• Home>
  • Tips & Trik>
  • Tips Agar Mobil Tidak Terbakar Ketika Mengisi Bensin di SPBU
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Tips Agar Mobil Tidak Terbakar Ketika Mengisi Bensin di SPBU

Dilihat 2961
Tri Gusti
11 Feb 2021, 13:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Pernah mendengar berita mengenai mobil yang terbakar, ketika mengisi bahan bakar di pom bensin atau SPBU. Kejadian seperti ini sangat berbahaya karena tidak hanya akan membuat mobil hangus terbakar, bahkan bisa mengakibatkan korban jiwa.

Padahal, mobil terbakar di pom bensin bisa dihindari jika para pemilik mobil melakukan tindakan pencegahan sebagai berikut.

1. Mematikan Mesin Mobil

Ini merupakan prosedur standar yang selalu diingatkan oleh petugas SPBU. Tapi terkadang masih sering diabaikan oleh pengguna kendaraan.

Mesin mobil yang menyala bisa memicu terjadinya percikan api, saat bertemu uap bensin. Terlebih bila ada masalah di sistem kelistrikan mobil seperti kabel busi bocor.

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Beli Mobil Baru

2. Dilarang Pakai Ponsel

Uap bahan bakar sanggup menjalar dari celah antara nozzle pengisian dan lubang tangki bensin yang sedang melakukan pengisian bahan bakar. 

Saat bertemu energi listrik dari sinyal ponsel, potensi terbakar bisa muncul yang cukup untuk menimbulkan kebakaran.

3. Jaga Jarak Aman

Tidak hanya ketika mengemudi di jalan, pemilik kendaraan harus menjaga jarak aman dengan mobil lain di dalam SPBU. 

Pasalnya, andai sampai terjadi sesuatu seperti mobil di depan atau bahkan mobil AutoFamily terbakar, masih cukup ruang untuk menghindar.

4. Kecepatan Maksimal 10 Km/jam

Saat memasuki SPBU, segera kurangi kecepatan mobil hingga di bawah 10 km/jam dan cukup sekitar 5 km/jam saja di area dispenser untuk menghindari risiko kecelakaan saat mobil berjalan di dalam pom bensin.

Termasuk menjaga apabila mobil kecelakaan tidak berakibat fatal lantaran efek tabrakannya tidak terlalu besar.

5. Siapkan Alat Pemadam Api Ringan

Tidak ada salahnya menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR) di dalam mobil. Dengan begitu, pemilik kendaraan bisa memberikan pertolongan pertama pada mobil yang terbakar guna meminimalkan kerusakan dan korban jiwa.

Saat ini banyak APAR dijual di toko online atau toko khusus alat pemadam kebakaran.

Baca juga: Cara Tepat Mengembalikan Kondisi Eksterior Jadi Mulus Kembali

6. Lepaskan Safety Belt

Alasannya sederhana saja, jika sampai ada kondisi darurat, semua penumpang bisa keluar dari mobil dengan cepat. Karena saking paniknya, penumpang justru kesulitan membuka safety belt lantaran secara otomatis justru akan mengunci saat diberi tekanan oleh tubuh yang ingin segera keluar dan membuatnya kian sulit dibuka.

7. Perhatikan Nozzle Pengisi dan Lubang Tangki Bensin

Pastikan nozzel pengisi bensin menyentuh mulut lubang tangki bensin untuk menghindari timbulnya listrik statis yang bisa menyulut api.

Pastikan pula operator SPBU tidak mengangkat nozzle jika masih ada bensin yang menetes dan menunggu hingga bensin benar-benar berhenti mengalir.

8. Menjaga Kondisi Mobil

Seperti telah disebutkan di atas, salah satu yang wajib diperhatikan adalah jangan sampai ada kerusakan pada mobil, seperti kabel busi bocor, yang sanggup memicu kebakaran di pom bensin. 

Oleh sebab itu, pastikan mobil selalu dalam kondisi prima dengan melakukan servis berkala di bengkel resmi.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya