OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Simpel, Begini Cara Rawat Speaker Biar Berumur Panjang

Dilihat 4071
Adit
23 Des 2020, 20:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Speaker Mobil

Otoloka.id - Belakangan ini kalau bicara hiburan pada mobil, fungsi audio dan perangkat pendukungnya seperti driver speaker semakin berperan penting. Tanpa adanya audio dengan driver speaker berkualitas, hiburan dalam mobil seperti musik dan video dari perangkat head unit akan kurang optimal.

Komentari perangkat audio dan driver speaker, dari hari ke hari komponen hiburan ini kian mumpuni. Para produsen pemain di segmen ini, terus membenahi kualitas produknya. 

Agar selalu mendapat tempat di hati para pelanggan pemilik mobil, yang haus akan hiburan di dalam kendaraan kesayangannya. 

Baca juga : Mirai Luncurkan Head Unit Tesla M-T680 dan M-652A

Kendati begitu, para pemilik mobil tetap harus menjaga, agar komponen entertainment ini dapat terus berkualitas dan awet. Memang ada beberapa hal yang harus diperhatikan, demi menjaga sekaligus memperpanjang usia driver speaker di dalam mobil. 

Setidaknya ada empat langkah yang perlu diperhatikan dalam merawat speaker mobil Anda. Penasaran? Simak ulasan ini sampai habis:

Hindari Suhu Panas

Speaker Mobil

Ruangan dengan suhu yang sejuk, akan berpengaruh cukup besar dalam menjaga dan memperpanjang masa hidup driver speaker pada mobil. Driver speaker yang ditempatkan pada kabin mobil pasti mengikuti mobilitas dan suhu mobil pula.

Untuk menjaga dan membuat driver speaker awet yakni cukup dengan menghindari parkir mobil di tempat yang panas, atau terpapar sinar matahari secara langsung. Karena berisiko dapat menyebabkan suhu ruangan menjadi sangat panas. 

Upayakan pilih tempat parkir yang cenderung teduh, sehingga suhu ruangan dalam kabin mobil terhindar dari panas ekstrem, karena terlalu terpapar sinar matahari secara langsung.

Bila melakukan hal sederhana tersebut, maka pemilik mobil sudah melakukan tindakan menjaga, dan memperpanjang masa hidup driver speaker pada kendaraannya. 

Jauhkan Udara Lembab

Speaker Mobil  

Hal lain yang harus dicermati dalam menjaga dan memperpanjang masa pakai driver speaker adalah dengan menjaga kelembapan udara di dalam mobil. Memang harus diakui, menjaga kelembapan udara di daerah tropis seperti Indonesia lumayan sulit. Terlebih biasa terjadi saat musim penghujan. Penting sekali dalam menghindari percikan hujan, baik secara langsung maupun tak langsung.

Baca juga : Head Unit Besar Wuling Almaz Bisa Setel YouTube Hingga Spotify

Kondisi driver speaker kecipratan atau terkena imbas embun dari air hujan dapat menyebabkan karat pada bagian internal speakernya. Sehingga berpeluang memperpendek masa hidup driver speaker pada mobil

Meskipun air hujan tak langsung bersentuhan dengan driver speaker, terlalu dingin atau lembapnya udara pada kabin mobil, bisa membuat embun pada titik-titik tertentu. Jika embun tadi terkumpul pada satu titik, sehingga menyebabkan driver speaker basah, akan membuat terjadinya korosi, bahkan korsleting pada kelistrikan speaker. 

Jangan Kontak Langsung dengan Air

Speaker Mobil  

Hal ketiga yang kiranya wajib diperhatikan, demi menjaga dan memperpanjang masa hidup speaker mobil adalah menghindari kontak langsung dengan air. Kontak air di sini bukan bersentuhan dengan air hujan atau embun. 

Melainkan biasanya terjadi pada proses pembersihan driver speaker mobil, melakukan kesalahan. Misalnya pembersihan memakai lap yang dibasahi air, bahkan ada yang langsung menyemprotnya dengan air. Jelas ini merupakan kesalahan fatal. 

Karena selain driver speaker harus dijaga dari paparan air hujan, yang cenderung mengandung tingkat keasaman tinggi. Kontak langsung dengan air biasa, walaupun tingkat keasamannya alami, pun tetap wajib dihindari. Meminimalkan korsleting, dan korosi di bagian dalam driver speaker mobil

Cegah Debu Menumpuk

Frans Sumargo, Sales dan Marketing Manager Nexindoaudio, pemain di segmen audio mobil mengatakan, debu juga merupakan salah satu musuh utama speaker. 

Memang diakuinya, menghindari debu merupakan hal yang mustahil. Sebaiknya pemilik mobil menggunakan penyedot debu atau kuas halus, untuk membersihkan bagian-bagian speaker secara rutin. 

“Debu yang lama kelamaan menumpuk pada bagian speaker mobil, dapat menyebabkan turunnya kualitas audio. Cukup pakai lap kering, penyedot debu, atau kuas untuk membersihkannya," paparnya. 

Baca juga : Toyota Mirai Terbaru Dikenalkan di Tokyo Motor Show 2019

Selain hal-hal tersebut di atas, bagi audiophiles sangat wajib melakukan perawatan rutin, agar kualitas suara di dalam mobil tetap terjaga. Apalagi ada beberapa driver speaker yang buatan tangan. Driver speaker ini sangat sulit untuk di servis bila ada kerusakan. Jadi harus dirawat dan diperhatikan secara istimewa. 

Salah satu contoh adalah driver Scanspeak, speaker high end berkualitas sangat baik. Proses pembuatan handmade atau buatan tangan, dan menggunakan material papercone. “Teramat disayangkan, jika pemilik mobil mempunyai driver speaker berkualitas tinggi, tapi tak tahu cara merawatnya,” tutup Frans.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya