• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Segini Biaya Ganti Plat Motor 2021. Awas Salah Kaprah

Dilihat 26705
Iman Firman
30 Okt 2021, 06:14
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 19

Otoloka.id - Pemilik kendaraan masih kerap bertanya-tanya terkait biaya ganti plat motor 2021. Mengingat mungkin kendaraan kamu telah memasuki usia lima tahun.

Bicara mengenai biaya ganti plat motor 2021, sejatinya tak mengalami ubahan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun yang perlu kalian perhatikan ialah kelangkapan pendukung seperti STNK, BPKB dan plat nomor lama.

Sebagai pemilik kendaraan bermotor, Anda wajib mengurus surat kepemilikan. Karena surat ini adalah merupakan bukti dari kepemilikan kendaraan yang sah di atas hukum.

Jika sebuah kendaraan bermotor tidak dilengkapi surat kendaraan yang legal dan terdaftar, berarti kendaraan Anda dianggap bodong. Jika kendaraan bodong, ini adalah tindakan ilegal dan bisa diproses secara hukum.

Oleh karena itu, surat kendaraan harus diurus keabsahannya. Namun masih banyak orang belum mengerti bagaimana cara mengurus cara perpanjang STNK dan plat nomor ini.

Baca juga: Pentingnya Menggunakan Alas Kaki Saat Mengemudi

Tidak sedikit masyarakat yang memanfaatkan jasa calo dan biro jasa. Alasannya karena tidak punya waktu buat mengurus surat kendaraan yang bisa memakan waktu seharian ini. Padahal, di tahun 2021 ini mengurus surat kendaraan sendiri sudah lebih baik dan lebih mudah.

Pihak Kepolisian memperbaiki sistem dan cara mengurus surat kendaraan menjadi lebih baik. Walaupun ada beberapa hal yang masih tetap kuno dan ribet. Jika kalian mau mengurus perpanjangan surat kendaraan sendiri, perhatian hal-hal berikut ini:

Cara Mengurus Perpanjang Pajak 5 Tahunan

Sebelum lebih jauh membahas mengenai biaya ganti plat motor 2021. Sebaiknya kalian mengetahui prosedur lainnya, seperti mengurus perpanjangan pajak STNK setiap 5 tahunan yang tentu wajib diketahui pemilik kendaraan. 

Ada syarat yang wajib diikuti oleh setiap pemohon tanpa terkecuali. Pasalnya ini akan menjadi data dari setiap kendaraan yang ada di Indonesia. Data ini sangat penting untuk mengurus STNK motor. Apa saja syaratnya? 

Berikut ini adalah syarat untuk mengurus STNK motor: 

1. Sertakan STNK motor yang asli beserta fotokopi

2. KTP asli serta fotokopi

3. Nama pada KTP harus sesuai dengan yang tertera di STNK

4. Harus ada surat kuasa saat mengurus kendaraan orang lain

5. Bawa BPKB asli serta fotokopi

6. Untuk kendaraan perusahaan, sertakan surat keterangan domisili perusahaan (SKDP), nomor pokok wajib pajak (NPWP) perusahaan, surat izin usaha perdagangan (SIUP) dan tanda daftar perusahaan (TDP)

Baca juga: Cek 5 Bagian Ini Setelah Mobil Digunakan Liburan

Cek Fisik atau Esek-esek Nomor Rangka dan Mesin

Jika seluruh syarat telah kalian penuhi, hal yang wajib dilakukan begitu tiba di kantor Samsat adalah esek-esek nomor mesin dan rangka yang wajib dilakukan setiap perpanjangan 5 tahun.

Waktu mendatangi Samsat setempat, esek-esek ini hal pertama dan wajib dilakukan. Walaupun tidak mengeluarkan biaya, biasanya petugas meminta imbalan Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu sekali esek-esek nomor rangka dan mesin.

Oh ya, sebaiknya Anda mengurus ganti plat nomor 5 tahunan ini dari pagi. Karena kalau kesiangan, dipasatikan sudah ramai dan lebih lama antriannya karena ada banyak orang yang mau mengurus kendaraan setiap harinya.

Setelah mendapatkan hasil esek-esek kendaraan, Anda akan diberi blangko. Dari blangko tersebut akan disertakan dalam formulir.

Menuju Loket Pembayaran

Formulir ini disertakan beserta dokumen yang sudah disiapkan di atas. Setelah itu, kamu menuju loket untuk melakukan pembayaran.

Di sini Anda wajib menunggu selama 10-30 menit di loket tersebut. Setelah pembayaran lunas, Anda akan menerima struk pembayaran.

Bukti pembayaran ini bisa ditunjukkan saat hendak mengambil STNK di bagian pajak yang baru. Baru kemudian Anda bisa menuju loket pembuatan plat nomor yang biasanya berada di luar samping.

Baca juga: Modifikasi Suzuki All New Ertiga Dengan Konsep Daily Use Nan Sporty

Untuk menunggu plat nomor ini selesai biasanya sekitar 30 menit sejak didaftarkan. Kalau dilihat sepertinya agak repot kalau mengurus sendiri, tapi sebenarnya gampang kok!

Biaya Ganti Plat Motor 2021

Nah, yang paling sering jadi pertanyaan tentu tak lepas dari biaya ganti plat motor 2021. Jangan sampai kalian salah, hingga akhirnya membawa bujet yang minim.

Kisaran Biaya Ganti Plat Nomor Motor 5 Tahunan

Cek fisik

Rp 10-20 ribu motor/mobil

STNK

Menyesuaikan dengan STNK

Ganti STNK

Rp 100 ribuan

Pembuatan pelat nomor

Rp 60 ribu – Rp 100 ribuan

BPKB baru

Rp 225 ribu

BPKB ganti pemilik
Rp 225 ribu

Biaya Lain-lain

Berdasarkan daftar biaya ganti plat motor 2021, biaya yang dikeluarkan untuk motor adalah Rp 100 ribu untuk STNK pajak baru, Rp 60 ribu untuk plat nomor. Total Rp 160 ribu biayanya.

Biaya ini termasuk murah, mengingat hanya 5 tahun sekali pembayarannya. Tapi, masih ada biaya lain yang harus dibayarkan. Contohnya seperti biaya SWDKLLJ atau asuransi kecelakaan Jasa Raharja. Biaya ini juga cukup murah, cuma sekitar Rp 35 ribuan.

Secara total, biayanya tak sampai Rp 200 ribu di luar pajak kendaraannya. Jadi semisal motor Anda pajaknya Rp 300 ribu, ditambah Rp 195 ribuan. Totalnya tak sampai Rp 500 ribuan. Biaya ganti plat motor 5 tahunan ini bisa dibilang tidak sebesar kalau dibandingkan dengan mobil.

Baca juga: Cara Perpanjang STNK Online

STNK Motor Mati Bisa Ditilang

biaya ganti plat motor 2021

Sekarang sudah ada gambaran pastinya mengenai biaya ganti plat motor 2021. Sebagai informasi tambahan, STNK merupakan bukti registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor yang sah. Pengesahan STNK dilakukan oleh kepolisian setiap tahunnya, ketika pemilik kendaraan membayar pajak.

Apabila pajak tidak dibayar maka STNK dianggap mati oleh polisi dengan alasan tidak ada cap stempel pengesahan. Jadi, ketika kalian membawa STNK dan SIM saat berkendara, namun kondisi pajak mati dua tahun maka oleh kepolisian dianggap tidak membawa STNK karena belum mendapat pengesahan pada tahun tersebut.

Banyak pemilik kendaraan bermotor lupa membayar pajak, dan melewati jatuh tempo pembayaran pajak yang sudah ditentukan. Akibatnya, mereka harus membayar sanksi administrasi atau denda atas STNK kendaraannya dan terancam terkena tilang saat razia kendaraan bermotor.

STNK pada dasarnya merupakan sebagai surat jalan resmi dari kepolisian untuk kendaraan bermotor. Ketika membawa SIM dan STNK namun pajaknya mati, kalian sebenarnya bisa menyerahkan SIM untuk ditilang petugas dan STNK bisa tetap dibawa.

Namun jangan lupa, segera lunasi pajak apabila masih menunggak agar oleh polisi tidak ditilang lagi.

Baca jugaPerbandingan Bikin SIM sendiri dengan SIM Nembak

  • Suka 19
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
  • Honda Beat
    Honda Beat
    Honda Beat
    Angsuran mulai dari:Rp 0,44 Jt/Bln
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Orang Lain Juga Melihat

    Otoloka menyediakan Isuzu Traga informasi model Mobil Indonesia terbaru, termasuk pemotretan fotografer profesional, banyak adegan latar belakang dari berbagai sudut, membantu Anda memahami berbagai informasi tentang mobil ini secara visual. Tidak hanya itu, masih ada layanan pemilihan mobil yang mendukung, konten yang bagus, harga spesial yang membantu Anda untuk membeli mobil impian.

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya