• Home>
  • Tips & Trik>
  • Penting! Ini Dia Tips Ganti Oli Mobil Yang Harus Kita Tahu

Penting! Ini Dia Tips Ganti Oli Mobil Yang Harus Kita Tahu

  • twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins
Yunita Efendi
3 Des 2021, 15:06
  • Suka 0

Otoloka.id - Tips untuk mengganti oli mobil merupakan hal yang wajib diketahui oleh para pemilik mobil. Mengingat ganti oli mobil merupakan salah satu perawatan mobil yang harus dilakukan secara rutin.

Penggantian oli mobil ini dilakukan agar performa mobil bisa terus berada dalam kondisi prima. Meskipun mobil jarang digunakan untuk berkendara, penggantian oli mobil ini tetap harus dilakukan secara berkala.

Oli mobil diganti dengan tujuan menjaga semua komponen mesin agar lebih awet. Dengan demikian, mesin mobil akan dapat bekerja dengan lebih optimal.

Jika oli mobil tidak diganti dalam waktu yang terlalu lama, komponen yang ada dalam mesin ini justru bisa menjadi rusak. Mesin mobil bisa menjadi cepat panas, dan bagian dalam mesin bisa kotor dan berkarat.

Secara umum, biasanya oli mobil diganti berdasarkan jarak tempuh kendaraan, tetapi ternyata ada pula waktu-waktu tertentu yang bisa dijadikan acuan penggantian oli mobil.

Baca juga: Mobil Lama Tidak Dipakai, Apakah Harus Ganti Oli?

Kali ini, kita akan membahas beberapa tips yang harus diketahui soal ganti oli mobil. Langsung saja kita simak informasinya berikut ini.

Manfaat Ganti Oli Mobil

Sebelum kita masuk ke pembahasan mengenai tips tentang waktu yang tepat untuk ganti oli mobil, mari kita cari tahu tentang manfaat mengganti oli mobil terlebih dahulu. 

Pada dasarnya, ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari mengganti oli mobil secara berkala, yaitu sebagai berikut.

1. Mesin Mobil Lebih Bersih

Seperti yang sudah disebutkan di bagian awal, jika oli mobil tidak diganti dalam jangka waktu yang lama, maka mesin mobil bisa dipenuhi dengan kotoran. Kotoran ini berasal dari gesekan komponen mesin dan bisa merusak mesin mobil jika terlalu lama dibiarkan.

Dengan mengganti oli mesin mobil tepat pada waktunya, sisa-sisa kotoran tersebut bisa terbuang. Alhasil, mesin mobil pun menjadi lebih bersih.

2. Mesin Jadi Lebih Awet

Selain lebih bersih, penggantian oli mobil yang dilakukan secara teratur ini dapat membuat mesin lebih awet. 

Fungsi oli mobil merupakan sebagai pelumas dan pelindung berbagai komponen yang terdapat di dalam mesin, sehingga penggantian oli yang dilakukan teratur memastikan pelumas ini tetap bersih.

Jika pelumas terus bersih, maka kotoran-kotoran yang bisa menghambat kinerja mobil bisa dihindari. Secara otomatis, berbagai masalah dan kerusakan pada mesin mobil pun bisa dihindari dan mesin mobil menjadi lebih awet.

3. Tarikan Gas Lebih Ringan

Kotoran yang ada di dalam mesin mobil bukan hanya menghambat kinerja mobil, tetapi juga menyebabkan adanya gesekan antar komponen mobil. Kerja mesin pun akan menjadi lebih berat, dan hal ini akan membuat tarikan gas menjadi lebih berat pula.

Baca juga: Berapa Batas Toleransi Penggantian Oli Mesin Mobil yang Dibolehkan?

Sebagai pemilik mobil, kita wajib memastikan oli mobil berada dalam keadaan yang bersih, sehingga gesekan antar komponen mesin bisa terhindarkan. Dengan demikian, tarikan gas pun akan terasa lebih ringan.

4. Performa Mesin Lebih Baik

Kita sudah tahu bahwa penggantian oli secara rutin ini memiliki dampak yang besar terhadap performa mesin secara keseluruhan. Ternyata dengan memiliki performa mesin yang lebih baik, harga jual kembali mobil ini pun bisa menjadi lebih tinggi.

Meskipun nilai mobil dari tahun ke tahun pasti akan mengalami penurunan, tetapi jika mesin yang digendongnya memiliki performa yang baik, maka harga jualnya bisa lebih tinggi. Terlebih jika mobil ini memiliki riwayat servis yang bagus.

5. Mengurangi Polusi

Manfaat mengganti oli mobil secara rutin yang terakhir ini memiliki dampak yang baik pada lingkungan, yaitu mengurangi polusi. Ya, melakukan penggantian oli mobil secara rutin ternyata bisa mengurangi emisi gas buang yang dihasilkan oleh pembakaran di dalam mesin.

Oli yang kotor bisa mendorong terjadinya hidrokarbon yang dilepaskan ke udara melalui knalpot. Hidrokarbon ini merupakan polusi yang bisa mencemari udara.

Baca juga: Jangan Biarkan Bensin Mobil Hanya Tersisa Sedikit, Ini Sebabnya!

Dengan mengganti oli mobil secara rutin, oli mobil akan terjaga kebersihannya. Dengan demikian, produksi hidrokarbon pada mobil pun bisa diminimalisir.

Kapan Harus Ganti Oli Mobil

Setelah mengetahui manfaat mengganti oli secara berkala, kini saatnya kita membahas tentang beberapa tips penggantian oli mobil. 

Salah satu tips mengganti oli mobil yang paling penting untuk diketahui adalah waktu yang tepat untuk melakukan penggantiannya.

Beberapa tips ganti oli mobil berikut ini bisa menjadi acuan bagi para pemilik mobil untuk mengetahui kapan harus mengganti oli mobil.

1. Ganti Oli Mobil Berdasarkan Jumlah Kilometer

Acuan yang paling umum digunakan untuk menentukan waktu yang tepat untuk mengganti oli mobil adalah dengan melihat jumlah kilometer yang sudah ditempuh mobil. Tetapi selain melihat angka tersebut, kita juga harus memperhatikan kondisi jalanan yang sering ditempuh.

Hal ini disebabkan karena semakin sulit kondisi jalanan yang ditempuh, maka akan semakin keras kerja mesin. Dengan demikian, pelumas yang dibutuhkan pun semakin banyak.

Secara umum, disarankan untuk mengganti oli mesin mobil saat mobil sudah menempuh jarak 10.000 km. Pada pemakaian normal, biasanya jarak tersebut akan dicapai saat pemakaian selama sekitar 6 bulan.

2. Ganti Oli Saat Kualitas Oli Menurun

Melihat kondisi oli juga bisa menjadi salah satu tips untuk menentukan kapan kita harus ganti oli mobil. Biasanya, oli mobil yang masih bagus akan memiliki tekstur yang licin, lengket, dan berwarna bening.

Di sisi lain oli yang sudah menurun kualitasnya akan berubah warna menjadi coklat keruh. Perubahan warna ini berasal dari kotoran-kotoran akibat gesekan komponen mesin, terutama dinding silinder.

Baca juga: 5 Pilihan Pelumas Mobil Terbaik, Mana yang Kalian Gunakan?

3. Ganti Oli Saat Akselerasi Mesin Berat Atau Getaran Mesin Besar

Ketika kualitas oli menurun, biasanya gesekan yang terjadi antara mesin semakin tinggi. Hal ini biasanya akan membuat kinerja mesin menurun dan akselerasi mesin pun akan terasa lebih berat.

Selain itu, jika getaran mesin terasa lebih besar, maka ini merupakan tanda bahwa oli mobil harus segera diganti. Untuk mendeteksinya, kita bisa mendengarkan suara mesin ketika baru saja dihidupkan.

Jika ketika dihidupkan suara mesin terdengar kasar dan bergetar keras, maka sudah saatnya oli mobil tersebut diganti. Suara ini akan sangat berbeda jika dibandingkan dengan saat oli mobil baru saja diganti.


Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

    Rekomendasi

    Komentar

    Kirimkan

      Rekomendasi Populer

      Rekomendasi Mobil

      Rekomendasi Populer

      Rekomendasi Mobil

      OTOLOKA Toolkit

      Memberikan Anda layanan kalkukasi kredit, perawatan, konsumsi bahan bakar dan asuransi kendaraan