OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Kopling Mobil Manual Cepat Rusak Akibat Kebiasaan Buruk

Dilihat 5227
Ismet
12 May 2021, 19:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Kopling menjadi komponen yang penting pada sebuah mobil, khususnya untuk mobil bertransmisi manual. Pengoperasian kopling yang tidak benar bisa mengakibatkan kerusakan. 

Makanya harus diketahui cara menggunakannya, karena tanpa kopling maka mobil tidak akan bisa berjalan dengan baik. Perawatan komponen ini pun tak boleh luput dari pantauan, Sob!

Mengingat ada banyak fungsi dari kopling. Nah, beberapa fungsinya antara lain untuk mengatur perpindahan gigi, agar bisa berjalan dengan mulus. Kopling sendiri memiliki komponen khusus yang melengkapinya.

Baca juga : Pertamina Aktifkan Satgas RAFICO Jelang Idul Fitri 1442 H

Misalnya saja kabel kopling, pedal kopling, kampas kopling, matahari, dan druk leher. Makanya bagi Anda yang menggunakan mobil manual perhatikan betul kualitas dan memastikan kopling Anda masih berada dalam keadaan baik. 

Namun, ada kebiasaan-kebiasaan tertentu yang bisa mengakibatkan kopling cepat rusak. Salah satunya adalah menginjak kopling dengan sangat kasar.

Kebiasaan Buruk Penyebab Kopling Cepat Rusak

Ada banyak sekali kebiasaan-kebiasaan buruk yang bisa mengakibatkan kopling cepat rusak. Nah hal pertama yang menyebabkan kopling cepat rusak adalah kebiasaan melepas dan menginjak kopling dengan cara yang sangat kasar. Hal ini sangat sering dilakukan oleh pengemudi mobil manual. 

Sejumlah masalah itu bisa terjadi karena pada saat melepaskan pedal kopling transmisi mobil belum berpindah dan terdengar bunyi kasar pada kopling. Oleh karena itu, kalian sebagai pengendara harus memperhatikan keselarasan pedal kopling dengan perpindahan transmisi mobil.

Penyebab Kopling Cepat Rusak

Penyebab kopling mudah rusak selanjutnya adalah terlalu sering menginjak pedal kopling. Menginjak kopling mobil di sepanjang perjalanan adalah salah satu hal yang bisa menyebabkan kopling cepat rusak. Ini sangat sering terjadi bagi pengemudi yang malas mengangkat kakinya dari pedal kopling ketika sudah tidak diperlukan lagi.

Baca juga : DFSK Siapkan "Emergency Service" Selama Idul Fitri 1442 H

Akibatnya, proses aus pada bantalan rilis dan pelat kopling mobil cepat mengalami kerusakan. Selain itu, menginjak pedal kopling pada mobil setengah-setengah juga bisa merusak kopling. Dimana hal tersebut bisa membuat komponen dalam sistem kopling terurai dengan cepat.

Biasanya yang pertama kena imbasnya adalah pelat kopling. Bahkan yang lebih ekstrim lagi kopling bisa tercium bau hangus. Sungguh mengerikan bukan?

Nah, itulah beberapa kebiasaan buruk penyebab kopling cepat rusak. Jangan sekali-kali mencoba kebiasaan buruk tersebut ya. Perlakukan dan rawatlah kopling mobil Anda dengan baik. Supaya kopling bisa awet dan gak gampang rusak.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya