• Home>
  • Tips & Trik>
  • Tahapan Meningkatkan Performa Mesin Mobil Injeksi, Mudah Lho!
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Tahapan Meningkatkan Performa Mesin Mobil Injeksi, Mudah Lho!

Dilihat 3850
Iman Firman
25 Feb 2021, 22:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Mobil-mobil terbaru saat ini dibekali dengan teknologi mesin injeksi. Cara meningkatkan performa mesin mobil injeksi pun sejatinya tak sulit.

Sebenarnya, tanpa harus upgrade performa. Mesin injeksi menawarkan beragam kekurangan dan kelebihan. Hal ini yang membuat banyak pemilik kendaraan akhirnya memutuskan untuk meningkatkan performa mesin standarnya.

Nah, yang perlu diketahui oleh para pemilik mobil ketika ingin meningkatkan performa mesin mobil adalah batasan modifikasinya. Jangan sampai malah membuat mobilnya jadi tidak enak dikendarai. 

"Untuk meningkatkan performa mesin mobil injeksi ada 3 tahapan, ringan, sedang, sampai yang berat. Semua bertujuan sama, membiat performa mesin mobilnya jadi lebih baik," bilang Teddy Jusman, tuner mesin dari SS Performance Shop di Bandung, Jawa Barat.

Cara Meningkatkan Performa Mesin Mobil Injeksi 

Tahapan meningkatkan performa mesin mobil injeksi tahap awal atau ringan. Setidaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

"Ada 2 sektor, hardware seperti busi, ganti knalpot, filter udara replacement bisa diganti dengan yang khusus untuk performa tinggi," jelas Teddy. 

Di tahap awal ini saja sebenarnya mestinya sudah terasa perubahannya. "Meski masih tahap awal, perubahan di performa mesin sudah mulai terasa lebih enak dibanding standarnya," ucap pria berkacamata ini.

Naik ke tahap sedang atau mild, modifikasi sudah mulai lebih serius dengan penggantian atau penambahan part tertentu. Seperti ganti full exhaust system, intake, open air filter, dan remap ECU atau pasang piggyback jadi menu modifikasi di tahap ini.

Tentu saja di tahap ini, performa mesin sudah semakin kencang namun masih nyaman untuk dipakai harian.

Baca juga: Tips 'Segarkan' Toyota Kijang Innova Lawas Jadi Makin Keren

"Biasanya dengan remap ECU atau pasang piggyback saja sudah lebih responsif mesinnya. Apalagi kalau ditambah dengan ganti full exhaust system dan part lainnya, makin kencang lagi," ucapnya. 

Di tahap terakhir atau tahap yang paling berat dalam meningkatkan performa mesin mobil injeksi yang palng serius dilakukan saat memodifikasi.

"Pasang turbo atau supercharger, ganti camshaft, ganti piston, sampai engine swap itu menjadi tahap akhir atau yang paling berat. Karena fokusnya memang peningkatan performa mesin secara total," bilang Teddy.

Tentu saja pada tahap ini biasanya mobil sudah kurang nyaman untuk dipakai harian. Meskipun sebenarnya masih bisa tapi umumnya terasa kurang nyaman. Pastinya biaya modifikasinya lebih besar.

Baca juga: Bersihkan Mesin Mobil Dengan Solar, Ini Kelebihan dan Kekurangannya!

Oh ya, kalau sudah sampai tahap ini pastikan juga sistem pengereman bekerja maksimal. Kalau perlu ganti rem standar dengan rem performa tinggi seperti Big Brake Kit dan suspensi juga harus mendukung. 

Sekarang sudah tahukan cara meningkatkan performa mesin mobil injeksi? Sekarang pilihannya kembali kepada Anda ya!

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya