• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Mobil Lama Tidak Dipakai, Apakah Harus Ganti Oli?

Dilihat 5645
Iman Firman
26 Ags 2021, 22:46
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 1

.

Otoloka.id - Selama masa PPKM, mobil jadi lama diparkir di rumah saja. Sebelum kembali digunakan pemilik pemi harus melakukan persiapan terlebih dahulu. Utamanya adalah mengecek kondisi baterai atau aki mobil dan juga kondisi oli mesin.

Pastinya kalau mobil lama tidak digunakan akan terjadi pengendapan oli mesin di bagian bak penampang oli atau carter. Terlebih jika selama mobil parkir ini tidak pernah dinyalakan sama sekali. 

Boediarto selaku Head of Technical Service & CS Support Department Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menjelaskan jika oli terlalu lama mengendap di bagian bawah mesin maka fungsinya sebagai pelumas akan berkurang. 

Dampaknya akan terasa saat mesin dinyalakan, komponen saling bergesekan tanpa adanya perlindungan dari oli.

Baca juga : 5 Poin Penting Hyundai Palisade 2021, Pelajari Dengan Benar

“Jika mobil terlanjur hanya parkir lama dan jarang dinyalakan, sebaiknya mengganti oli mesin terlebih dahulu. Masalah ini sebenarnya bisa dicegah dengan rutin memanaskan mobil 3 hari sekali, tujuannya untuk menjaga sirkulasi oli di dalam mesin," ungkap Boediarto.

Boediarto menambahkan jika mobil terlalu lama dalam kondisi diam dan tak dinyalakan, maka akan berpotensi membuat oli mengendap dan menjadi sludge (lumpur oli). 

Pemilik kendaraan juga dapat melakukan pengecekan terlebih dahulu dengan cara melihat dari dipstick oli, untuk memastikan apakah jumlah dan juga kekentalan oli masih dalam kondisi normal atau tidak.

“Sepanjang volume oli mesin antara maksimum minimum berarti aman dan tidak perlu dilakukan apa-apa. Tapi yang perlu diperhatikan, pengecekan harus dilakukan  di tempat yang rata, karena kalau garasinya miring maka tidak akurat. Kemiringan tertentu itu memengaruhi level oli mesin yang akan dicek,” jelasnya.

Menakar Kondisi Oli Mobil

Jika posisi ketinggian volume oli mesin berada di bawah titik minimum, maka disarankan untuk dilakukan penambahan. 

Hanya saja tidak bisa sembarang, harus dengan oli yang sama. Wajib diketahui juga jika volume oli mesin mobil itu harus pas, tidak boleh kurang dan juga tidak boleh berlebihan. 

“Kalau terlalu penuh dan mobilnya dipakai jalan, tekanan di dalam crankcase (area di kolong piston sampai oil pan) jadi terlalu besar. Dikhawatirkan seal oli malah bocor. Jangan berpikir kalau lebih itu akan membuat mesin lebih awet karena olinya lebih banyak dari maksimum. Justru sebaliknya, seal nya bisa bocor dan lain-lain,” tambah Boediarto.

Selain itu jika ternyata oli mesin sudah membentuk sludge (lumpur) atau bahkan sudah seperti gel, maka tidak ada pilihan lain untuk dilakukan penggantian dengan oli baru. 

Tak hanya itu, jika kondisi oli mesin sudah mengental maka sebaiknya perlu dilakukan engine flush dengan cairan khusus juga.

Baca juga: Kenali Huruf dan Angka di Tuas Transmisi Matik, Mudah Kok!

Patut diingat juga kalau kondisi seperti ini maka Anda sebaiknya tidak menjalankan atau menyalakan mesin mobil. Segera panggil bengkel resmi untuk datang ke rumah dan melakukan penggantian oli. .

Meski kondisi oli kalian masih normal, namun jika mobil terus parkir dalam waktu yang lama sebaiknya juga dilakukan penggantian oli mesin. Mengingat penggantian pelumas mesin ini tidak hanya berdasarkan jarak pemakaian tetapi juga waktu penggunaan yakni maksimal 6 bulan sekali harus diganti. 

  • Suka 1
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya