• Home>
  • Tips & Trik>
  • Peran Penting Engine Flush dan Interval Waktu yang Disarankan
  • twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins

Peran Penting Engine Flush dan Interval Waktu yang Disarankan

Iman Firman
2021-08-19 23:00:00
Iman Firman
loading...

Otoloka.id - Merawat mesin mobil kesayangan ada berbagai cara. Diantaranya adalah dengan rutin melakukan penggantian oli. Namun pemilik mobil kerap dihadapkan pada penggunaan engine flush ketika mengganti oli mesin yang lamanya. 

Pertanyaannya, haruskah melakukan engine flush setiap kali penggantian oli mesin? Berikut jawabannya menurut Mitsubishi.

Anda harus tahu apa itu engine flush dan apa fungsinya bagi mesin mobil. Engine flush adalah cairan atau chemical yang berfungsi merontokkan deposit yang muncul di ruang mesin.

Baca juga: Jangan Biarkan Bensin Mobil Hanya Tersisa Sedikit, Ini Sebabnya!

Tentu saja karena mobil sering dipakai, pastinya akan terbentuk deposit kotoran akibat dari oksidasi pada oli yang terjadi di ruang bakar. 

Oksidasi inilah yang membuat tingkat penguapan oli jadi tinggi dan kemudian terbakar akibat suhu mesin, akhirnya timbul deposit.

Fungsi Engine Flush

Cairan engine flush ini membantu merontokkan atau membersihkan kerak yang menempel pada ruang mesin. Dengan bersihnya mesin dari kerak tadi, performa mesin akan jadi maksimal karena tidak terganggu dengan endapan serta kerak yang ada di bagian mesin.

Itu sebabnya disarankan untuk rutin menggunakan cairan engine flush ketika mengganti oli mesin, agar kondisi di dalam mesin tetap bersih. 

Cara penggunaan engine flush juga terbilang cukup mudah dan dapat dilakukan dengan cepat. Ketika Anda ingin mengganti oli mesin, masukkan terlebih dahulu cairan engine flush ke dalam lubang pengisian oli.

Baca juga: Perhatikan Tekanan Angin Pada Ban Cadangan, Ini Sebabnya!

Lalu nyalakan mesin selama 5–10 menit agar cairan engine flush dapat bekerja dengan maksimal bersamaan dengan oli lama. 

Pada saat inilah cairan engine flush akan merontokkan dan membersihkan kotoran yang menempel pada bagian mesin mobil. Setelah itu, Anda dapat menguras oli lama dan menggantinya dengan oli yang baru.

Selain itu juga sebaiknya melakukan penggantian oli sesuai dengan waktunya, untuk mobil-mobil sekarang ini penggantian oli harus dilakukan setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali. 

Meskipun mobil jarang digunakan tetap ketika sudah 6 bulan harus dilakukan penggantian oli mesin, tujuannya agar tidak terjadi sludge atau oli mesin yang mengental. 

Dengan melihat deepstick oli, anda dapat melakukan pengecekan kondisi jumlah oli & kekentalan oli mesin pada kendaraan.

Ketika oli lama sudah mengental itu tandanya Anda butuh cairan engine flush untuk membersihkan sisa-sisa oli lama yang mengendap di dalam mesin. 

Jangan lupa untuk selalu mengganti filter oli setiap kali Anda melakukan engine flush ya. Sebab jika tidak maka oli lama yang bercampur dengan engine flush tidak akan terbuang dan berisiko untuk bercampur dengan oli yang baru nantinya. 

Ikuti media sosial kita:
  • FollowFavorite
  • LIKESuka 17
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

Rekomendasi

Komentar

Kirimkan

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    OTOLOKA Toolkit

    Simulasi KreditSimulasi Asuransi
    *Tipe mobil
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan(Tahun)
    Silahkan pilih masa cicilan
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Hitung
    Reset