• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Merawat Aki Kering Bisa Awet dan Memiliki Umur Panjang

Dilihat 3643
Arief Yuno
20 Des 2020, 18:12
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

 perbaiki aki kering

Otoloka.id - Cara memperbaiki aki kering yang sudah aus pada dasarnya cukup mudah. Namun akan lebih baik jika aki dirawat dengan baik agar air tidak mengering

Aki atau alat penyimpan energi listrik pada mesin merupakan bagian utama yang melengkapi kendaraan bermotor.

Mesin aki umumnya terisi air sehingga sering mengering. Hal inilah yang membuat para pemilik perlu mengetahui cara memperbaiki aki kering agar jika terjadi dapat mengatasinya.

Aki kering sering menyebabkan mobil atau motor macet atau mati dan mesin internal sulit untuk diaplikasikan. Pendapat ini menjadikan perawatan aki penting bagi pemilik kendaraan bermotor. Nah, berikut beberapa informasi yang perlu Anda ketahui tentang cara memperbaiki aki yang rusak.

Cara Memperbaiki Aki Kering

pemasangan aki kering

Seorang pemilik kendaraan biasanya tidak memperhatikan kondisi aki sehingga tidak jarang aki kering tidak diketahui. Kebanyakan orang juga tidak tahu cara memperbaiki aki kering sehingga mereka perlu mempelajari lebih lanjut.

Cara perbaikan aki kering yang pertama bisa dilakukan dengan teknik jumper. Teknik yang satu ini memperbaiki aki menggunakan alat berupa kabel jumper. Alat yang satu ini bisa dimiliki oleh setiap pemilik kendaraan dengan mencarinya di toko aksesoris dan perlengkapan kendaraan.

Saat memiliki jumper sendiri, pemilik kendaraan tidak akan bingung saat aki keringnya sudah aus. Perlu juga diperhatikan bahwa penggunaan alat yang satu ini harus dilakukan dengan hati-hati dan dengan konsentrasi penuh agar tidak memendek. Pengguna kendaraan juga harus memahami cara kerja perangkat jumper ini.

Cara memperbaiki aki kering yang sudah aus selanjutnya adalah dengan alat yang dinamakan trafo charger. Alat reparasi aki ini tampak seperti mesin trafo yang memiliki tenaga listrik untuk mengisi aki secara otomatis. Trafo charger ini memiliki cara kerja yang mirip dengan adaptor smartphone.

Alat seperti adaptor ini dapat ditemukan di berbagai penjualan alat elektronik dan biasa digunakan oleh penjual jasa pengisian aki. Bagi pemilik kendaraan juga bisa memilih cara terakhir dengan membawa kendaraan ke service worker agar lebih mudah ditangani oleh ahlinya.

Karakteristik Aki Soak

lokasi aki kering

Pemilik sepeda motor tentunya mengetahui bahwa kendaraannya dilengkapi dengan aki sehingga dapat mengeluarkan energi listrik. Pada umumnya aki motor menggunakan air sehingga untuk pemakaian jangka panjang bisa mengering.

Dalam hal ini selain harus memahami cara memperbaiki aki yang kering dan aus, pemilik kendaraan juga harus mengetahui karakteristiknya. Dengan begitu, Anda bisa langsung memperbaikinya jika masalah ini terjadi.

Kebanyakan pemilik motor kurang memperhatikan aki kendaraan karena terletak di dalam mesin dan tidak bisa dilihat secara langsung. Padahal, kondisi seperti ini harus lebih diperhatikan agar tidak terjadi benturan atau kerusakan mendadak pada kendaraan.

Dalam hal ini, kondisi paling umum untuk kendaraan dengan aki yang habis adalah sulit untuk dihidupkan. Kendaraan yang kekurangan aki akan rusak dan cenderung tersedak saat dihidupkan.

Ciri khas aki selanjutnya yang mengalami kekeringan adalah performa klakson yang tidak maksimal lagi. Sebagian besar aki habis, menyebabkan klakson berbunyi kurang kuat dan menjadi lebih berat. Bunyi klakson lemah ini bisa membahayakan pengendara jika terus menerus diabaikan.

Kondisi lain yang perlu diperhatikan selain klakson lemah adalah lampu redup. Kedua hal tersebut akan berakibat fatal jika terus dibiarkan karena aki sudah aus. Karakteristik lain dari kekeringan aki adalah bagian utama mesin tempat aki bertengger menjadi lebih gemuk atau menonjol.

Tips Merawat Aki Kering Bisa Awet dan Memiliki Umur Panjang

pasang aki kering

Pemilik mobil dan motor juga perlu menerapkan berbagai tips perawatan aki agar bisa awet dan memiliki umur yang panjang. Teknik perawatan dasar yang penting bagi pemilik kendaraan berkaki adalah membersihkannya secara teratur.

Membersihkan aki dapat dilakukan dengan mengelapnya setiap beberapa hari. Tujuan pembersihan adalah untuk mencegah cairan aki mengering dan menyumbat saluran cairan. Pada dasarnya pembersihan ini sangat penting dilakukan.

Cara merawat aki selanjutnya bisa dilakukan dengan memeriksanya secara rutin. Pengecekan tegangan aki berguna untuk mengetahui apakah cairan aki kendaraan masih atau sudah habis.

Pemilik kendaraan yang rutin melakukan pengecekan akan dengan mudah mengontrol kapan tegangan aki habis dan kapan waktunya melakukan pengisian aki kering. Aki biasanya membutuhkan perbaikan selama beberapa waktu. Perawatan semacam ini bisa dilakukan oleh ahlinya jika pemiliknya sedikit kesulitan.

Tips perawatan aki lain yang paling penting dilakukan adalah jangan menyalakan AC atau lampu untuk mengisi daya ponsel saat kendaraan belum dinyalakan.

Penggunaan aki yang boros seperti ini bisa membuat aki cepat aus dan cenderung lebih cepat kering. Aki yang cukup sering digunakan akan lebih cepat aus.

Tips Agar Aki Bisa Berfungsi Maksimal

indikator aki kering

Setelah mengetahui cara memperbaiki aki kering, maka Anda juga perlu memahami beberapa tips agar aki berfungsi secara maksimal. Pengetahuan semacam ini perlu dipahami dengan baik oleh pemilik kendaraan agar aki tidak kering.

Kebanyakan orang mengira kendaraan yang tidak pernah digunakan akan cenderung lebih awet. Anggapan seperti itu justru sebaliknya di mana aki akan hancur sendiri jika tidak digunakan. Saat tidak digunakan dalam waktu lama, otomatis aki akan aus saat digunakan di lain waktu.

Beberapa alasan ini mengharuskan kendaraan melakukan pemanasan sebelum bepergian atau saat tidak digunakan. Tak jarang kendaraan juga perlu digunakan berkeliling untuk lebih memaksimalkan penghangat mesin kendaraan.

Berkaitan dengan itu, ada juga yang mengatakan bahwa memanaskan kendaraan hanya dengan diam tanpa bergerak dapat meningkatkan faktor kerusakan aki. Alasan pendapat tersebut adalah karena energi listrik yang dikeluarkan oleh aki terlalu banyak tanpa diolah menjadi energi gerak sehingga mesin menjadi aus.

Alat yang Dibutuhkan untuk Merawat Aki

charge aki kering

Faktor utama sepeda motor atau kendaraan lain yang mogok sering dikaitkan dengan aki kering. Pengendara sepeda motor yang menggunakan aki untuk energi listrik harus paham betul cara memperbaikinya.

Cara yang pertama dilakukan saat memperbaiki aki yang rusak adalah dengan menyiapkan alat dan bahan untuk perbaikan. Alat yang dibutuhkan antara lain obeng untuk membuka dan menutup penutup mesin aki. Alat selanjutnya adalah pengisi aki basah untuk berjaga-jaga.

Saat memperbaiki aki yang sudah aus, Anda juga harus menyiapkan kain lap agar cairan aki yang jatuh tidak berserakan. Saat memasukkan cairan ke dalam mesin aki, diperlukan juga suntikan yang biasanya digunakan untuk mengisi tinta printer agar pengisian lebih mudah.

Perbaikan aki juga membutuhkan selotip dan plastik untuk kembali memperkuat penutup mesin. Cara selanjutnya agar aki bisa kembali normal adalah dengan membersihkannya. Pembersihan pada aki mesin ini berguna untuk mengeluarkan cairan kering agar tidak menyumbat mesin.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya