• Home>
  • Tips & Trik>
  • Masuki Tahun Baru, Ini 6 Cara Memilih Mobil Bekas Berkualitas
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Masuki Tahun Baru, Ini 6 Cara Memilih Mobil Bekas Berkualitas

Dilihat 5247
Alun Segoro
1 Jan 2021, 07:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id – Sambut tahun 2021, banyak orang yang pastinya ingin memiliki mobil pribadi. Apalagi ditopang alasan untuk penggunaan aktivitas sehari-hari. 

Membeli mobil untuk digunakan sebagai kendaraan pribadi, memang tidak melulu harus yang baru, mobil bekas juga bisa menjadi alternatif pilihan. Terutama bagi mereka yang memiliki dana terbatas.

Belakangan ini, harga mobil bekas atau mobil seken di pasaran lumayan bervariasi. Malah tidak sedikit mobil seken yang dipasarkan dengan harga di bawah Rp 50 jutaan. 

Tetapi alangkah lebih baik, bila peminat yang ingin membeli mobil bekas tidak selalu terpaku pada harga murah. Pembeli harus tetap memperhatikan kualitas mobil yang akan dipinangnya. 

Lantas bagaimana cara memilih dan membeli mobil seken, supaya tidak salah memilih? Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih mobil bekas.

1. Showroom Besar dan Kredibel 

Ketika memutuskan untuk mencari dan membeli mobil bekas, hendaknya pembeli menyasar ke showroom-showroom yang besar dan sudah terjamin. 

Ketika hal itu dilakukan oleh calon pembeli mobil, maka selain pilihan unitnya juga lebih beragam, dan kondisi kendaraan juga akan lebih terjaga kualitasnya.

Herjanto Kosasih, Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, seperti ditulis Kompas.com menjelaskan, showroom yang besar, umumnya ketersediaan unit mobil sekennya juga lebih banyak. 

“Ketika datang ke showroom mobil bekas, calon pembeli juga harus membiasakan diri untuk banyak bertanya. 

Jangan ragu-ragu dan malu-malu. Semakin calon pembeli banyak bertanya, maka dia akan semakin mengetahui kondisi mobil bekas yang akan dibawanya pulang,” ucapnya.

2. Kunjungi Banyak Showroom 

Apabila ingin membeli mobil yang bisa dikatakan sebagai mobil setengah pakai, sebaiknya calon pembeli juga tidak cuma terpaku pada satu showroom. Perbanyaklah mencari showroom mobil bekas, agar bisa dijadikan sebagai alternatif pilihan. 

Selain itu, dengan semakin banyak referensi showroom lain, paling tidak konsumen bisa memiliki perbandingan harga unit mobil seken yang akan dibelinya.

3. Bawa Mekanik Sendiri 

Mungkin terdengar lucu, ketika ada saran membawa mekanik sendiri saat akan memilih dan membeli mobil bekas. Sebenarnya itu memang perlu dilakukan. Pasalnya kondisi mobil setengah pakai, jelaslah berbeda dengan mobil baru yang masih fresh. 

Artinya, dengan status sebagai mobil bekas, tentu perlu dilakukan pengecekan lebih detail sebelum dibayar. Mekanik perlu diajak, karena pengecekan tidak bisa dilakukan asal lewat saja, agar tidak kecele dalam memilih.

“Bisa membawa mekanik sendiri, atau mengajak sekadar teman tetapi baiknya yang mengerti mesin, lalu silahkan dilakukan pengecekan mobil bekasnya. Atau kalau memang showroom mobil bekasnya berkenan, calon pembeli bisa membawa langsung ke bengkel resmi di sekitaran showroom mobil bekas tersebut,” tutur Herjanto.

4. Jajal Test Drive 

Usai calon pembeli melakukan pengecekan secara detail, jangan tergesa-gesa untuk membayarnya. Pastikan lebih dahulu kondisi kendaraan, apakah nyaman saat dikendarai. Untuk itu, calon pembeli mobil bisa meminta penjual mengizinkannya melakukan test drive, atau mengemudikanya. 

Dengan begitu, calon pembeli bisa lebih memahami secara menyeluruh kondisi mobil seken tersebut. Mulai dari komponen kemudi, pengereman, kopling, kaki-kaki, kondisi mesin, dan komponen lain yang tak bisa diketahui dengan cara hanya melihatnya.

5. Lihat Sejarah Servis 

Herjanto juga menginformasikan, dalam membeli mobil bekas, calon konsumen jangan hanya terpaku dengan sekadar melongok jarak tempuh atau odometernya saja. 

Menurutnya, tak kalah penting adalah cobalah menilik juga sejarah dari perawatan mobil tersebut, yang dilakukan oleh pemilik sebelumnya. 

“Selama ini kalau ingin membeli mobil bekas, calon konsumen umumnya hanya sekadar melihat jarak tempuh kendaraan tersebut. Padahal itu tidak terlalu penting atau berpengaruh. Justru perhatikan bagaimana sejarah perawatan mobil itu. Kalau semakin bagus perawatannya, tentunya akan semakin baik kondisinya,” paparnya.

6. Kelengkapan Surat 

Nah, terakhir yang juga harus menjadi faktor perhatian calon pembeli, ketika ingin membeli used car adalah memeriksa kelengkapan surat-suratnya. Periksalah STNK dan juga BPKB mobil seken tersebut. 

Calon pembeli juga sebaiknya bisa melakukan pengecekan keabsahan surat-surat tadi secara online, guna memastikan kalau surat-surat dari mobil itu tidak tersangkut masalah. 

Kalau sudah dilakukan semua, tinggal menikmati berkendara mobil bekas yang berkualitas di tahun baru. Nanti, bila sudah bertambah rezeki, silahkan menggantinya dengan mobil baru sesuai selera.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya