• Home>
  • Tips & Trik>
  • Pecah Ban di Jalan Tol, Ini Teknik Berkendara yang Dianjurkan
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Pecah Ban di Jalan Tol, Ini Teknik Berkendara yang Dianjurkan

Dilihat 4780
Ismet
9 Jun 2021, 18:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Kecelakaan yang disebabkan oleh pecan ban menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan yang menakutkan. Kehilangan kontrol kemudi pada kecepatan tinggi bisa membuat pengemudi salah melakukan tindakan karena panik.

Ada beberapa kemungkinan dan faktor yang menyebabkan kendaraan mengalami pecah ban. Meski begitu, sebenarnya kejadian tersebut masih bisa dicegah.

Direktur Safety Defensive Driving Indonesia, Sony Susmana, menjelaskan pecah ban merupakan kejadian yang berbahaya namun bisa dicegah. Pecah ban masih bisa dikendalikan jika kecepatan mobil masih di bawah 55 kilometer per jam.

“Jika Anda yakin kondisi ban bagus, mobil baik, dan yakin aman silahkan saja melebihi kecepatan itu. Pecah ban depan dengan kecepatan melebihi 55 kilometer per jam, paling susah dikendalikan. Mobil bisa terbalik saat pecah ban akibat pengemudi melakukan pengereman mendadak karena refleks kaget,” ungkap Sony Susmana.

Baca juga : Tips Mudah Merawat Mobil Bagi Perempuan

Menurut Sonny, “Ketika rem ditekan, bobot mobil akan cenderung pindah ke depan dan setir semakin narik ke arah ban pecah. Begitu dia sadar itu salah, rem langsung dilepas dan mobilnya terbalik. Ketika ban depan pecah, upayakan lepas kopling, rem dan gas". 

"Modalnya hanya counter steering saja. Misalnya pecah ban kiri, setir berat ke kiri, kita counter ke kanan,” imbuhnya.

Tapi jika ban belakang yang pecah, relatif lebih mudah dikendalikan, malah cenderung tak berasa ketika ban belakang pecah walaupun kendaraan lagi penuh penumpang. 

“Memang kalau ban pecah, tidak ada yang bisa lakukan kecuali counter steering saja. Menepikan kendaraan di tempat aman dan menggantinya dengan ban cadangan,” tambahnya.

Menangani Ban Pecah di Jalan

Jika kejadian pecah ban pada kecepatan tinggi, di atas 55 kilometer per jam, ada teknik-teknik tertentu yang bisa dilakukan meski tak semua pengemudi bisa melakukan. Dalam artian hanya pengemudi dengan level advance yang bisa melakukannya.

Baca juga : 16 Indikator pada Meter Cluster Mobil yang Harus Diketahui

“Contohnya begini, untuk menyeimbangkan kendaraan supaya bobotnya tetap rata hingga ban yang kempes tidak dibebani terlalu berat, itu gasnya dikurangi perlahan, jangan mendadak. Tapikan tidak semua orang bisa melakukan itu,” bebernya.

Jika kondisi guncangan saat pecah ban sudah dilalui dan mobil berhasil dikendalikan, barulah Anda bisa mencari tempat yang lebih aman. Misal bahu jalan tol dan kemudian menyalakan lampu tanda darurat (hazard). Setelah itu, Anda bisa lihat langsung kondisi ban mobil untuk melakukan penggantian ban cadangan. Jika tak memungkinkan, bisa menghubungi petugas tol.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya