Tuas transmisi yang keras bisa jadi pertanda kopling hampir habis. Kekerasan perpindahan gigi ini bisa dirasakan meski mobil dalam keadaan netral. Kondisi ini karena transmisi gigi sulit untuk disambungkan. Transmisi ini tidak mudah terhubung karena putaran mesin gigi tidak tepat.

5. Slip kopling

Kopling mobil yang sudah aus juga bisa diindikasikan dengan slip komponen ini. Kondisi ini biasa terjadi pada mobil yang kanvasnya tidak bisa bekerja maksimal.

6. Jarak pedal kopling lebih pendek

Dengan jarak injak pedal mejadi lebih pendek juga bisa menjadi tanda kopling mobil mulai habis. Kondisi jarak yang diperpendek ke pedal akibat menipisnya kanvas.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya