OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Perhatikan Hal Ini Jika Naik Mobil Pribadi untuk Liburan

Dilihat 4698
Adit
29 Des 2020, 23:46
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Meski akhir-akhir ini masih ada kekawatiran tertular virus Covid-19. Namun pandemi yang terjadi belakangan ini, tidak lantas serta merta menyurutkan niat sebagian besar orang, untuk menikmati momen pergi berlibur akhir tahun bersama keluarga.

Apabila memutuskan untuk berlibur ke luar kota, yang lokasinya tidak terlalu jauh menjelang tutup tahun ini, memakai mobil pribadi bisa saja menjadi pilihan. Kendati demikian, tetap ada sejumlah hal yang harus menjadi titik perhatian.

Mobil Pribadi Jadi Pilihan

Memang tersedia beragam pilihan transportasi, ketika sebagian dari mereka memutuskan menikmati liburan di luar kota. Mulai dari menggunakan kendaraan milik pribadi, kereta api, pesawat terbang, bus dan kapal laut.


Tetapi, jika memang tujuan destinasi berliburnya tidak menempuh jarak yang terlalu jauh, disarankan hendaknya menggunakan transportasi darat, seperti mobil pribadi. 

"Berlibur dengan menggunakan mobil pribadi, maka modal utama yang tentunya harus dipersiapkan masak-masak adalah konsumsi bahan bakar. Kemudian uang untuk membayar tol, serta tak lupa persediaan makanan, dan minuman untuk bekal selama di perjalanan," ucap Aulia Akbar, Financial Educator dan Periset Lifepal.

Mobil Untuk Liburan Harus Terlindungi Asuransi

Tetapi lanjut Aulia, ada catatan yang harus diperhatikan, yaitu mobil pribadi tersebut hendaknya sudah terlindungi asuransi. Tetap apabila mobil yang akan digunakan untuk berlibur belum terlindungi asuransi mobil, maka disarankan liburan lebih baik memanfaatkan transportasi publik seperti pesawat terbang atau transportasi umum lainnya, ketimbang menggunakan kendaraan pribadi.

Menurut Aulia lagi, pada dasarnya risiko akan kecelakaan di jalan raya regular, maupun jalan bebas hambatan atau tol tetap mungkin saja terjadi. Misalnya pula, risiko mobil yang digunakan tidak mengalami tabrakan yang menyebabkan hingga mobil rusak total bukannya tidak ada. 

Maka tanpa asuransi, beban perbaikan kendaraan yang mahal pada akhirnya sepenuhnya harus ditanggung sendiri. Jika ini terjadi, kiranya akan sangat mengganggu kesehatan pengaturan keuangan Anda. Pos – pos keuangan bulanan yang selama ini sudah ditentukan, bisa morat-marit.

Lebih Dahulu Tentukan Biaya Liburan

Walaupun pada praktiknya, jika ingin mengganti penggunaan mobil pribadi di saat liburan, menukarnya dengan memakai pesawat terbang jelas bukan hal rumit. Hanya saja, paling tidak Anda harus melakukan protokol kesehatan seperti Rapid Test terlebih dahulu, lalu mengisi data diri di aplikasi eHac. Sebuah aplikasi yang sejauh ini telah difasilitasi oleh Kementerian Kesehatan, sebelum kita naik ke pesawat untuk jalan-jalan.

Sebenarnya, jika tetap menggunakan kendaraan pribadi, sama saja dengan memakai transportasi lain. Bedanya, yang perlu diperhatikan adalah menentukan terlebih dahulu biaya liburan sebelum berangkat.

Contohnya, anggap saja perkiraan pengeluaran yang direncanakan selama berlibur adalah Rp 5.000.000, maka paling tidak Anda perlu mengalokasikan tambahan dana sebesar Rp 500.000 atau sebesar 10 persen, dari total biaya liburan. Biaya tersebut adalah diperuntukkan demi kebutuhan darurat.

Siapkan Biaya Cadangan Untuk Isi BBM

Aulia melanjutkan, kebutuhan darurat yang dimaksud bisa saja berupa kebutuhan akan tambahan bahan bakar, apabila membawa mobil pribadi. Lantaran terjadi macet total di jalan misalnya, yang tidak terprediksi sebelumnya, dimana pada akhirnya membuat konsumsi bahan bakar mobil meningkat.

"Nah, apabila pilihannya adalah pergi liburan menggunakan pesawat terbang, maka dana tersebut bisa jadi dapat dialokasikan sebagai biaya transportasi dalam kondisi darurat, selama mengisi waktu liburan," ujarnya.

Biaya Liburan Jangan Hutang

Meski memakai kendaraan pribadi, berhutang untuk sekadar kepentingan liburan bukanlah hal yang bagus yang dapat dilakukan. Berhutang untuk biaya liburan, merupakan hutang yang bersifat konsumtif. Dimana hanya akan menambah pengeluaran pasif, sekaligus mengurangi catatan kekayaan bersih kita.

Aulia pun berpesan, apabila memang dana untuk liburan akhir tahun ke luar kota ini tidaklah cukup. Maka hendaknya memilih destinasi wisata yang jaraknya relatif lebih dekat, atau lakukan aktivitas lain yang bisa dikerjakan di akhir tahun. Ketimbang harus memaksakan diri melakoni liburan ke luar kota.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya