• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Tips Agar Motor yang Jarang Dipakai Tetap Tampil Prima

Dilihat 3559
Adit
18 Des 2020, 23:50
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id – Sebagai salah satu transportasi andalan untuk berbagai keperluan, kondisi sepeda motor yang kita miliki haruslah tetap terjaga, kendati tidak sering digunakan.

Agar sepeda motor kesayangan tidak mengalami kendala saat akan digunakan, salah satu komponen utama yang perlu diperhatikan dan dijaga adalah komponen aki. Sejauh ini komponen aki bertugas menyimpan energi listrik, dan digunakan untuk menghidupkan mesin sepeda motor.

Supaya aki sepeda motor tetap optimal dan mempunyai kualitas yang baik, berikut ini ada empat hal yang harus diperhatikan, dalam menggunakan dan melakukan perawatannya.

1. Panasi Mesin

Langkah pertama, cukup panasi mesin sepeda motor di rumah tanpa harus dikendarai. Pemilik sepeda motor dapat melakukannya secara berkala, yakni satu hari sekali. Ini penting dilakukan, untuk menjaga kualitas aki maupun mesin sepeda motor, agar tetap optimal. 

Endro Sutarno, Technical Service Division (TSD) PT Astra Honda Motor (AHM) mengatakan, pada kondisi saat ini, para pemilik sepeda motor sebaiknya memanaskan tunggangan tercintanya selama kurang lebih 3-4 menit.

“Ini dilakukan sekadar untuk menjaga kualitas aki, sehingga tetap dapat memberi suplai arus listrik ke komponen kelistrikan yang ada pada sepeda motor, sekaligus menyimpan energi listrik dengan baik,” tukasnya.

2. Perhatikan Kelistrikan

Tahap kedua, bila ada pemasangan hiasan, aksesoris atau komponen modifikasi pada motor yang cenderung memanfaatkan energi listrik. Maka perlu diperhatikan saat pemasangan. Salah satunya dengan memastikan sumber arus listrik yang mau digunakan.

“Jika pemilik sepeda motor ingin memodifikasi bagian-bagian pada motornya, seperti lampu, klakson ataupun komponen yang butuh kelistrikan, maka penggunanya perlu menambahkan sekring tersendiri. Dilakukan demi menghindari korsleting, atau terputusnya arus listrik pada sepeda motor,” lanjut Endro.

3. Waspadai Debit Air Aki

Langkah ketiga, bagi para pemilik sepeda motor yang menggunakan aki basah, perlu kiranya dilakukan pengecekan secara berkala, terhadap debit air yang ada di dalam aki. Pada komponen aki, terdapat pula tanda batas jumlah debit air aki. Atau biasa disebut upper lower.

“Periksalah jumlah debit air aki, jika memang kelihatan debit air di dalamnya kurang. Maka harus segera melakukan penambahan air aki, sebatas garis upper yang tertera pada aki basah” ujarnya.

4. Cek Pengisian Daya Listrik

Lalu tahap selanjutnya, umumnya aki kerapkali mengalami masalah seperti soak. Bila kondisi demikian, bukan berarti diputuskan harus membeli aki yang baru. Hendaknya perlu juga dicek terlebih dahulu, sistem pengisian daya listriknya. 

“Sering beredar anggapan, kalau aki soak harus diganti dengan yang baru. Padahal bisa jadi penyebabnya adalah masalah di pengisian daya listrik, yang masuk ke dalam aki. Karena hal itu, penting, untuk kita memastikan sistem pengisiannya di sepeda motor,” lanjutnya.

Dengan melakukan beragam hal tersebut di muka, masalah pada sepeda motor yang akan ataupun yang sudah terlalu lama tidak digunakan, kiranya dapat terhindari. Serta tentunya tetap menyajikan kenyamanan dan performa optimal seperti sediakala.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya