• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Simak 4 Fungsi Penting Minyak Rem Pada Sepeda Motor

Dilihat 3818
Ismet
28 Sep 2021, 20:32
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id- Minyak rem memiliki fungsi yang sangat penting pada bagian komponen sepeda motor. Namun terkadang minyak rem jarang mendapatkan perhatian dari pengguna sepeda motor sehingga menjadi terabaikan.

Menurut Sub Department Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM), Ade Rohman mengatakan, Beberapa pengendara sepeda motor hanya memperhatikan bagian kampas rem dan cakram saja, padahal kondisi minyak rem juga perlu diperhatikan karena menjadi komponen utama dalam sistem rem hidroulik. Sehingga untuk menunjang keselamatan dan keselamatan berkendara, pengendara harus memperhatikan dan mengetahui peran dari minyak rem, diantaranya :

1. Fungsi dan Kerja Minyak Rem

Minyak rem berfungsi untuk mendorong piston di kaliper rem agar kampas bisa menjepit cakram sesuai tekanan saat tuas master rem ditarik. Selain itu, minyak rem juga bekerja mengurangi panas akibat gesekan logam pada komponen sistem pengereman, yakni kampas dan cakram.

Baca juga : Postur Tubuh Dapat Mempengaruhi Kenyamanan Berkendara Sepeda Motor

Pada sistem pengereman hidrolik (rem cakram) jika tidak terdapat minyak rem, sistem rem hidrolik tidak akan bekerja meski tuas rem sudah ditarik berkali-kali sekuat tenaga. Begitu pun saat volume minyak rem berkurang, kinerjanya tidak akan maksimal.

2. Masa Pakai Minyak Rem

Untuk menjamin fungsi dari pengereman sepeda motor tetap berfungsi dengan baik dan optimal maka perlu dilakukan perawatan dengan mengganti minyak rem kurang lebih ketika mencapai jarak 24.000 km atau setiap 2 tahun sekali.

“Meski jarak penggantian berkala cukup lama, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan secara visual kondisi minyak rem yang ada pada Tank Master rem, baik pemeriksaan kuantitas maupun kualitasnya,” kata Ade.

3. Minyak Rem Harus Diganti

Jika kondisi minyak rem sudah tidak layak pakai disarankan untuk segera menggantinya, ini bisa terlihat pada warna minyak rem yang mulai keruh dan kotor serta volumenya berkurang.

Ade menambahkan, “Kondisi minyak rem yang buruk dapat merusak seal karet di master rem dan seal di kaliper rem serta saluran minyak rem jadi berkarat. “Sehingga fungsi pengereman menjadi tidak maksimal atau berkurang dan berpotensi menyebabkan rem blong yang dapat pembahayakan diri sendiri hingga pengendara lain.

Baca juga : Ini Cara Merawat Ban Motor Agar Tetap Awet

4. Gunakan Spesifikasi Yang Tepat

Bagi pemilik motor Honda, gunakan minyak rem AHM Honda DOT-4 yang merupakan minyak rem asli yang dikeluarkan oleh Astra Honda Motor. Minyak rem ini direkomendasikan untuk sepeda motor Honda agar lebih dapat menahan suhu akibat panasnya pengereman.

Untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan secara rutin, konsumen dapat membawa sepeda motor Honda ke bengkel resmi atau Astra Honda Authorized Service Station (AHASS). Pemeriksaan dilakukan oleh mekanik handal & berpengalaman agar memastikan sepeda motor selalu dalam kondisi yang prima.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya