• Home>
  • Tips & Trik>
  • Penyebab Keracunan Gas CO di Dalam Kabin Mobil, dan Pencegahannya!
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Penyebab Keracunan Gas CO di Dalam Kabin Mobil, dan Pencegahannya!

Dilihat 16011
Tri Gusti
27 Jan 2021, 22:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 15

Otoloka.id - Keracunan gas Carbon Monoksida (CO) bisa terjadi ketika kalian berada di dalam mobil yang berhenti. Di saat yang bersamaan AC dan mesin mobil dinyalakan. 

Gas CO merupakan salah satu hasil pembakaran mesin mobil yang dibuang melalui saluran knalpot. Masalahnya, gas CO tidak terlihat oleh mata dan tidak meninggalkan bau.

Sementara gejala keracunan gas ini sulit disadari, seperti badan lemas, mengantuk, sakit kepala, mual, muntah, sakit pada dada dan seperti berhalusinasi. Jika kadarnya sudah tinggi bisa menyebabkan kehilangan kesadaran dan kematian yang cepat.

Baca juga: Begini Cara Merawat Mesin Diesel Modern, Enggak Sulit Kok!

Karena ciri-cirinya tersamarkan, begitu sadar akan sulit mencari pertolongan karena badan terlalu lemas, bahkan untuk sekadar membuka pintu mobil. Ada beberapa prakondisi yang membuat gas sisa pembakaran mesin mobil bisa masuk ke dalam kabin mobil. Penasaran? Simak ulasan lengkapnya berikut ini:

1. Knalpot Bocor

Pipa knalpot diarahkan ke belakang mobil untuk memastikan gas buang tidak keluar di bawah dek dan masuk ke dalam kabin. Karena karat, pipa knalpot bisa bocor di tengah dan menyebabkan gas buang keluar di bawah dek mobil. Gas buang yang terakumulasi bisa menyusup masuk ke dalam kabin.

2. Sistem AC Rusak

Ada komponen sistem pendingin ruang yang bekerja di luar kabin mobil, seperti kompresor dan tabung ekspansi yang diletakkan di ruang mesin. Karena minim perawatan, ada potensi terjadi kebocoran pada salurannya, terutama selang AC dan jalur di firewall.

3. Karat di Bodi Mobil

Karat punya potensi untuk timbul di bodi mobil, terutama di dek bawah tempat bersarangnya kotoran. Jika tidak diatasi, karat akan menyebabkan bodi mobil berlubang dan membuka jalur masuknya gas buang mobil. Karet bodi mobil yang sudah getas juga bisa menjadi akses masuknya gas buang.

Cara Mencegah Keracunan Gas CO

Ada beberapa hal yang Anda wajib lakukan untuk mencegah keracunan gas CO di dalam kabin mobil.

1. Jangan berdiam di dalam kabin mobil dalam jangka waktu lama saat mobil berhenti. Padahal di saat bersamaan, mesin mobil dan AC tetap nyala. Semakin buruk ketika AutoFamily parkir di dalam gedung parkir, garasi, atau ruang tertutup lainnya.

2. Jika terpaksa tinggal di dalam mobil, buka sedikit kaca samping untuk membantu sirkulasi udara luar. Tapi solusi ini tidak dianjurkan karena risiko keracunan tetap tinggi, apalagi kalau AutoFamily juga membawa anak kecil atau lansia.

Baca juga: Begini Cara Cek Oli Transmisi Matik, Mudah Kok!

3. Segera keluar dari mobil saat mulai terasa gejala awal seperti tiba-tiba mengantuk, badan lemas, atau pusing padahal kondisi badan sehat. Segera datangi bengkel terdekat untuk memastikan kabin mobil aman dari kebocoran.

4. Rutin servis berkala menjadi kunci utama mencegah keracunan gas CO di dalam kabin mobil. Ketika servis berkala, seluruh komponen mobil diperiksa, termasuk potensi kebocoran di sistem AC, kabin mobil, dan mesin beserta saluran gas buang.

  • Suka 15
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya