• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Memahami Batas Kecepatan Maksimal Ban Mobil

Dilihat 873
Eza Fadil
31 Ags 2020, 22:58
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Performa ban memang merupakan salah satu faktor utama keselamatan berkendara. Selain menjaga kualitas, pemilik kendaraan juga harus memahami spesifikasi ban yang digunakan. Tidak hanya tentang ukuran tapak, diameter dan lebar ban, kita juga harus mengetahui batas kecepatan maksimum ban. Karena Setiap ban itu berbeda.

Tanda atau indikator dari batas kecepatan maksimal pada ban, umumnya sudah tertera pada dinding ban yang diberi kode huruf alfabet. Dari informasi itu, termasuk juga indikator batas kecepatan maksimum, terdapat pada dinding ban. Yang mana biasanya ditandai dengan alfabet yang tertulis di belakang indeks beban 2 digit.

Setiap huruf dalam alfabet memiliki arti yang berbeda untuk batas kecepatan. Mulai dari huruf B dengan batas kecepatan 50 km perjam, hingga huruf Y dengan batas kecepatan maksimal lebih dari 300 km perjam.

Tabel berikut menunjukkan indeks batas kecepatan untuk ban mobil.

Dengan kode indeks batas kecepatan yang berbeda, dianjurkan agar pemilik mobil membeli ban sesuai dengan spesifikasi mobilnya. Biasanya spesifikasi kode indeks ban yang direkomendasikan untuk setiap mobil dapat ditemukan di buku manual mobil.

Baca Juga: Fungsi Penting dari Ban Cadangan Mobil

Namun mayoritas mobil harian, memiliki kode ban di bawah indeks H atau di bawah maksimal 210 km per jam. Karena itu wajar untuk ban yang akan digunakan di sirkuit memiliki batas kecepatan minimal H 210 km per jam, V 240 km perjam, atau W di atas 240 km perjam.

Jika anda membeli ban yang memiliki indeks batas kecepatan yang tidak sesuai dengan spesifikasi mobil dikhawatirkan akan mengakibatkan kenyamanan dan penurunan performa.

Bannya pasti panas, kemungkinan mobil akan menjadi tidak stabil, jadi misal kita menggunakan ban berspesifikasi harian dengan batas kecepatan dibawah 210 km perjam, maka kita sering memaksanya di sirkuit pasti akan terasa tidak stabil, Labil, dan di tikungan. Bisa understeer, tenaga pengeremannya juga bisa berkurang.

Walaupun begitu, jika hal ini bisa berakibat fatal seperti ban meledak. Karena banyak faktor yang bisa mempengaruhi ban meledak, tidak hanya karena memaksa ban berada di atas indeks batas kecepatan maksimum.

Karena berdasarkan pengujian kami untuk tes kecepatan tinggi, ban akan dijalankan dengan kecepatan yang terus meningkat oleh mesin, butuh waktu berhari-hari untuk mematahkannya. Jadi jika hanya beberapa menit dan kecepatan tidak konstan, saya jangan kira itu akan rusak.

Salah satu faktor yang menyebabkan ban mudah pecah, adalah tekanan ban yang kerap tidak sesuai spesifikasi. Tekanan ban dinilai memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kualitas sebuah ban.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya