OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Tips & Trik>
  • Ketika Hendak Berkendara, Pastikan Sedia Payung Sebelum Hujan
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Ketika Hendak Berkendara, Pastikan Sedia Payung Sebelum Hujan

Dilihat 471
Alun Segoro
6 Nov 2020, 21:59
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Musim penghujan telah tiba. Sebagian besar daerah di Indonesia mulai dilanda curah hujan, mulai dari rendah, sedang dan tinggi. Walaupun masih dalam kondisi pembatasan di era new normal, sejumlah orang mulai beraktivitas sehari-hari secara bergiliran menggunakan mobil ataupun motor. Tanpa terkecuali di tengah guyuran hujan, tetap harus beraktivitas.

Bagi pengguna mobil, melakukan aktivitas berkendara di saat hujan tentu butuh persiapan tersendiri. Sebut saja mulai dari melakukan persiapan fisik, karena berkendara itu membutuhkan konsentrasi lebih ekstra, kondisi mobilyang akan digunakan, hingga memahami teknik mengemudi yang lebih baik.

Mengapa perlu persiapan fisik? Sebelum berkendara, sudah tentu harus memastikan kondisi kesehatan tubuh. Karena kesehatan tubuh, terutama di masa pandemi saat ini, merupakan aspek terpenting dalam beraktivitas, terlebih ketika akan berkendara.

Pengguna mobil harus selalu menyediakan payung di dalam mobil

Sedia Payung Sebelum Hujan

Ada pepatah ‘Sedia Payung Sebelum Hujan’, kiranya bukan sekadar kalimat kiasan. Tapi juga berarti secara harfiah, yaitu pengguna mobil harus selalu menyediakan payung di dalam mobil. 

“Karena kebanyakan tempat tujuan tidak selalu menyediakan fasilitas atap, atau kanopi agar terhindar dari hujan. Sehingga, pengendara dapat melindungi tubuh dari guyuran air hujan, saat turun dari mobil,” ujar Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Baca juga : Pandemi Bikin Jualan Ambyar, Produksi Mobil Turun 80 Persen

Selalu membawa atau menggunakan baju hangat, atau jaket tipis ketika akan berkendara. Dan untuk berjaga-jaga, pengguna kendaraan hendaknya dapat membawa alas kaki atau sandal cadangan di dalam mobil.

Hindari risiko melayang di atas air (aquaplaning), dan tergelincir (slip) ketika hujan

Bagaimana dengan persiapan kendaraan? Periksalah kondisi ban mobil. Jika karetnya sudah tipis, sebaiknya segera diganti. Secara teknis dijelaskan, alur ban yang masih baik dapat membantu kita terhindar dari risiko melayang di atas air (aquaplaning), dan tergelincir (slip) ketika hujan.

Periksa pula kondisi karet wiper. Bisa dibayangkan, ketika hujan deras, karet wiper kendaraan kita bermasalah? Alamak gak kebayang deh. Memang komponen ini sangat penting dalam menyapu air, terutama bagian kaca depan demi menjaga visibilitas dalam berkendara. Periksa karet wiper secara berkala, apabila sudah getas dan sapuannya tak bersih, segera ganti dengan yang baru di bengkel resmi.

Periksa karet wiper secara berkala

Lampu juga merupakan komponen yang harus diperhatikan. Pastikan semua lampu kendaraan berfungsi dengan baik. Karena kondisi lampu depan, lampu belakang, lampu sein dan stoplamp yang baik akan sangat membantu dalam memberikan visibilitas, bagi diri sendiri maupun pengendara lain.

Jangan Gunakan Lampu Hazard

Selama berkendara di tengah hujan deras, hendaknya menyalakan lampu. Seringkali pandangan di jalanan menjadi kurang jelas dalam kondisi demikian. Lampu kendaraan, terutama lampu rem akan bisa sangat membantu memberi tanda bagi pengendara yang berada di belakang kendaraan kita.

Baca juga : All New Hyundai MPV (Pesaing Ertiga) untuk pertama kalinya diuji langsung secara

Jaga jarak aman dan kecepatan dengan kendaraan lain. Adanya jarak aman dan kecepatan dapat memberi waktu yang cukup bagi kita untuk bereaksi terhadap manuver pengendara lain secara dadakan. Juga dapat memberi waktu dalam menghindari genangan air yang bisa menyebabkan aquaplanning.

Penggunaan lampu hazard tidak boleh dilakukan saat berkendara di tengah hujan

Mengenai penggunaan lampu hazard, secara peraturan sudah ditentukan, lampu hazard hanya digunakan untuk darurat berhenti di bahu jalan. Jadi jangan menyalakan lampu hazard ketika berkendara di tengah hujan. Sebab, hal ini dapat mengganggu konsentrasi dan menyulitkan pandangan pengendara lain, khususnya pengendara di belakang kita.

Pengendara lain di belakang mobil kita menjadi tidak peka, saat kita memperlambat laju kendaraan. Dan menjadi tidak paham, ketika kita akan berpindah jalur, atau berbelok arah.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya