• Home>
  • Tips & Trik>
  • Mengenal Transmisi CVT, Ini Bedanya Dengan Transmisi Otomatis
  • twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins

Mengenal Transmisi CVT, Ini Bedanya Dengan Transmisi Otomatis

Yunita Efendi
19 Jan 2022, 19:45

Otoloka.id - Sebelum memilih mobil dengan transmisi CVT, ada baiknya jika calon konsumen mengenal transmisi CVT terlebih dahulu. Perlu diketahui bahwa transmisi CVT ini juga berbeda dengan transmisi otomatis.

Perkembangan dunia otomotif memang bergerak dengan cepat. Hal ini juga mempengaruhi perkembangan teknologi transmisi dari tahun ke tahun.

Pada dasarnya, ada empat jenis transmisi matic, yaitu hydraulic automatic transmission, dual clutch transmission, automated manual transmission, serta CVT.

Nah, kali ini kita akan mengenal lebih dalam tentang transmisi CVT dan membahas tentang perbedaannya dengan transmisi otomatis. Langsung disimak informasinya berikut ini!

Pengertian Transmisi CVT

Transmisi CVT merupakan teknologi transmisi modern yang fungsinya menggerakkan mesin berdasarkan perubahan gigi rasio. CVT yang merupakan kependekan dari Continuous Variable Transmission ini memiliki cara kerja yang sedikit berbeda dengan transmisi otomatis konvensional.

Pada dasarnya, CVT bekerja dengan memindahkan daya dari mesin ke ban yang nantinya akan bertumpu pada sabuk baja yang menghubungkan drive pulley yang menggunakan prinsip gaya gesek.

Transmisi CVT bekerja tanpa gaya sentrifugal, gearbox dan serangkaian roda gigi yang bisa kita temukan pada transmisi manual. Komponen yang dimilikinya pun berbeda dengan transmisi otomatis konvensional.

Perbedaan Transmisi CVT dan Transmisi Otomatis Konvensional

Perbedaan dari transmisi CVT dan transmisi otomatis konvensional bukan hanya terletak pada komponennya, tetapi juga dari cara kerjanya.

Transmisi CVT bekerja dengan memanfaatkan dua komponen utama berupa puli dan sabuk baja. Masing-masing puli akan didorong dengan sistem pompa fluida agar tenaga yang disalurkan lebih sempurna dan dapat menyesuaikan perubahan kecepatan serta torsi dengan tepat.

Sistem kerja inilah yang membuat percepatan mobil menjadi lebih konstan, bebas dari hentakan, dan kerja mesin pun menjadi jauh lebih ringan. Pengendara pun akan merasakan perpindahan kecepatan yang lebih halus sehingga berkendara pun akan lebih nyaman.

Sementara itu, transmisi otomatis konvensional bekerja dengan memanfaatkan torque converter. Komponen yang satu ini memanfaatkan tekanan oli yang didapat dari valve body transmisi otomatis untuk menggerakkan input shaft.

Memang, akselerasi yang dihasilkan transmisi otomatis konvensional ini dinilai lebih baik dibandingkan dengan transmisi CVT. Kendati demikian, hentakan yang terjadi pada saat perpindahan gigi terasa lebih kasar.

Selain itu, ada juga perbedaan dari segi penggunaan bahan bakar. Transmisi CVT diketahui memiliki tingkat efisiensi bahan bakar yang tinggi.

Hal ini karena pada transmisi CVT terjadi penurunan RPM pada saat perpindahan gigi. Penurunan RPM ini akan membuat bahan bakar yang masuk ke ruang bakar menjadi berkurang.

Kelebihan Transmisi CVT

Saat ini, transmisi CVT merupakan salah satu transmisi yang paling banyak dipilih untuk digunakan pada mobil-mobil modern. Selain karena menghasilkan pengendaraan yang lebih halus dan konsumsi bahan bakar yang lebih irit, ternyata ada beberapa kelebihan lain dari transmisi yang satu ini.

Tidak Perlu RPM Tinggi

Bagi yang belum tahu RPM ini merupakan singkatan dari Revolutions per minute yang digunakan untuk menghitung kecepatan perputaran mesin mobil.

Tingginya RPM ini harus diperhatikan ketika memindahkan gigi supaya mesin bisa bekerja sesuai dengan porsinya.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, pada transmisi CVT ini tidak diperlukan RPM yang tinggi untuk mendapatkan tenaga yang besar.

Oleh karena itu, tidak akan ada masalah meskipun pengemudi memindahkan gigi pada RPM di angka rendah, karena tidak akan berpengaruh pada kinerja mesin.

Hal ini pula yang membuat transmisi CVT lebih hemat bahan bakar dibandingkan dengan transmisi otomatis konvensional.

Ramah Untuk Pengendara Pemula

Transmisi CVT dinilai lebih mudah untuk dikendarai para pengendara pemula karena tidak memiliki gigi persneling seperti yang ada pada mobil dengan transmisi manual.

Pada mobil dengan transmisi CVT, pengemudi cukup mengendalikan pedal gas dan rem, sementara pergantian gigi dapat dioperasikan dengan puli.

Dua puli yang ada pada transmisi CVT ini adalah puli penggerak dan puli yang digerakkan. Sistem yang lebih sederhana ini tentu akan lebih mudah dipelajari oleh para pengemudi pemula.

Selain itu, pengendaraan yang lebih halus pada mobil dengan transmisi CVT ini membuat pengemudi pemula tidak panik karena tidak ada hentakan dari mobil.

Mobil dengan transmisi CVT juga tidak memiliki akselerasi yang terlalu tinggi, sehingga lebih nyaman digunakan para pemula. Bukan itu saja, transmisi CVT ini juga dilengkapi dengan engine brake yang kuat sehingga tidak perlu pengereman yang terlalu keras pada saat berkendara.

Kekurangan Transmisi CVT

Meskipun memiliki banyak kelebihan, tetapi kita juga masih bisa melihat adanya beberapa kekurangan pada transmisi CVT ini.

Kekurangan yang paling utama dari mobil dengan transmisi CVT adalah harga jualnya yang lebih mahal dibandingkan dengan mobil bertransmisi manual atau otomatis konvensional.

Selain itu, biaya servis berkalanya juga biasanya lebih mahal, apalagi jika terjadi kerusakan dan perlu diperbaiki. Sistem yang dimiliki transmisi CVT ini memang lebih rumit dibandingkan transmisi lainnya.

Transmisi CVT juga memiliki akselerasi yang lambat, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Akselerasi yang lambat ini tentu bisa menjadi kelebihan bagi pengemudi pemula, tetapi justru akan membuat pengemudi yang sudah mahir menjadi lebih lambat ketika berkendara.


Ikuti media sosial kita:
  • Dilihat 11986
  • Suka 16
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

Rekomendasi

Komentar

Kirimkan

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    OTOLOKA Toolkit

    Simulasi KreditSimulasi Asuransi
    *Tipe mobil
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan(Tahun)
    Silahkan pilih masa cicilan
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Hitung
    Reset
    Dapetin info terbaru otomotif dalam 1 langkah, pastiin push notif aktif ya!