• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Mengenal Apa Itu Hydroplaning dan Cara Mengatasinya

Dilihat 4738
EKO
5 Nov 2021, 10:40
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

ilustrasi hydroplaning

Otoloka.id- Ketika berkendara di saat musim hujan, tak jarang kita menemui permukaan jalan yang tergenang oleh air. Sekilas, sih tampak biasa aja, namun ketika melewatinya dengan kecepatan tinggi, ternyata setir terasa kehilangan kontrol.

Jika merasakan hal tersebut, mobil dipastikan mengalami hydroplaning. Kondisi tersebut disebabkan karena ada lapisan air pada tapak ban mobil, sehingga kehilangan daya cengkramnya ke aspal. Jadi, ban mobil tidak menyentuh permukaan aspal jalan.

Kendaraan yang mengalami hydroplaning tidak akan bisa dikendalikan, entah itu untuk mengerem atau mengendalikan setir. Penggunaan sistem bantuan Vehicle Stability Control (VSC) pun kurang efektif jika saat mengalami hydroplaning, fitur tersebut baru diaktifkan.

Mengutip dari abm-motorsport.co.id, hydroplaning terjadi ketika jalanan tergenang air hujan. Namun, ada beberapa penyebab yang membuat hydroplaning pada kendaraan jadi meningkat, diantaranya;

Kecepatan Kendaraan

Ketika mobil melaju dengan kecepatan tinggi, otomatis pusat gravitasinya menurun. Traksi yang ada pada ban juga berkurang. Karena traksi berkurang, otomatis menjadi pemicu terjadinya hydroplaning lebih besar.

Oleh karena itu, ketika mengemudi di jalanan yang tergenang air atau saat hujan, memang disarankan untuk tidak memacu kendaraan dengan kencang. Karena selain bahaya hydroplaning, jarak pandang kemudi pada saat hujan juga terbatas.

Bobot Kendaraan

Makin ringan bobot mobil, makin mudah untuk terjadinya hydroplaning. Pasalnya air tergenang juga punya volume yang bisa saja lebih berat dibanding bobot mobil. jika bobot mobil lebih ringan, tekanan ban pada permukaan air akan berkurang, sehingga mengurangi juga traksi.

Tak heran, ada tips berkendara saat musim hujan adalah dengan sedikit mengurangi tekanan angin pada ban, supaya permukaan ban menapak lebih banyak ke aspal.

Tapak Ban

Pasti tahu dong, kalau ada ban mobil yang khusus digunakan untuk dipakai saat jalanan basah. Namun, kalau menuruti hal tersebut dengan mengganti ban sesuai kondisi cuaca, bisa bikin kantong jebol.

Oleh karena itu tiap pabrikan ban membuat ban yang dapat digunakan dalam kondisi kering atau basah. Pada ban dengan kondisi kombinasi tersebut, terdapat berbagai model corak yang fungsinya sebagai pemecah air ketika melalui jalanan yang basah atau tergenang.

Baca juga: Perbandingan Biaya Bikin SIM Sendiri atau Nembak, Untung Mana?

Jika ban yang dipakai sudah aus alias botak, kemungkinan menemui hydroplaning saat melewati jalanan becek sangat besar. Karena ban yang botak punya kontrol traksi minim.

Kondisi Jalanan

Selain dari sisi kendaraan, meningkatnya resiko hydroplaning juga bisa berasal dari kondisi jalanan itu sendiri.

Contohnya seperti ketinggian dari genangan air itu sendiri. Makin tinggi, makin besar celah yang air yang menghalangi ban untuk menapak di permukaan jalan.

Genangan air yang bercampur dengan material lain seperti lumpur atau minyak juga meningkatkan terjadinya hydroplaning. Ini karena air yang bercampur dengan lumpur atau minyak punya kekentalan yang lebih tinggi.

Ada positifnya juga di Indonesia punya jalanan yang tak begitu halus, ternyata permukaan jalan yang halus juga memperpanjang durasi terjadinya hydroplaning. Ini karena permukaan jalan yang halus punya sedikit celah air, sehingga air akan tetap tergenang. 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya