OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Kapan Oli Transmisi Mobil Harus Diganti?

Dilihat 2636
Eza Fadil
31 Jul 2020, 10:46
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Pada setiap berapa kilometer kah perjalanan mobil harus mengganti oli transmisi? memang ini masih diperdebatkan hingga hari ini. Biasanya dari pabrikan merekomendasikan oli transmisi otomatis setiap 160.000 km bahkan untuk transmisi Ford 240 km. Tetapi beberapa mekanik atau mekanik mengatakan ini terlalu lama, dan oli transmisi harus diganti setiap 80.000 km.

Untuk kendaraan dengan transmisi manual yang berbeda lagi, dan ini mungkin menjadi referensi yang bagus untuk pemilik mobil manual. Seperti oli atau oli lainnya, oli transmisi juga memiliki masa pakai. Penggunaan berat, seperti pemberhentian jalan yang sering terjadi di lalu lintas kota yang padat, sering membawa beban berat, atau menarik beban berat sangat berpengaruh.

Dengan kondisi seperti di atas sangat memengaruhi suhu dan suhu oli transmisi, fluida yang berfungsi menjaga transmisi tetap dingin dan bagian-bagian mesin bergerak dengan baik. Jika anda mengemudi di bawah kondisi tekanan tinggi seperti di atas, perlu untuk memeriksa isi oli transmisi secara berkala atau datang ke garasi untuk memeriksa kondisi oli transmisi.

Baca Juga: Pahami Fungsi Fitur Kontrol Stabilitas Kendaraan

Oli transmisi baru biasanya berwarna merah, tetapi beberapa berwarna, dan jika gelap, perlu diganti. Perlu diganti karena jika warnanya gelap itu berarti telah banyak terbakar oleh suhu panas atau ada masalah mekanis. Indikasi lain bahwa oli transmisi perlu diganti adalah jika ada kandungan kotoran atau partikel kecil di oli.

Ketika anda datang ke bengkel, misalnya untuk service rutin, biasanya ada mekanik yang menyarankan agar oli transmisi mobil diganti. Meskipun ia telah menunjukkan bahwa oli transmisi Anda berwarna gelap, tetapi itu tidak berarti Anda harus segera setuju untuk menggantinya.

Baca Juga: Cara Merawat Ban Kendaraan Untuk Keselamatan Berkendara

Hal utama, penting untuk memperhatikan lagi pada bagian dalam manual perawatan ketika oli transmisi harus diganti dan melihat apa yang direkomendasikan pabrikan sebelum Anda memutuskan untuk mengganti.

Mengapa demikian? Ada sejumlah produsen, termasuk Honda, yang mengharuskan Anda menggunakan jenis oli transmisi yang sesuai dengan rekomendasi mereka karena menggunakan jenis lain dapat menyebabkan kerusakan.

Apalagi, beberapa transmisi otomatis menggunakan filter oli yang harus selalu bersih atau diganti bersamaan saat mengganti oli transmisi. Pastikan mekanik bengkel Anda juga melakukan prosedur dengan benar.

Lalu, pertanyaannya lagi, apakah Anda harus mengganti oli transmisi setiap 160.000 km? Beberapa mekanik kadang-kadang menekankan bahwa itu tidak perlu diganti selama tidak ada masalah saat mengganti gigi atau mentransmisikan.

Tetapi yang perlu menjadi dasar adalah mengganti oli transmisi secara berkala tanpa menunggu sampai ada masalah yang lebih baik jika anda menginginkan mesin kendaraan bertahan lebih lama. Karena bagaimanapun juga oli transmisi baru jauh lebih baik daripada yang sudah lewat kadaluwarsa.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya