• twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins

Kenali MAF Sensor Berikut Kerusakannya

EKO
2022-06-24 08:54:22
EKO
loading...

Otoloka.id - Pada sistem injeksi mobil, ada beberapa komponen serta sensor yang saling bekerja dengan diatur oleh ECU (electronic control unit) sebagai otak dari setiap kendaraan. Komponen dan sensor pada mobil juga memberikan laporan agar diproses oleh otak kendaraan, lalu memberikan respon terhadap kinerja mobil.

Nah, salah satu komponen di sistem injeksi mobil adalah MAF sensor. Apa itu MAF sensor, gejala dan penyebab MAF sensor rusak, serta solusi mengenai perawatan komponen tersebut, kami sajikan secara lengkap. Makanya, simak terus ya!

Apa itu MAF Sensor?

MAF (mass air flow) Sensor merupakan komponen elektronik mobil yang berfungsi untuk mendeteksi banyaknya jumlah massa udara yang mengalir ke intake ruang bakar. Komponen tersebut biasanya diletakkan di boks filter udara yang menuju ke throttle body atau ke intake manifold.

Mass air flow sensor memiliki komponen yang disebut sebagai “hot wire” berupa kabel atau kawat yang dipanaskan melalui aliran listrik. Hot wire tersebut bertugas mengirim sinyal kepada ECU mengenai jumlah asupan udara masuk ke intake.

Karena dipanaskan menggunakan aliran listrik, maka makin rendah suhu hot wire, udara yang masuk ke dalam intake ruang bakar sedikit, dan makin banyak apabila suhu hot wire makin panas. Udara yang masuk ke dalam ruang bakar, nantinya akan bercampur bahan bakar.

Gejala Sensor MAF Rusak

Karena kinerjanya yang mendapat asupan udara dari luar, sudah dipastikan bahwa komponen tersebut rentan kotor. Sensor pada MAF yang terkena kotoran akan terganggu kinerjanya dan berpengaruh ke performa mobil.

1. Campuran Udara-Bahan Bakar Tak Ideal

Ketika sensor MAF kotor, maka pembacaan asupan udara dan bahan bakar akan kacau, sehingga rasionya tidak sesuai dengan kebutuhan mesin. Bisa jadi udara terlalu kaya, atau malah udara terlalu sedikit membuat konsumsi bahan bakar tak efisien.

2. Mesin Susah Langsam

Ketika pembacaan udara berantakan akibat kotornya sensor MAF, informasi yang diberikan pada ECU menjadi tak konsisten dan membuat naik-turunnya rpm mesin. saat dalam kondisi langsam atau stasioner pun rpm akan berubah-ubah.

3. Mesin Kasar

Percampuran udara dan bahan bakar yang tak ideal, akan membuat mesin lebih bergetar dengan suara lebih keras atau kasar. Gejala yang sama juga terjadi apabila throttle body dan filter udara kotor.

4. Mesin Sulit hidup

Karena asupan udara kurang atau berlebih, maka ketika  pemilik mobil menyalakan mesin, akan terasa lebih sulit lantaran campuran udara dan bahan bakar tak sesuai kebutuhan mesin. meski begitu, gejala tersebut kadang bisa diatasi dengan melepas soket sensor MAF.

5. Gejala Lain

Selain beberapa gejala di atas yang telah disebutkan, ada juga beberapa  gejala lain yang jarang ditemui, contohnya seperti knalpot yang meledak-ledak, jangkauan rpm terbatas, dan beberapa kasus lain.

Penyebab Kerusakan Sensor MAF

Sebagai salah satu komponen mobil, Sensor MAF juga memiliki masa pakai selama 10 tahun rata-rata. Namun, terdapat juga kerusakan sebelum masa pakai yang diakibatkan dari salah penanganan atau perawatan, lantaran komponen tersebut rentan rusak ketika diperlakukan secara kasar.

Oleh karena itu, untuk memperpanjang masa pakai sensor MAF caranya cukup mudah, kok, dengan rutin membersihkan filter udara, dan bersihkan komponen tersebut ketika servis berkala. Cara membersihkannya cukup pakai pembersih kontak elektronik saja kok.  

Meski perawatannya terbilang mudah, namun karena rentan rusak, komponen tersebut tak bisa diperbaiki alias harus menggantinya dengan yang baru. Untuk mengganti komponen tersebut, harganya beragam berkisar 300 ribu hingga jutaan rupiah tergantung jenis mobilnya. 

Ikuti media sosial kita:
  • FollowFavorite
  • LIKESuka 0
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

Rekomendasi

Komentar

Kirimkan

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    OTOLOKA Toolkit

    Simulasi KreditSimulasi Asuransi
    *Tipe mobil
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan(Tahun)
    Silahkan pilih masa cicilan
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Hitung
    Reset