• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Rack Power Steering Rusak? Bisa Direkondisi, Sob!

Dilihat 4688
Iman Firman
7 Mar 2021, 23:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 2

Otoloka.id - Pernahkah ketika Anda mengendarai mobil dan melewati jalan yang kurang bagus, terdengar suara 'kletek-kletek' dari arah setir? Kalau ya, siap-siap saja untuk memperbaiki rack steering mobil.

Kerusakan pada rack steering seperti diatas, kerap terjadi di mobil yang sudah dilengkapi electronic power steering (EPS). 

"Seperti Suzuki Ertiga, Toyota Camry 2.5, Honda Jazz dan Freed, juga Nissan Serena banyak yang sudah rusak rack steeringnya," ujar Trian dari bengkel spesialis kaki-kaki di jalan Haji Nawi, Jakarta Selatan.

Baca juga: Begini Cara Cuci Mesin Mobil yang Aman, Mudah Banget

Lalu kira-kira bagaimana menangani rack power steering yang mengalami masalah? Simak ulasannya berikut ini:

Memperbaiki Rack Power Steering Bermasalah

Yang jadi masalah adalah harga rack steering baru atau copotan terbilang mahal, "Contohnya Ertiga, rack steeringnya kalau copotan sekitar Rp 6 jutaan dan kalau beli baru lebih dari Rp 10 juta," Trian menambahkan.

Kalau direkondisi di tempat Trian, pemilik mobil hanya perlu keluarkan biaya sebesar Rp 1,5 juta sampai Rp 2,5 juta. Jadi lebih hemat bukan?

Nah, jadi ada beberapa kelebihan dan kekurangan antara rekondisi rack steering dengan ganti copotan atau baru. Untuk lengkapnya berikut gambaran singkatnya:

Rekondisi Rack Power Steering

Kelebihannya :

1. Biaya lebih terjangkau, bisa jauh lebih hemat.

2. Pengerjaan cepat, sekitar 3 jam. Dalam artian tidak perlu indent atau menunggu parts pengganti tersedia.

3. Garansi 1 tahun dan awet dalam pemakaian normal, rata-rata bisa mencapai 2-3 tahun

Kekurangan :

1. Awal-awal setir terasa agak berat karena penggunaan teflon di rongga rack setir

Mengganti Dengan yang Baru :

Kelebihan :

1. Barang dijamin baru dan orisinal

2. Waktu pengerjaan juga cepat

Kekurangan :

1. Harga jauh lebih mahal

2. Barang belum tentu ready

Rekondisi rack steering biasanya diperlukan, ketika ada gejala bunyi kletek-kletek di setir. Terlebih saat melalui permukaan jalan yang kurang bagus.

Baca juga: Kenali Penyebab Suara Mesin Mobil Mendengung, Mudah Kok!

"Biasanya yang rusak itu dibagian dalam rongga rack steeringnya, bosnya sudah aus sehingga menimbulkan bunyi seperti besi beradu. Nah, bos tadi itu kita ganti dengan buatan kita yang bahan teflon," ujar Trian.

Untuk mobil seperti Honda Jazz GD3 dan Suzuki Karimun kotak dikenakan biaya Rp 1,25 juta. Lalu Ertiga, Datsun Go, Honda Brio, Jazz GE8 dan GK5, HR-V, Mazda CX-5 dikenakan biaya Rp 1,5 juta. 

Sementara untuk Toyota Alphard dan Nissan Serena 2014 dikenakan biaya Rp 1,7 jutaan. Untuk mobil Eropa seperti Mini Cooper dan Mercy A-Class dikenakan biaya Rp 1,9 jutaan sampai Rp 2,4 jutaan.

Bengkel Lili
Jalan Haji Nawi Raya no. 43, Jaksel
Telp. 021-7261216, 0818-06025714

  • Suka 2
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
  • Honda Brio
    Honda Brio
    Honda Brio
    Angsuran mulai dari:Rp 2,74 Jt/Bln
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya