OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Mengenal Sistem Penggerak Roda di Mobil

Dilihat 756
Guntur Hanggara
22 Jul 2020, 11:19
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Banyak diskusi dan mitos tentang mobil dengan sistem penggerak tertentu yang menjadi salah satu pertimbangan konsumen sebelum membeli mobil. Sejauh ini, dunia sudah mengenal 3 jenis penggerak mobil paling populer, yaitu penggerak roda depan (FWD), penggerak roda belakang (RWD) dan penggerak 4 roda (4WD / AWD).

Semua penggerak ini sebenarnya memiliki konstruksi dan karakteristik yang berbeda satu sama lain. Nah, lalu apa kelebihan dan kekurangan dari ketiga penggerak ini? Mari baca penjelasan Otoloka ini.

Penggerak Roda Depan (FWD)

Dimulai dengan mobil penggerak roda depan, di mana mesin akan menyalurkan daya ke roda depan mobil. Di mobil seperti ini, gandar depan terhubung langsung ke transmisi dan mesin tanpa harus melalui baling-baling dan diferensial. Karena itu, jumlah komponen bisa lebih sedikit dan biaya produksi mobil FWD adalah yang termurah, sehingga dapat mengurangi biaya produksi mobil.

Kesenangan memiliki dan mengendarai mobil penggerak roda depan biasanya hemat bahan bakar karena bobot mobil lebih ringan daripada sistem penggerak lain. Kerugian mekanis mobil FWD ketika tenaga mesin disalurkan ke roda adalah yang terkecil, sehingga tenaga akan terasa lebih besar. Posisi mesin searah ke arah roda lebih meringankan beban mesin, sehingga tenaga lebih efisien dan menghemat bahan bakar.

Kelebihan lainnya, mobil ini juga bisa memberikan nilai tambah pada kabin karena lantai kabin bisa dibuat rata, sehingga lebih nyaman untuk naik. Selain itu, karena tidak ada suara gandar belakang yang biasanya ditemukan di penggerak lain, mobil FWD biasanya tidak berisik. Bahkan secara teknis, traksi di roda depan akan lebih besar karena bobot mobil ada di depan.

Di balik kelebihan ini, tentu saja ada kerugiannya juga. Mobil FWD umumnya memiliki umur yang tidak tahan lama seperti RWD, karena roda depan bekerja sangat keras. Selain sebagai penggerak yang mendapat tenaga dari mesin, ia juga harus menyetir mobil dengan input setir. Mobil FWD juga biasanya tidak memiliki tenaga sebagus RWD ketika diadu di bukit, dan cukup berisiko jika diisi dengan mesin yang kuat, 400 hp ke atas misalnya.

Sangat mudah untuk menemukan mobil FWD di pasar, termasuk di Indonesia. Sebut saja Honda Mobilio, Toyota Yaris, KIA Picanto, Hyundai Santa Fe, Mazda CX-5, Nissan Juke, Mitsubishi Delica, Ford Focus, dan banyak lagi.

Penggerak Roda Belakang (RWD)

Mobil dengan penggerak roda belakang adalah mobil yang roda belakangnya mendapatkan tenaga dari mesin, sedangkan roda depan murni untuk mengarahkan mobil. Ada gandar yang diletakkan di belakang mobil sebagai penyalur tenaga mesin ke roda belakang. Mobil penggerak roda belakang sangat populer sebelum tahun 90-an.

Apa kesenangan mengendarai mobil RWD? Pertama, mobil RWD biasanya lebih tangguh, terutama untuk melibas jalan yang jelek, karena roda belakang hanya memiliki tugas untuk menggerakkan mobil ke depan atau ke belakang, tidak bekerja seperti mobil FWD.

Selain itu, radius belok mobil RWD dapat lebih jauh rusak karena arah roda depan tidak dibatasi oleh poros penggerak di depan. kerja power steering pada mobil RWD umumnya lebih ringan karena sekali lagi, roda depan hanya mengarahkan kiri atau kanan. Di jalan menanjak, umumnya mobil RWD bisa lebih baik daripada FWD.

Nah, apa saja kekurangannya? Pertama tentang bobot, mobil RWD biasanya lebih berat daripada FWD, karena ada lebih banyak komponen. Karena banyaknya komponen, kerugian mekanis lebih besar dari FWD. Alhasil, tenaga mesin yang mencapai roda mobil RWD tidak sebesar FWD.

Secara kontrol, mobil RWD memiliki kecenderungan oversteer, atau hanya, sulit. Ini adalah kondisi di mana pantat mobil dilempar ke samping.

Biasanya, mobil RWD dapat ditemukan di mobil sport atau supercar, bahkan hypercar, tetapi ada juga banyak MPV, SUV dan sedan. Contoh mudah, ada Toyota Avanza, Toyota Innova, sedan dan hatchback BMW, Mazda MX-5, Nissan Fairlady Z, Toyota 86, Subaru BRZ, Ferrari California, Porsche Cayman, Pagani Huayra, Aston Martin Vanquish dan banyak lagi.

Penggerak 4 Roda (4WD / AWD)

Penggerak 4 roda berarti semua roda mendapatkan daya dari mesin. Sistem ini dibagi menjadi 2 jenis tergantung pada kebutuhan, yaitu paruh waktu four wheel drive (4WD) dan all time four wheel drive (AWD).

Keuntungan AWD jelas, traksi maksimal adalah karena keempat roda mendapat tenaga dari mesin, dan jika satu roda tergelincir, maka tenaga akan ditransfer ke roda lain sehingga mobil tetap stabil. Selain berguna untuk penanganan, ini membuat mobil lebih aman karena mudah dikendalikan. Karena alasan ini, hampir semua mobil reli menggunakan AWD agar lebih stabil di jalan berbatu, licin, dan tidak rata.

Meskipun ada kekurangan berat AWD, karena roda depan dan belakang menggunakan sistem penggerak, belum lagi komponen case transfer pada mobil 4WD untuk mengubah sistem FWD / RWD standar menjadi 4WD. Konsumsi bahan bakar mobil AWD juga biasanya lebih boros daripada FWD dan RWD. Mobil AWD juga bisa oversteer atau understeer, tergantung bagaimana produsen mendesainnya.

Sistem ini biasanya ditemukan di SUV, mobil sport, supercar dan hypercar. Pengguna adalah mobil Subaru (kecuali BRZ), mobil Lamborghini (kecuali Gallardo LP550-2), Ford Focus RS, Nissan GT-R, Toyota Land Cruiser, Range Rover, Audi R8, Pajero Sport , dan masih banyak lagi.

Jadi mana yang terbaik? Sekali lagi, semua pengemudi mobil baik, semua memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sesuaikan saja sesuai dana, kebutuhan dan selera Anda. Apa pilihan Anda? Sampaikan di kolom komentar!

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya