• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Kenali dan Perhatikan Tanda V-Belt Akan Putus!

Dilihat 1644
Eza Fadil
19 Ags 2020, 10:55
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - V-Belt atau Van Belt merupakan salah satu komponen penting dari sebuah motor skuter. Komponen ini berfungsi untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang. Komponen berbahan karet juga mudah pecah seiring waktu pemakaian dan lamanya waktu penggunaan.

Mengutip dari dari halaman Suzuki, ada beberapa cara termudah untuk mengenali v-belt yang rusak. Anda pasti bisa mengetahui tanda-tanda putusnya v-belt dengan memahami tanda indikator berikut ini.

Tanda Pertama, biasanya akan muncul suara di boks CVT yang akan terdengar selama akselerasi awal. Selanjutnya, suara seperti mencicit akan terdengar di bagian CVT sesaat setelah motor dihidupkan.

Baca Juga: Tips Merawat Performa Motor Injeksi

Tanda kedua jika v-belt hendak putus biasanya tarikan pada motor akan terasa kaku dan kasar. Umumnya, tarikan motor normal akan terasa mulus dan mulus. Sedangkan jika v-belt putus, tarikan motor akan terasa keras seolah baru keluar dari perendaman air banjir.

Tanda ketiga adalah saat motor dikebut, jalanan akan terasa sulit dan tidak mulus. Dalam hal ini akan ada perasaan seperti kampas kopling telah mencapai titik akhir dan rpm akan meningkat sebentar tetapi kecepatan motor tidak bertambah.

Baca Juga: Pahami Fitur Overdriver Pada Mobil Matic

Tanda keempat yang sering dijadikan patokan untuk mengecek kondisi v-belt adalah mendeteksi adanya getaran pada motor. Namun getaran pada motor akibat v-belt tidak bisa dijadikan patokan utama karena getaran bisa saja tiba-tiba hilang setelah beberapa saat.

Untuk umur pemakaian biasanya v-belt maksimal pada jarak 25.000-30.000 km. Jika sudah mencapai angka tersebut, ada baiknya segera mengganti v-belt. Sebagai tips, Anda bisa melakukan pengecekan atau servis rutin setiap beberapa bulan atau setiap jarak tempuh bertambah hingga 6000 km. Ini juga berguna untuk membersihkan kotoran pada motor v-belt.

Mengganti V-Belt setiap kelipatan 15.000 km. Pada kenyataan, masa aktif atau umur pemakaian v-belt memang tidak bisa disamakan satu sama lain. Namun, sebaiknya gantilah v-belt dengan yang baru setelah masuk kelipatan 15.000 km

Jika tanda-tanda V-belt diatas sudah dirasakan segera ganti V-belt ke bengkel atau service center motor terdekat sebelum terlambat. Untuk penggantian suku cadang v-belt motor kamu disarankan gunakan suku cadang Genuine Part atau suku cadang yang asli.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya